UNTAGUNTAG
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESINJURNAL KAJIAN TEKNIK MESINVariasi dalam sambungan baut telah menjadi fokus utama dalam industri manufaktur dan rekayasa struktural. Sambungan baut merupakan elemen penting dalam menghubungkan komponen struktural, dan pemahaman yang baik tentang variasi sambungan baut sangat penting untuk memastikan keamanan dan kehandalan struktur. Analisis variasi sambungan baut umum digunakan dalam praktek konstruksi, termasuk sambungan baut vertikal, horizontal, dan zig-zag. Variasi dalam geometri, ukuran baut, dan material dapat mempengaruhi kinerja sambungan tersebut. Beban aksial, momen lentur, dan gaya geser adalah faktor-faktor yang mempengaruhi ketegangan dan deformasi dalam sambungan baut. Penelitian ini melakukan analisis terhadap kinerja sambungan baut dengan konfigurasi vertikal, horizontal, dan zig-zag melalui pengujian tarik dan simulasi menggunakan perangkat lunak solidworks. Pengujian tarik dilakukan untuk mengevaluasi beban maksimum yang dapat ditahan oleh sambungan baut dalam setiap konfigurasi, dan data beban dan deformasi direkam untuk memahami perilaku sambungan saat terkena beban tarik. Simulasi solidworks digunakan untuk memodelkan kondisi beban dan menganalisis respons sambungan secara virtual, dengan mempertimbangkan kekuatan material, dimensi geometris, dan gaya beban yang diterapkan. Hasil dari pengujian dan simulasi menunjukkan bahwa sambungan baut dengan konfigurasi horizontal memiliki kinerja terbaik dalam menahan beban tarik, diikuti oleh konfigurasi zig-zag dan vertikal. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai panduan dalam merancang dan memilih konfigurasi sambungan baut yang optimal sesuai dengan kebutuhan struktural yang efektif.
Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan, didapatkan hasil bahwa pengaruh konfigurasi sambungan baut memberikan beberapa pengaruh sebagai berikut.Pada pengujian tarik menggunakan mesin JTM didapatkan hasil konfigurasi baut secara horizontal sebesar 48479,6 N yang dimana hasil tersebut lebih baik daripada hasil uji tarik konfigurasi baut secara zig-zag sebesar 47002,3 dan vertikal sebesar 42234,2.Perbedaan hasil tersebut dipengaruhi oleh luas penampang bruto daerah tidak berulir dari sambungan tersebut dimana sambungan baut horizontal memiliki lebih besar dari pada penampang bruto sambungan baut zig-zag dan vertikal sehingga konfigurasi sambungan baut secara horizontal memiliki efektifitas lebih baik dalam menahan beban maksimal daripada konfigurasi sambungan lain.Pada simulasi solidworks dengan von misses hasil dapat diketahui bahwa konfigurasi sambungan baut secara horizontal memiliki kekuatan lebih baik daripada konfigurasi baut zig-zag dan vertikal.Dimana hasil simulasi von misses sendiri sambungan baut horizontal memiliki kekuatan sebesar 823 MPa sedangkan sambungan baut zig-zag hanya sebesar 648 MPa dan sambungan baut vertikal sebesar 400 Mpa.Sehingga dapat disimpulkan bahwa konfigurasi horizontal memiliki efektifitas dalam menagan suatu beban yang lebih baik daripada konfigurasi sambungan baut vertikal atau zig-zag.Nilai safety factor yang diperoleh juga menunjukan pada konfigurasi sambungan baut horizontal, zig zag, dan vertikal memiliki nilai safety factor yang cenderung baik dan dapat di kategorikan cukup aman ketika diaplikasikan.Nilai safety factor yang didapatkan sendiri antara lain sebesar 1,08, sambungan baut horizontal, sambungan baut zig zag sebesar 1,31 dan sambungan baut vertikal sebesar 2,08.Berdasarkan hasil pengujian tarik dan simulasi von misses solidworks dapat disimpulkan bahwa konfigurasi sambungan baut yang efektif diaplikasikan pada material ASTM A500 adalah konfigurasi sambungan baut horizontal.Hal tesebut dibuktikan juga dari data penelitian baik hasil uji tarik maupun hasil pengujian yang menunjukan bahwa sambungan baut horizontal lebih baik daripada efektifitas memiliki konfigurasi sambungan baut lain.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis dengan menggunakan material yang berbeda, seperti baja tahan karat atau aluminium, untuk mengeksplorasi perilaku sambungan baut dalam berbagai kondisi material. 2. Melakukan studi komparatif antara konfigurasi sambungan baut horizontal, zig-zag, dan vertikal dalam hal distribusi beban dan deformasi, serta mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang mempengaruhi kinerja sambungan baut. 3. Mengembangkan metode simulasi yang lebih canggih, seperti menggunakan teknik elemen hingga atau metode volume terbatas, untuk menganalisis perilaku sambungan baut secara lebih detail dan akurat, terutama dalam hal distribusi tegangan dan deformasi.
| File size | 723.06 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAGUNTAG Spesifikasi pompa sumur dangkal yang direkomendasikan adalah seri NBG 65-40-250/236 dengan kapasitas 11 m³/jam, total head 14 m, dan daya 1,1 kW. SpesifikasiSpesifikasi pompa sumur dangkal yang direkomendasikan adalah seri NBG 65-40-250/236 dengan kapasitas 11 m³/jam, total head 14 m, dan daya 1,1 kW. Spesifikasi
UNTAGUNTAG 5 HP sebagai penggerak. Pengujian dilakukan dengan 3 variasi kecepatan putar. Hasil pengujian dari penelitian menunjukkan bahwa dengan putaran 150 rpm5 HP sebagai penggerak. Pengujian dilakukan dengan 3 variasi kecepatan putar. Hasil pengujian dari penelitian menunjukkan bahwa dengan putaran 150 rpm
UNTAGUNTAG Listrik sebagai penunjang kelangsungan hidup dan menyangut hajat hidup keinginan orang banyak, maka di Indonesia sesuai dengan UUD 1945, masalah listrikListrik sebagai penunjang kelangsungan hidup dan menyangut hajat hidup keinginan orang banyak, maka di Indonesia sesuai dengan UUD 1945, masalah listrik
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Parameter fisik seperti indeks bias dan densitas juga menunjukkan peningkatan kualitas bioetanol. Dengan demikian, limbah pisang busuk berpotensi besarParameter fisik seperti indeks bias dan densitas juga menunjukkan peningkatan kualitas bioetanol. Dengan demikian, limbah pisang busuk berpotensi besar
RISETILMIAHRISETILMIAH Penelitian ini menyajikan metodologi inovatif yang mengintegrasikan model πΌπ parametrik ke dalam plugin AutoCAD. Implementasi ini memungkinkan analisisPenelitian ini menyajikan metodologi inovatif yang mengintegrasikan model πΌπ parametrik ke dalam plugin AutoCAD. Implementasi ini memungkinkan analisis
PNCPNC Hasil perhitungan pada aplikasi dibandingkan dengan perhitungan manual dan terbukti akurat. Penelitian ini telah berhasil membuat aplikasi Android yangHasil perhitungan pada aplikasi dibandingkan dengan perhitungan manual dan terbukti akurat. Penelitian ini telah berhasil membuat aplikasi Android yang
UNTAGUNTAG Efisiensi pengeringan selama 3 jam dengan konsumsi bahan bakar 0,3 kg mencapai 71%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa alat pengering sederhana berbahanEfisiensi pengeringan selama 3 jam dengan konsumsi bahan bakar 0,3 kg mencapai 71%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa alat pengering sederhana berbahan
LAPANLAPAN Vacuum infusion merupakan salah satu metode manufaktur yang digunakan untuk meningkatkan sifat mekanik komposit. Untuk mengaplikasikan metode ini dalamVacuum infusion merupakan salah satu metode manufaktur yang digunakan untuk meningkatkan sifat mekanik komposit. Untuk mengaplikasikan metode ini dalam
Useful /
STAINUPASTAINUPA Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan secaraProgram Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan secara
STAINUPASTAINUPA Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan semakin penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya di lembaga pendidikanPemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan semakin penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya di lembaga pendidikan
UNTAGUNTAG Hasil pengujian menunjukkan bahwa sudut kemiringan 2° menghasilkan nilai kekerasan Vickers tertinggi (74,79 VHN) dan kekuatan tarik terbesar (115,9 N/mm²).Hasil pengujian menunjukkan bahwa sudut kemiringan 2° menghasilkan nilai kekerasan Vickers tertinggi (74,79 VHN) dan kekuatan tarik terbesar (115,9 N/mm²).
LAPANLAPAN Kandungan Al di variasi dari 8% hingga 18%. Energi pembakaran yang dihasilkan adalah 2885 kal/gr hingga 3750 kal/gr. Pada 18% Al energi pembakaran mulaiKandungan Al di variasi dari 8% hingga 18%. Energi pembakaran yang dihasilkan adalah 2885 kal/gr hingga 3750 kal/gr. Pada 18% Al energi pembakaran mulai