LAKASPIALAKASPIA
Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru MadrasahPenelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendidikan karakter religius dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar, dengan studi di SDN 08 Kikim Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter religius diimplementasikan melalui integrasi nilai keagamaan dalam pembelajaran PAI, keteladanan guru (uswah hasanah), serta pembiasaan ibadah harian. Nilai utama yang dikembangkan meliputi religiositas, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa. Secara teoritis, temuan penelitian menunjukkan keterpaduan antara teori pendidikan karakter modern Thomas Lickona dengan pemikiran Islam klasik, khususnya konsep tazkiyah al-nafs Al-Ghazali dan pembiasaan moral Ibnu Miskawaih. Landasan teologis penguatan karakter religius merujuk pada QS. Luqman ayat 17. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan antara pembiasaan nilai di sekolah dan lingkungan keluarga akibat rendahnya partisipasi orang tua. Selain itu, ditemukan korelasi positif antara karakter religius siswa dan penguasaan materi PAI. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan karakter religius memerlukan sinergi berkelanjutan antara sekolah dan keluarga.
Penelitian ini menegaskan bahwa implementasi pendidikan karakter religius dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 08 Kikim Barat telah berlangsung secara terintegrasi melalui kegiatan intrakurikuler, keteladanan guru, dan pembiasaan religius di lingkungan sekolah.Pembelajaran PAI tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguatan pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai medium utama internalisasi nilai-nilai karakter religius pada siswa sekolah dasar.Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai religiusitas, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sopan santun berkembang secara efektif melalui strategi keteladanan guru (uswah hasanah) dan pembiasaan ibadah harian, seperti doa bersama, tadarus Al-Quran, dan salat berjamaah.Praktik ini membuktikan bahwa pendidikan karakter religius dalam pembelajaran PAI akan lebih bermakna apabila nilai-nilai moral tidak hanya disampaikan secara normatif, tetapi diinternalisasikan melalui pengalaman belajar yang konsisten dan kontekstual.Temuan ini memperkuat teori pendidikan karakter Thomas Lickona serta sejalan dengan pemikiran Al-Ghazali dan Ibnu Miskawaih yang menekankan pembiasaan dan keteladanan sebagai fondasi pembentukan akhlak.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan, meningkatkan keteladanan guru yang konsisten, serta memperkuat kerja sama antara sekolah dan orang tua. Guru PAI dapat menjadi figur sentral dalam menanamkan nilai-nilai moral melalui integrasi antara teori dan praktik keagamaan. Sekolah diharapkan menciptakan iklim religius yang kondusif dengan mendukung program pembiasaan dan kegiatan keagamaan rutin. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pembinaan karakter anak di lingkungan keluarga. Dengan sinergi antara sekolah dan keluarga, diharapkan implementasi pendidikan karakter religius dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
- Upaya Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru | Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama... doi.org/10.61132/jmpai.v2i6.682Upaya Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama doi 10 61132 jmpai v2i6 682
- Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Al-Qur’an Surat Al-Hujurat Ayat 11-13: Kajian Tafsir Al-Azhar... doi.org/10.31004/jptam.v6i3.4468Nilai Nilai Pendidikan Karakter dalam Al QurAoan Surat Al Hujurat Ayat 11 13 Kajian Tafsir Al Azhar doi 10 31004 jptam v6i3 4468
- Analysis of the Importance of Islamic Religious Education and Life Skills in Forming a Noble Young Generation... wnj.westsciences.com/index.php/jpdws/article/view/864Analysis of the Importance of Islamic Religious Education and Life Skills in Forming a Noble Young Generation wnj westsciences index php jpdws article view 864
| File size | 340.53 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAUINSA Kemudian pengorganisasian (organizing), pada tahap ini kepala sekolah membagi jadwal piket guru perpustakaan, dikarenakan tidak adanya pustakawan, makaKemudian pengorganisasian (organizing), pada tahap ini kepala sekolah membagi jadwal piket guru perpustakaan, dikarenakan tidak adanya pustakawan, maka
SERAMBISERAMBI Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis peran kepala madrasah dalam mengoptimalkan administrasi pendidikan, dengan fokus khusus padaPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis peran kepala madrasah dalam mengoptimalkan administrasi pendidikan, dengan fokus khusus pada
YANAYANA Namun, terdapat beberapa hambatan seperti fasilitas yang kurang memadai, perbedaan tingkat keterampilan dan pengalaman di antara guru, komunikasi yangNamun, terdapat beberapa hambatan seperti fasilitas yang kurang memadai, perbedaan tingkat keterampilan dan pengalaman di antara guru, komunikasi yang
IAIDAIAIDA Keberhasilan manajemen mutu selalu ditandai oleh beberapa faktor utama. kepemimpinan visioner, keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan (guru, siswa,Keberhasilan manajemen mutu selalu ditandai oleh beberapa faktor utama. kepemimpinan visioner, keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan (guru, siswa,
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sertaMelalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Komitmen kerja kepala Madrasah Tsanawiyah Kepulauan Riau dilaksanakan dengan mengupayakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan memberikan perhatianKomitmen kerja kepala Madrasah Tsanawiyah Kepulauan Riau dilaksanakan dengan mengupayakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan memberikan perhatian
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA (2) pelaksanaan hajatan mattoana bola memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Bulutellue karena mengandung beberapa nilai yaitu, nilai gotong royong,(2) pelaksanaan hajatan mattoana bola memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Bulutellue karena mengandung beberapa nilai yaitu, nilai gotong royong,
STAI MASSTAI MAS kedua, musyawarah dengan melibatkan seluruh pihak secara mufakat. Adapun program kerja humas MTs Darussalam dalam meningkatkan partisipasi masyarakat secarakedua, musyawarah dengan melibatkan seluruh pihak secara mufakat. Adapun program kerja humas MTs Darussalam dalam meningkatkan partisipasi masyarakat secara
Useful /
LANLAN These findings suggest a need for organizational redefinition of functional officer productivity, fostering a supportive environment for PKM, and clarifyingThese findings suggest a need for organizational redefinition of functional officer productivity, fostering a supportive environment for PKM, and clarifying
SADRASADRA Pada penelitian ini, penulis akan menganalisa kurikulum MBKM dari sudut pandang filsafat Islam yang digagas oleh Muhammad Iqbal, yakni rekonstruksionismePada penelitian ini, penulis akan menganalisa kurikulum MBKM dari sudut pandang filsafat Islam yang digagas oleh Muhammad Iqbal, yakni rekonstruksionisme
SADRASADRA Hasil penelitian menunjukkan bahwa model tasawuf Sirhindī berakar pada ortodoksi doktrinal, serta mengkritik penyimpangan mistik yang melepaskan spiritualitasHasil penelitian menunjukkan bahwa model tasawuf Sirhindī berakar pada ortodoksi doktrinal, serta mengkritik penyimpangan mistik yang melepaskan spiritualitas
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Pemahaman terhadap ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah krusial dalam membentuk kehidupan sosial umat Islam karena Makkiyah meletakkan fondasi keimanan danPemahaman terhadap ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah krusial dalam membentuk kehidupan sosial umat Islam karena Makkiyah meletakkan fondasi keimanan dan