OJSOJS

Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan Multidisipliner

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas VIIA SMPK St. Maria Assumpta Kupang melalui penerapan teknik kolase dalam kegiatan menggambar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kreativitas siswa yang terlihat dari hasil observasi awal, di mana sebagian besar siswa belum berani menampilkan ide-ide orisinal dan kurang antusias dalam berkarya. Berdasarkan pandangan Carl R. Rogers (1954), kreativitas akan berkembang optimal apabila individu merasa diterima, dihargai, dan bebas mengekspresikan diri tanpa tekanan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa kelas VIIA. Pada pertemuan pertama siswa menggambar bentuk simetris sederhana, pada pertemuan kedua menggambar bebas berdasarkan imajinasi, dan pada pertemuan ketiga diterapkan kegiatan kolase berbasis kelompok dengan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas siswa yang signifikan. Siswa menjadi lebih aktif, berani bereksperimen, dan mampu menghasilkan karya seni rupa yang lebih bervariasi serta bermakna. Dengan demikian, penerapan teknik kolase dapat dijadikan alternatif pembelajaran untuk menumbuhkan kreativitas dan keaktifan siswa dalam kegiatan menggambar.

Penerapan teknik kolase terbukti efektif dan signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, dengan lonjakan rata-rata skor kreativitas dari 55% menjadi 82%.Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek keberanian bereksperimen, variasi ide, dan kerapian karya, mengatasi kondisi awal siswa yang pasif dan cenderung meniru.Hasil temuan ini sejalan dengan teori Carl R.Rogers (1954) dan Munandar (2012), menekankan pentingnya kebebasan berekspresi dan pengalaman belajar yang konkret dalam mengembangkan kreativitas.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh teknik kolase terhadap perkembangan kreativitas siswa pada jenjang pendidikan yang berbeda, seperti Sekolah Dasar atau Sekolah Menengah Atas, untuk mengetahui apakah efektivitasnya konsisten di berbagai tingkatan usia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada variasi teknik kolase yang lebih beragam, misalnya dengan menggabungkan kolase dengan teknik seni rupa lainnya seperti lukis atau pahat, untuk mengidentifikasi kombinasi yang paling optimal dalam menstimulasi kreativitas siswa. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak penerapan teknik kolase terhadap aspek afektif siswa, seperti peningkatan kepercayaan diri, motivasi belajar, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok, melalui metode penelitian kualitatif yang mendalam. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran seni rupa yang lebih inovatif dan efektif, serta mampu membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Read online
File size138.55 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test