BSIBSI

INSANtekINSANtek

Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat kita masih sangat jarang adanya pihak yang peduli akan penghematan energi. Audit manajemen energi adalah langkah penting dalam usaha peningkatan efisiensi energi. Masjid, sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial, seringkali memiliki kebutuhan energi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan audit manajemen energi pada masjid dan mengidentifikasi adanya potensi penghematan energi dan memberikan rekomendasi tindak lanjutnya. Objek audit manajemen energi ini ditujukan pada pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Muttaqien Cibadak Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masjid ini memiliki potensi penghematan energi yang signifikan dan menghasilkan rekomendasi peluang konservasi energi yang bisa dilakukan dengan mengurangi penggunaan beberapa lampu dan sejumlah AC (Cir Conditioner). Didapatkan bahwa pemakaian tenaga listrik setelah peluang konservasi energi (ECO) sebesar 39.619,2 kWh/tahun dengan biaya listrik sebesar Rp 36.723.560/tahun, dengan nilai intensitas konsumsi energi (IKE) masjid sebesar 12,96 kWh/m2/bulan. Nilai ini termasuk dalam kategori konsumsi energi yang cukup hemat berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2012 tentang Energi Listrik.

Pemakaian daya listrik di Masjid Muttaqien Cibadak Sukabumi adalah sebesar 74.653,20 kWh/tahun dengan biaya listrik mencapai Rp 68.Nilai intensitas konsumsi energi (IKE) pada Masjid Muttaqien Cibadak Sukabumi sebelum proses energy conservation opportunities (ECO) adalah 24,61 kWh/m2/bulan, yang berdasarkan Permen No.13 Tahun 2012 Tentang Penghematan Energi Listrik, termasuk dalam kategori boros.Peluang konservasi energi yang dapat dilakukan adalah mengurangi pemakaian jumlah lampu dan jumlah AC, sehingga pemakaian daya listrik setelah ECO menjadi 39.619,2 kWh/tahun dengan biaya listrik Rp 36.560/tahun dan IKE sebesar 12,96 kWh/m2/bulan, yang sudah masuk kategori cukup efisien.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan energi terbarukan, seperti panel surya, pada Masjid Muttaqien Cibadak Sukabumi untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efisiensi energi pada Masjid Muttaqien dengan masjid-masjid lain di wilayah Sukabumi atau bahkan di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan potensi peningkatan lebih lanjut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada perilaku energi jamaah dan pengurus masjid, serta bagaimana edukasi dan kampanye kesadaran energi dapat mendorong perubahan perilaku yang lebih hemat energi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan di lingkungan keagamaan.

Read online
File size404.98 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test