IAKNKUPANGIAKNKUPANG

Ra'ah: Journal of Pastoral CounselingRa'ah: Journal of Pastoral Counseling

Tujuan artikel ini adalah menganalisis relevansi pendekatan pastoral berbasis Alkitab dalam pendidikan iman anak di era digital. Masalah yang diangkat adalah bagaimana gereja dan keluarga dapat mendidik iman anak di tengah tantangan perkembangan teknologi digital yang mempengaruhi cara anak belajar, berinteraksi, dan memahami nilai-nilai spiritual. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan tinjauan pustaka melalui analisis berbagai buku dan jurnal yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pastoral memainkan peran penting dalam membentuk iman anak melalui pendampingan kontekstual, dialog terbuka, dan penggunaan media digital secara bijaksana. Pendidikan iman anak tidak hanya berfokus pada aspek doktrinal, tetapi juga pada hubungan pastoral yang mendukung pertumbuhan iman secara holistik.

Kajian ini menunjukkan bahwa pendekatan pastoral tetap relevan dan penting dalam mendidik iman anak di era digital.Prinsip-prinsip iman dari Alkitab dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dapat diterapkan secara kontekstual dalam menghadapi tantangan teknologi, seperti yang terbukti.Temuan menunjukkan bahwa keluarga dan komunitas iman memainkan peran vital sebagai agen pastoral yang mendukung pertumbuhan spiritual anak melalui hubungan penuh kasih, pengalaman spiritual, dan hidup teladan.Pendekatan pastoral harus mengintegrasikan penggunaan media digital secara bijaksana dan menciptakan ruang dialog terbuka yang kontekstual terhadap realitas kehidupan anak.Kolaborasi antara keluarga, gereja, dan penggunaan media digital menjadi kunci dalam memastikan proses pendampingan iman yang holistik di tengah perkembangan era digital.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi strategi inovatif dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan pendekatan pastoral secara praktis, serta meneliti dampak integrasi tersebut terhadap perkembangan iman dan karakter anak dalam berbagai konteks sosial dan budaya.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan model pendidikan iman yang tidak hanya berakar pada tradisi teologis, tetapi juga responsif terhadap perubahan epistemologis dalam kehidupan anak di era digital. Selain itu, perlu dieksplorasi strategi inovatif dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan pendekatan pastoral secara praktis, serta meneliti dampak integrasi tersebut terhadap perkembangan iman dan karakter anak dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Terakhir, penting untuk terus mengembangkan pendekatan pastoral yang kontekstual dan adaptif, dengan mempertimbangkan realitas kehidupan anak yang semakin terintegrasi dengan teknologi.

  1. The History of Discipleship in Judaism: From a Biblical Commandment on the Individual to Rabbinic Regulation... hrcak.srce.hr/322649The History of Discipleship in Judaism From a Biblical Commandment on the Individual to Rabbinic Regulation hrcak srce hr 322649
  2. What's in a Name? Nomenclature, Definitions, and the Field of Christian Education(al) Ministry -... journals.sagepub.com/doi/10.1177/07398913241241077Whats in a Name Nomenclature Definitions and the Field of Christian Education al Ministry journals sagepub doi 10 1177 07398913241241077
  3. Sage Academic Books - From Digital Natives to Digital Wisdom: Hopeful Essays for 21st Century Learning.... doi.org/10.4135/9781483387765Sage Academic Books From Digital Natives to Digital Wisdom Hopeful Essays for 21st Century Learning doi 10 4135 9781483387765
  4. Reflektif Teologi Digital di Era Pasca Pandemi dan Post-Truth:: Strategi Edukasi Iman dan Kritik terhadap... jurnal.sttbkpalu.ac.id/index.php/salvation/article/view/58Reflektif Teologi Digital di Era Pasca Pandemi dan Post Truth Strategi Edukasi Iman dan Kritik terhadap jurnal sttbkpalu ac index php salvation article view 58
Read online
File size392.21 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test