RAHARJARAHARJA

CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) JournalCCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal

Pembangunan sistem perangkat lunak dapat disamakan dengan membangun gedung yang memerlukan cetak biru arsitektur. Dalam pengembangan perangkat lunak yang kompleks, diperlukan model untuk membantu proses desain, seperti dengan menggunakan UML sebagai bahasa pemodelan standar yang meningkatkan produktivitas serta efisiensi biaya dan waktu. E-Procurement di Indonesia telah terbukti memberikan manfaat positif dengan mewujudkan pengadaan barang dan jasa berprinsip Good Corporate Governance, menghemat anggaran dan waktu, serta mengurangi tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

E-Procurement berkontribusi dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa melalui penerapan sistem online.Sosialisasi dan pengembangan sistem informasi bertahap diperlukan untuk implementasi yang efektif.Penerapan e-procurement meningkatkan efisiensi, mengurangi kerumitan proses konvensional, serta menekan biaya pengadaan.

Pertama, perlu penelitian lanjutan mengenai efektivitas sosialisasi sistem e-procurement kepada penyedia barang dan jasa di daerah terpencil, untuk mengetahui hambatan akses dan pemahaman mereka terhadap sistem berbasis UML. Kedua, penting untuk mengeksplorasi integrasi sistem e-procurement dengan sistem perpajakan secara digital, khususnya dalam memverifikasi keabsahan NPWP dan dokumen administrasi lainnya secara otomatis. Ketiga, perlu dikaji pengembangan model e-procurement semi-online menuju fully online dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur teknologi informasi di instansi pemerintah daerah, agar transformasi digital berjalan merata dan inklusif. Penelitian-penelitian ini akan memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance secara menyeluruh dan berkelanjutan di seluruh lapisan pemerintahan.

Read online
File size1016.42 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test