UMBUMB

SINERGISINERGI

Penelitian ini menyajikan eksperimen sifat baja daur ulang konstruksi yang telah dilebur kembali menjadi spesimen berbentuk komponen menggunakan pengecoran pasir hijau. Serangkaian pengujian tarik, tekan, dan ketangguhan dilakukan. Kemudian, spesimen diamati menggunakan Mikroskop Elektron Pemindai (SEM) dan Energi-Dispersif X-ray (EDX) untuk analisis mikrostruktur dan penentuan komposisi kimia. Eksperimen ini dilakukan untuk menentukan apakah kualitas baja daur ulang memenuhi standar industri. Semua pengujian dilakukan di Universiti Teknologi MARA (UiTM), menyediakan data tentang hubungan tegangan-regangan dan ketangguhan baja daur ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baja daur ulang menunjukkan karakteristik tarik di bawah rentang kekuatan standar yang dipersyaratkan oleh Eurocode. Perubahan modulus Young baja dikaitkan dengan paparan suhu tinggi, menyebabkan getaran signifikan dalam atom baja dan meningkatkan jarak antar atom, sehingga mengurangi kekuatan tarik. Pengaruh pengotor juga dapat menjadi faktor yang memengaruhi kekuatan tarik. Pengujian juga menyimpulkan bahwa baja daur ulang konstruksi limbah adalah material getas dengan ketangguhan V-notch rata-rata 24J.

Berdasarkan temuan, jelas bahwa tidak satu pun spesimen baja daur ulang yang memenuhi persyaratan untuk kelas baja konvensional.Semua spesimen pengujian menunjukkan perilaku getas di bawah kondisi tegangan yang berbeda, yang ditandai dengan patahan getas tanpa terlihat adanya pengeleman sebelum mencapai titik patah.Perilaku ini dapat dikaitkan dengan adanya rongga yang menyebabkan porositas tinggi, residu pengotor yang belum sepenuhnya dihilangkan, dan dekarburasi baja selama proses peleburan.Dalam hal ketangguhan, spesimen yang diuji menunjukkan hilangnya energi rata-rata 24J karena patahan spesimen V-notch, dengan spesimen V-notch terbelah menjadi dua bagian, yang mengindikasikan patahan belahan yang diharapkan.Oleh karena itu, hasil penelitian ini menyoroti perlunya peningkatan lebih lanjut dalam penelitian di masa depan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang baru dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi jenis-jenis kontaminan yang terdapat dalam limbah baja konstruksi, serta dampaknya terhadap sifat-sifat mekanik baja daur ulang. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik analisis yang lebih canggih, seperti spektroskopi massa plasma terkopling secara induktif (ICP-MS). Kedua, perlu dikembangkan metode peleburan yang lebih efisien dan ramah lingkungan untuk meminimalkan hilangnya karbon dan pengotor lainnya selama proses peleburan. Metode ini dapat melibatkan penggunaan teknologi seperti plasma transfer arc (PTA) atau vakum induksi peleburan (VIM). Ketiga, perlu dilakukan penelitian untuk mengoptimalkan proses pendinginan baja daur ulang, sehingga dapat meningkatkan ketangguhan dan mengurangi kecenderungan terhadap patahan getas. Hal ini dapat dilakukan dengan mengendalikan laju pendinginan dan menggunakan teknik perlakuan panas yang sesuai.

  1. Unintentional Flow of Alloying Elements in Steel during Recycling of End‐of‐Life Vehicles - Ohno... doi.org/10.1111/jiec.12095Unintentional Flow of Alloying Elements in Steel during Recycling of EndAaofAaLife Vehicles Ohno doi 10 1111 jiec 12095
  2. Influence of Tramp Elements on Surface Properties of Liquid Medium‐Carbon Steels - Cejka -... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/srin.202300715Influence of Tramp Elements on Surface Properties of Liquid MediumyAAAaCarbon Steels Cejka onlinelibrary wiley doi 10 1002 srin 202300715
Read online
File size744.43 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test