HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYAJURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYALatar Belakang: Fenomena ketergantungan pada game online semakin meningkat di kalangan remaja seiring kemudahan akses teknologi. Kebiasaan bermain secara berlebihan membuat remaja sering mengabaikan aktivitas harian, sehingga memunculkan gangguan emosi seperti mudah marah, cemas, hingga depresi. Kondisi ini juga memperbesar risiko stres karena lemahnya pengendalian waktu dan tekanan dalam permainan. Dampak lain terlihat pada prestasi akademik, interaksi sosial, serta kesehatan mental remaja.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara ketergantungan bermain game online dengan gangguan emosi dan tingkat stres pada siswa sokolah menengah pertamana Muhammadiyah 2 Gamping.
Sebagian besar responden memiliki kecanduan bermain game online pada remaja SMP Muhammadiyah 2 Gamping dengan kategori sedang (41,7%). 2.Sebagian besar responden memiliki gangguan emosional pada remaja SMP Muhammadiyah 2 Gamping dengan katagori ada gangguan (79,8%). 3.Sebagian besar responden memiliki tingkat stres pada remaja SMP muhammadiyah 2 Gamping dengan kategori stres sangat berat (20,2%). 4.Ada hubungan antara kecanduan bermain game online dengan gangguan emosional pada remaja SMP Muhammadiyah 2 Gamping, dengan hasil signifikan, lemah, dan searah, nilai p-value (P=0,034<0,05) dan nilai koefisien korelasi.Ada hubungan antara kecanduan bermain game online dengan tingkat stres pada remaja SMP Muhammadiyah 2 Gamping, dengan hasil signifikan, sedang, dan searah, nilai p-value (P=0,000<0,05) dan nilai koefisien korelasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi kecanduan game online pada remaja, seperti faktor biologis, lingkungan teman sebaya, dan faktor psikologis. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih lanjut dampak kecanduan game online terhadap prestasi akademik, interaksi sosial, dan kesehatan mental remaja. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi kecanduan game online pada remaja dan meningkatkan kesadaran akan dampak negatifnya.
- Hubungan Intensitas Bermain Game Online dengan Tingkat Stress dan Kecerdasan Emopsional Remaja Pada Era... ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JGK/article/view/1999Hubungan Intensitas Bermain Game Online dengan Tingkat Stress dan Kecerdasan Emopsional Remaja Pada Era ejournal poltekkes denpasar ac index php JGK article view 1999
- HUBUNGAN ANTARA KECENDERUNGAN ADIKSI GAME ONLINE DAN KESEHATAN MENTAL SISWA DENGAN KUALITAS PERTEMANAN... doi.org/10.17509/insight.v5i1.34250HUBUNGAN ANTARA KECENDERUNGAN ADIKSI GAME ONLINE DAN KESEHATAN MENTAL SISWA DENGAN KUALITAS PERTEMANAN doi 10 17509 insight v5i1 34250
- Kecanduan Game Online pada Remaja | Journal of Education Research. kecanduan game remaja journal education... doi.org/10.37985/jer.v5i3.1273Kecanduan Game Online pada Remaja Journal of Education Research kecanduan game remaja journal education doi 10 37985 jer v5i3 1273
- The Relationship Between The Length of Time Using Devices and School Children's Emotional Mental... doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.162The Relationship Between The Length of Time Using Devices and School Childrens Emotional Mental doi 10 52774 jkfn v7i1 162
- Perilaku Kecanduan Game Online Ditinjau dari Kesepian dan Kebutuhan Berafiliasi pada Remaja | Journal... doi.org/10.35508/jhbs.v2i3.2232Perilaku Kecanduan Game Online Ditinjau dari Kesepian dan Kebutuhan Berafiliasi pada Remaja Journal doi 10 35508 jhbs v2i3 2232
| File size | 624.88 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Kesimpulannya, pemahaman instrumental ditandai oleh ketergantungan pada aturan tanpa alasan, sehingga pendidik perlu menekankan pendekatan konseptual melaluiKesimpulannya, pemahaman instrumental ditandai oleh ketergantungan pada aturan tanpa alasan, sehingga pendidik perlu menekankan pendekatan konseptual melalui
HTPHTP Dalam hal kebersihan pribadi analisis menunjukkan bahwa 73 dari 131 siswa memiliki tingkat kebersihan yang baik, sedangkan 58 dari 131 siswa memiliki tingkatDalam hal kebersihan pribadi analisis menunjukkan bahwa 73 dari 131 siswa memiliki tingkat kebersihan yang baik, sedangkan 58 dari 131 siswa memiliki tingkat
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Terdapat peningkatan konsentrasi sebesar 76% pada Kelompok B dan 27,5% pada Kelompok A. TK Widya Bhakti juga diberikan video edukasi brain gym untuk mendukungTerdapat peningkatan konsentrasi sebesar 76% pada Kelompok B dan 27,5% pada Kelompok A. TK Widya Bhakti juga diberikan video edukasi brain gym untuk mendukung
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan uji Kendalls Tau-b. Hasil: Hasil analisis data menunjukkan nilai p = 0,001,Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan uji Kendalls Tau-b. Hasil: Hasil analisis data menunjukkan nilai p = 0,001,
INSCHOOLINSCHOOL Foto-foto dan analisis menunjukkan bahwa kombinasi pembelajaran daring yang terstruktur dengan kegiatan luar ruangan yang mematuhi protokol kesehatan dapatFoto-foto dan analisis menunjukkan bahwa kombinasi pembelajaran daring yang terstruktur dengan kegiatan luar ruangan yang mematuhi protokol kesehatan dapat
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Terdapat perbedaan tingkat stres antara siswa full day school di SDN Kauman 1 Kota Mojokerto dengan siswa half day school di SDN Tangunan Kabupaten Mojokerto.Terdapat perbedaan tingkat stres antara siswa full day school di SDN Kauman 1 Kota Mojokerto dengan siswa half day school di SDN Tangunan Kabupaten Mojokerto.
JCEHJCEH Pengetahuan ibu tentang gizi balita memberikan kontribusi dalam perilaku ibu dalam memberikan makanan kepada balita. Sampai saat ini, Indonesia masih mengalamiPengetahuan ibu tentang gizi balita memberikan kontribusi dalam perilaku ibu dalam memberikan makanan kepada balita. Sampai saat ini, Indonesia masih mengalami
UNYUNY Penelitian dilakukan dengan metode cross-section terhadap 124 mahasiswa calon guru kimia di sebuah LPTK di Bandung. Data dikumpulkan melalui tes kemampuanPenelitian dilakukan dengan metode cross-section terhadap 124 mahasiswa calon guru kimia di sebuah LPTK di Bandung. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan
Useful /
UIADUIAD Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa dan kurangnya partisipasi aktif dalam proses pembelajaran konvensional. PenelitianLatar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa dan kurangnya partisipasi aktif dalam proses pembelajaran konvensional. Penelitian
UIADUIAD Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan validitas data dijamin melalui observasi yang cermat dan teknik triangulasi. HasilData diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan validitas data dijamin melalui observasi yang cermat dan teknik triangulasi. Hasil
UNMUNM Penelitian ini penting untuk menyoroti persepsi mahasiswa terhadap umpan balik tersebut, sehingga dosen dan mahasiswa dapat menyadari pentingnya pemberianPenelitian ini penting untuk menyoroti persepsi mahasiswa terhadap umpan balik tersebut, sehingga dosen dan mahasiswa dapat menyadari pentingnya pemberian
UNYUNY Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogis sebagai calon pendidik Penjas yang profesional sebagaimana yang diamanatkan pada Undang-UndangTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogis sebagai calon pendidik Penjas yang profesional sebagaimana yang diamanatkan pada Undang-Undang