MKRIMKRI
Jurnal KonstitusiJurnal KonstitusiArtikel ini menganalisis sejauh mana negara kesatuan dengan sistem desentralisasi yang desentralistik dapat diadopsi. Penilaian demikian penting karena diskursus yang berkembang mengarah pada dua alternatif guna mengurai tarik-menarik hubungan pemerintah pusat–daerah: desentralisasi asimetris atau negara federal. Untuk mencapai analisis tersebut, kajian ini secara berturut-turut menganalisis: pertama, bagaimana variasi desentralisasi; kedua, bagaimana kondisi otonomi daerah sejak reformasi; ketiga, apa alasan rasional mengadopsi negara kesatuan dengan model desentralisasi yang desentralistik. Artikel ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual, peraturan perundang-undangan, kasus, serta disiplin nonhukum. Artikel menunjukkan: pertama, ada lima variasi desentralisasi dalam negara kesatuan; kedua, kondisi otonomi daerah cenderung sentralistis; ketiga, ada lima alasan rasional mengadopsi negara kesatuan dengan model desentralisasi yang desentralistik, yakni memiliki landasan konstitusional kuat, pelaksanaan konsep decision space, mengurangi komando pemerintah pusat, meningkatkan partisipasi masyarakat lokal, dan memungkinkan masyarakat membangun sendiri model kesejahteraan dalam konteks lokal. Artikel ini menegaskan bahwa memberikan ruang besar kepada pemerintah daerah untuk mengurus kehendaknya berarti menghormati demokrasi lokal.
Model negara kesatuan dengan desentralisasi yang desentralistik merupakan pertimbangan serius untuk menata hubungan pemerintah pusat-daerah, secara konseptual mencegah resentralisasi kekuasaan.Otonomi daerah saat ini, menurut undang-undang yang berlaku, masih sempit dan cenderung sentralistis.Oleh karena itu, memberikan ruang besar bagi pemerintah daerah—dengan mengurangi komando pusat, membuka partisipasi lokal, dan membiarkan kebijakan lokal yang meningkatkan kesejahteraan—adalah wujud dari decision space yang memiliki landasan konstitusional kuat, dan perlu dikaji lebih lanjut secara komprehensif dari perspektif politik hukum.
Penelitian selanjutnya dapat memperdalam bagaimana model negara kesatuan dengan desentralisasi yang desentralistik dapat diimplementasikan secara efektif di berbagai daerah di Indonesia, mengingat keragaman geografis dan sosio-kulturalnya. Studi ini bisa mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan penerapan decision space di tingkat lokal, seperti kapasitas administratif daerah, kesiapan infrastruktur, serta dukungan masyarakat. Pertanyaan penelitian dapat mencakup: Apakah ada perbedaan signifikan dalam implementasi desentralisasi desentralistik antara daerah perkotaan dan perdesaan, atau antara daerah yang kaya sumber daya alam dan yang tidak? Bagaimana pemerintah daerah dapat secara optimal memanfaatkan kewenangan yang lebih besar untuk menciptakan model kesejahteraan yang sesuai dengan konteks lokal masing-masing, tanpa terjebak pada fragmentasi kebijakan atau penyalahgunaan kekuasaan? Selain itu, penting juga untuk mengkaji lebih lanjut reformasi kelembagaan dan kerangka hukum yang diperlukan untuk memperkuat mekanisme pengawasan dan akuntabilitas di tingkat daerah. Hal ini krusial untuk mencegah sentralisasi terselubung atau praktik oligarki dan korupsi yang justru menghambat tujuan desentralisasi itu sendiri. Misalnya, penelitian dapat mengeksplorasi model partisipasi publik yang inovatif dan efektif dalam proses pengambilan kebijakan lokal, serta sistem pelaporan dan evaluasi kinerja pemerintah daerah yang transparan dan dapat diakses publik. Dengan demikian, decision space yang luas benar-benar dapat menjadi alat untuk memajukan demokrasi lokal dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
- Kompleksitas Otonomi Daerah Dan Gagasan Negara Federal Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia | Jurnal... doi.org/10.20885/iustum.vol26.iss2.art2Kompleksitas Otonomi Daerah Dan Gagasan Negara Federal Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia Jurnal doi 10 20885 iustum vol26 iss2 art2
- THE DECENTRALIZATION METHOD AS A TOOL TO IMPLEMENT SOCIAL INITIATIVES OF CITIZENS IN MULTINATIONAL... bricslawjournal.com/jour/article/view/82THE DECENTRALIZATION METHOD AS AATOOL TO IMPLEMENT SOCIAL INITIATIVES OF CITIZENS IN MULTINATIONAL bricslawjournal jour article view 82
- Sistem Desentralisasi Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia Perspektif Yuridis Konstitusional | Simandjuntak... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/syariah/article/view/3512Sistem Desentralisasi Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia Perspektif Yuridis Konstitusional Simandjuntak ejournal uin malang ac index php syariah article view 3512
- Asymmetrical sequential decentralization: Resetting the (...). asymmetrical sequential resetting journal... virtusinterpress.org/Asymmetrical-sequential-decentralization-Resetting-the-paradigm-of-regional-autonomy.htmlAsymmetrical sequential decentralization Resetting the asymmetrical sequential resetting journal virtusinterpress Asymmetrical sequential decentralization Resetting the paradigm of regional autonomy html
- Inkonsistensi Paradigma Otonomi Daerah di Indonesia: Dilema Sentralisasi atau Desentralisasi | Jurnal... jurnalkonstitusi.mkri.id/index.php/jk/article/view/947Inkonsistensi Paradigma Otonomi Daerah di Indonesia Dilema Sentralisasi atau Desentralisasi Jurnal jurnalkonstitusi mkri index php jk article view 947
| File size | 666.22 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan sistem e-auction (lelang elektronik) dan kontribusinya dalam meningkatkan akuntabilitas lelang Barang MilikPenelitian ini bertujuan menganalisis penerapan sistem e-auction (lelang elektronik) dan kontribusinya dalam meningkatkan akuntabilitas lelang Barang Milik
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Perkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi sistem administrasi di berbagai instansi, termasuk kepolisian. Saat ini, proses pelaporan harianPerkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi sistem administrasi di berbagai instansi, termasuk kepolisian. Saat ini, proses pelaporan harian
UNSURYAUNSURYA Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi perlu diperbarui dan disinkronkan agar memenuhi unsur yang ditetapkan dalam PMK. Berdasarkan hasil analisis,Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi perlu diperbarui dan disinkronkan agar memenuhi unsur yang ditetapkan dalam PMK. Berdasarkan hasil analisis,
BSIBSI Hasil pengujian menggunakan Blackbox Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berfungsi sesuai dengan spesifikasi dan tidak ditemukan kesalahan yangHasil pengujian menggunakan Blackbox Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berfungsi sesuai dengan spesifikasi dan tidak ditemukan kesalahan yang
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Salah satu faktor protektif yang paling penting dalam penanganan kasus ini adalah keterlibatan orang tua secara aktif, empatik, dan sadar emosional. KegiatanSalah satu faktor protektif yang paling penting dalam penanganan kasus ini adalah keterlibatan orang tua secara aktif, empatik, dan sadar emosional. Kegiatan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, penelitian ini menelaah bagaimana kebijakan zonasiMetode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, penelitian ini menelaah bagaimana kebijakan zonasi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Peluang ini meliputi percepatan komunikasi dalam kepemimpinan, peningkatan transparansi dalam pemerintahan, serta pemanfaatan data untuk pengambilan keputusanPeluang ini meliputi percepatan komunikasi dalam kepemimpinan, peningkatan transparansi dalam pemerintahan, serta pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Penelitian ini mendeskripsikan prinsip pengelolaan keuangan dalam mengoptimalisasikan BOSP PAUD Geen Geen Violet. Lokasi penelitian ini dilaksanakan diPenelitian ini mendeskripsikan prinsip pengelolaan keuangan dalam mengoptimalisasikan BOSP PAUD Geen Geen Violet. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di
Useful /
RISETPRESSRISETPRESS Pasar jalan di Brasil dan Afrika tidak bersifat pasif terhadap perubahan iklim.mereka berfungsi sebagai sistem ekonomi yang adaptif melalui penyesuaianPasar jalan di Brasil dan Afrika tidak bersifat pasif terhadap perubahan iklim.mereka berfungsi sebagai sistem ekonomi yang adaptif melalui penyesuaian
UNISMUHUNISMUH Dengan demikian, studi ini berkontribusi pada tubuh literatur yang semakin berkembang yang menekankan peran kolaborasi multi-pemangku kepentingan, mekanismeDengan demikian, studi ini berkontribusi pada tubuh literatur yang semakin berkembang yang menekankan peran kolaborasi multi-pemangku kepentingan, mekanisme
UMBPUMBP Pendayagunaan teknologi informasi menjadi solusi utama dalam menjual produk para produsen, sehingga dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan yang diperolehPendayagunaan teknologi informasi menjadi solusi utama dalam menjual produk para produsen, sehingga dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan yang diperoleh
UMSUMS Nilai suhu berada dalam kategori sedang (30°C-35°C). Selain itu, 84% nilai konduktivitas listrik berada dalam kelas sedang (1. 200–2. 500) kategoriNilai suhu berada dalam kategori sedang (30°C-35°C). Selain itu, 84% nilai konduktivitas listrik berada dalam kelas sedang (1. 200–2. 500) kategori