UM SURABAYAUM SURABAYA

Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Tata kelola air bersih di BUMDes Berkah Maju Bersama Desa Rempoah menghadapi kendala inefisiensi operasional akibat sistem administrasi manual yang menyebabkan lambatnya proses penagihan dan kerentanan data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan transformasi digital melalui penerapan sistem Tirta Desa guna meningkatkan akurasi data, efisiensi waktu, dan kompetensi pengelola. Metode pelaksanaan dilakukan selama empat bulan dengan pendekatan partisipatif yang mencakup tahapan sosialisasi, konfigurasi perangkat lunak, migrasi data pelanggan, pelatihan intensif bagi petugas, serta pendampingan teknis berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan migrasi 542 data pelanggan ke dalam sistem digital tanpa kehilangan informasi. Secara kuantitatif, implementasi sistem terbukti memangkas waktu pemrosesan tagihan bulanan secara signifikan dari sembilan jam menjadi 1,5 jam, serta meningkatkan kompetensi enam petugas operasional dengan kenaikan skor evaluasi dari 57,4 menjadi 82,1. Selain itu, tersedianya dashboard berbasis web dan integrasi kode QRCode telah mempermudah pemantauan transaksi secara transparan. Dapat disimpulkan bahwa digitalisasi tata kelola air merupakan solusi efektif untuk optimalisasi layanan BUMDes, di mana keberlanjutan program didukung oleh penyusunan standar operasional prosedur dan rencana pengembangan fitur sinkronisasi data luring.

Implementasi sistem digital Tirta Desa di BUMDes Berkah Maju Bersama berhasil meningkatkan efisiensi administrasi, mengurangi waktu pembuatan tagihan dari 9 jam menjadi 1,5 jam, dan meningkatkan kompetensi petugas.Meskipun menghadapi hambatan seperti keterbatasan jaringan dan resistensi awal, masalah tersebut dapat diminimalkan melalui sosialisasi, penyusunan SOP, dan prosedur cadangan manual.Keberlanjutan program ini memerlukan pengembangan fitur sinkronisasi offline, pelatihan lanjutan, dan replikasi sistem di desa lain.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak sosial dan ekonomi dari digitalisasi BUMDes terhadap masyarakat desa, termasuk perubahan pola konsumsi air dan peningkatan pendapatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis digital untuk BUMDes yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek investasi, pemeliharaan sistem, dan pelatihan sumber daya manusia. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas berbagai strategi pendampingan dan transfer pengetahuan kepada pengelola BUMDes, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan adopsi teknologi di tingkat desa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan air bersih dan pemberdayaan masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi digital.

  1. MANAJEMEN, TANTANGAN DAN HAMBATAN BADAN USAHA MILIK DAESA (BUM Desa) | Jurnal Hexagro. manajemen tantangan... doi.org/10.36423/hexagro.v6i1.854MANAJEMEN TANTANGAN DAN HAMBATAN BADAN USAHA MILIK DAESA BUM Desa Jurnal Hexagro manajemen tantangan doi 10 36423 hexagro v6i1 854
  2. Peningkatan Efisiensi Distribusi Air Bersih melalui TirtaDesa: Digitalisasi PAMSIMAS untuk Desa Berkelanjutan... journal.um-surabaya.ac.id/Axiologiya/article/view/28355Peningkatan Efisiensi Distribusi Air Bersih melalui TirtaDesa Digitalisasi PAMSIMAS untuk Desa Berkelanjutan journal um surabaya ac Axiologiya article view 28355
  3. Jurnal Abdimas Multidisiplin | Jurnal Abdimas Multidisiplin. jurnal abdimas jamu article details vol... doi.org/10.35912/jamu.v1i1.1438Jurnal Abdimas Multidisiplin Jurnal Abdimas Multidisiplin jurnal abdimas jamu article details vol doi 10 35912 jamu v1i1 1438
Read online
File size386.63 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test