IAKNKUPANGIAKNKUPANG
Ra'ah: Journal of Pastoral CounselingRa'ah: Journal of Pastoral CounselingPengangguran di kalangan Generasi Z menimbulkan tantangan serius di tengah pergeseran ekonomi digital yang memengaruhi aspek sosial dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana teologi kerja Paulus dalam 2 Tesalonika 3:10-12 dipahami dan implikasinya bagi peran gereja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui eksgesi dan hermeneutika Alkitab, didukung oleh tinjauan pustaka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kerja adalah tanggung jawab iman yang menolak pasivitas dan ketergantungan, serta menjadi bagian dari saksi hidup Kristen. Berdasarkan temuan ini, gereja dipahami sebagai agen transformasi yang berperan dalam membentuk etos kerja, kemandirian, dan tanggung jawab generasi muda. Akibatnya, gereja perlu mengembangkan program integratif yang menggabungkan spiritualitas dan pemberdayaan ekonomi sebagai respons konkret terhadap pengangguran Generasi Z.
10-11, Paulus menekankan bahwa kerja bukan hanya kebutuhan ekonomi, tetapi juga tanggung jawab spiritual dan bagian dari saksi Kristen.Dalam konteks gereja Tesalonika yang menghadapi tekanan sosial dan kesalahpahaman eskatologis, pasivitas dan kemalasan ditegur karena dapat mengganggu ketertiban dan harmoni kehidupan komunitas.Oleh karena itu, etos kerja dalam iman Kristen menekankan kemandirian, tanggung jawab, dan kontribusi sosial sebagai ekspresi ketaatan kepada Allah dan pelayanan kepada sesama.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai teologi kerja Paulus tetap relevan dalam kehidupan kontemporer, khususnya dalam membentuk etos kerja yang ditandai oleh disiplin, tanggung jawab, dan integritas di tengah perubahan sosial dan ekonomi global yang cepat.Gereja berperan vital sebagai agen transformasi sosial, tidak hanya mendidik kehidupan spiritual jemaat tetapi juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi Generasi Z yang menghadapi tantangan di dunia kerja pada era digital dan ekonomi modern.
Berdasarkan temuan penelitian, gereja perlu mengintegrasikan pembentukan spiritual dengan pengembangan keterampilan praktis melalui berbagai program yang sesuai konteks. Pembentukan karakter, pelatihan vokasional, dan penguatan nilai-nilai seperti tanggung jawab dan kemandirian dapat menjadi sarana bagi gereja untuk membentuk generasi muda yang produktif dan kompetitif. Dengan cara ini, gereja tidak hanya menjadi tempat pertumbuhan iman tetapi juga komunitas yang mempersiapkan generasi muda untuk memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Selain itu, gereja dapat mengembangkan program bimbingan untuk Generasi Z yang menggabungkan pengajaran teologi kerja dengan pelatihan keterampilan praktis, seperti kewirausahaan, literasi digital, dan pengembangan keterampilan yang dapat meningkatkan peluang kerja. Kemitraan dengan institusi pendidikan, komunitas bisnis, dan organisasi sosial juga dapat menciptakan peluang pelatihan dan pemberdayaan ekonomi bagi generasi muda. Penggunaan teknologi digital dan media sosial sebagai alat bimbingan dan pengembangan potensi Generasi Z juga penting agar mereka dapat menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah. Dengan langkah-langkah ini, prinsip-prinsip teologis kerja yang diajarkan Paulus dapat diterapkan secara relevan dalam kehidupan gereja modern, sehingga Generasi Z tidak hanya tumbuh secara spiritual tetapi juga menjadi individu yang mandiri, produktif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
- Pemuridan di Gereja dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan | Proceeding National Conference of Christian... journal.sttsimpson.ac.id/index.php/NCCET/article/view/704Pemuridan di Gereja dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan Proceeding National Conference of Christian journal sttsimpson ac index php NCCET article view 704
- Theologia dan pekerjaan: Bekerja dalam perspektif Alkitab dan relevansinya terhadap pelayanan | Davar... e-journalsangkakala.ac.id/index.php/DJT/article/view/149Theologia dan pekerjaan Bekerja dalam perspektif Alkitab dan relevansinya terhadap pelayanan Davar e journalsangkakala ac index php DJT article view 149
- Spiritual Entrepreneurship: Memaknai Spiritualitas Kerja Kristen | Hatta | HARVESTER: Jurnal Teologi... doi.org/10.52104/harvester.v7i1.90Spiritual Entrepreneurship Memaknai Spiritualitas Kerja Kristen Hatta HARVESTER Jurnal Teologi doi 10 52104 harvester v7i1 90
- The church in Nigeria and political economy of youth unemployment: A pragmatic approach | Ononogbu |... hts.org.za/index.php/HTS/article/view/5616The church in Nigeria and political economy of youth unemployment A pragmatic approach Ononogbu hts za index php HTS article view 5616
| File size | 389.46 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
IAKNKUPANGIAKNKUPANG Kolaborasi antara keluarga, gereja, dan penggunaan media digital menjadi kunci dalam memastikan proses pendampingan iman yang holistik di tengah perkembanganKolaborasi antara keluarga, gereja, dan penggunaan media digital menjadi kunci dalam memastikan proses pendampingan iman yang holistik di tengah perkembangan
UBUB Keberhasilan ini menegaskan pentingnya peran gereja dan institusi pendidikan dalam membekali generasi muda keterampilan adaptif untuk menghadapi tantanganKeberhasilan ini menegaskan pentingnya peran gereja dan institusi pendidikan dalam membekali generasi muda keterampilan adaptif untuk menghadapi tantangan
STT GKESTT GKE Hasil menunjukkan bahwa meskipun motivasi teologis tentang pentingnya pengurangan, pemilahan, dan daur ulang, telah disampaikan dalam khotbah oleh pelayanHasil menunjukkan bahwa meskipun motivasi teologis tentang pentingnya pengurangan, pemilahan, dan daur ulang, telah disampaikan dalam khotbah oleh pelayan
UMPRUMPR Gerak kolektif ini menjadi kekuatan kelompok rentan untuk mencapai tujuannya. Pendekatan lembaga-lembaga pemerintahan, akademisi, dan Lembaga Swadaya MasyarakatGerak kolektif ini menjadi kekuatan kelompok rentan untuk mencapai tujuannya. Pendekatan lembaga-lembaga pemerintahan, akademisi, dan Lembaga Swadaya Masyarakat
UMPRUMPR Budaya kerja yang mendukung kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan diidentifikasi sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitasBudaya kerja yang mendukung kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan diidentifikasi sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas
UMPRUMPR Artikel ini bertujuan untuk membahas tantangan nyata kesadaran nasional yang dihadapi oleh Generasi Z di era digital, sekaligus menggali potensi dan peluangArtikel ini bertujuan untuk membahas tantangan nyata kesadaran nasional yang dihadapi oleh Generasi Z di era digital, sekaligus menggali potensi dan peluang
UMUM Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data penelitian dimulai dengan tahapan pengumpulanPengumpulan data penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data penelitian dimulai dengan tahapan pengumpulan
OJSOJS Dalam suatu perkembangan, manusia hidup di era globalisasi ini, sudah tidak melihat pentingnya hidup dalam peribadahan. Terlebih kepada para pemuda/pemudiDalam suatu perkembangan, manusia hidup di era globalisasi ini, sudah tidak melihat pentingnya hidup dalam peribadahan. Terlebih kepada para pemuda/pemudi
Useful /
STP IPISTP IPI Pengaruh kolonialisme menjadi penyebab utama pengembangan standar kecantikan kulit putih di Indonesia.mendekonstruksi standar tersebut penting untuk menghilangkanPengaruh kolonialisme menjadi penyebab utama pengembangan standar kecantikan kulit putih di Indonesia.mendekonstruksi standar tersebut penting untuk menghilangkan
UBUB Metode yang digunakan mencakup sosialisasi interaktif dan pelatihan langsung pembuatan eco-enzyme menggunakan limbah kulit buah, gula merah, dan air denganMetode yang digunakan mencakup sosialisasi interaktif dan pelatihan langsung pembuatan eco-enzyme menggunakan limbah kulit buah, gula merah, dan air dengan
DINASTIREVDINASTIREV Hal itu memberikan dampak negatif bagi anak, karena memberikan jalan untuk pergaulan bebas. Selain itu, sex toys juga menjadi sarana seseorang untuk melakukanHal itu memberikan dampak negatif bagi anak, karena memberikan jalan untuk pergaulan bebas. Selain itu, sex toys juga menjadi sarana seseorang untuk melakukan
DINASTIREVDINASTIREV Pertama, permasalahan di kalangan masyarakat hukum adat sebagian besar disebabkan oleh ketidakpastian hukum. Hukum sektoral yang mengatur komunitas hukumPertama, permasalahan di kalangan masyarakat hukum adat sebagian besar disebabkan oleh ketidakpastian hukum. Hukum sektoral yang mengatur komunitas hukum