USMUSM
Indonesian Journal of Spatial PlanningIndonesian Journal of Spatial PlanningKoridor Jalan Gajahmada merupakan salah satu jalur utama yang memiliki peran strategis dalam struktur ruang Kota Semarang. Kawasan ini berfungsi sebagai pusat kegiatan perdagangan, jasa, dan perkantoran, serta menjadi penghubung antara titik-titik penting kota seperti Simpang Lima dan Jalan Pandanaran. Aktivitas pengguna koridor sangat beragam, mencakup penduduk lokal, pekerja formal dan informal, pengunjung pusat perbelanjaan, dan tamu hotel. Keragaman ini memicu tingginya intensitas aktivitas berjalan kaki dalam kawasan tersebut. Oleh karena itu, penyediaan fasilitas pejalan kaki yang memadai menjadi aspek krusial untuk meningkatkan walkability kawasan. Artikel ini bertujuan untuk menilai indeks walkability di koridor Jalan Gajahmada dan menilai persepsi pengguna terhadap fasilitas pedestrian guna mendorong pengembangan kawasan ramah pejalan kaki sebagai bagian dari upaya mewujudkan walkable city, sejalan dengan prinsip kota hijau (green city). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilaian indeks walkability dengan metode Global Walkability Index (GWI), Customer Satisfaction Index (CSI), dan Importance Performance Analysis (IPA). Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih secara stratified random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur pedestrian berada dalam kategori “baik dengan skor indeks sebesar 70,2, dan tingkat kepuasan pengguna sebesar 70,3 yang termasuk dalam kategori “puas. Aspek fasilitas pendukung dan hambatan fisik menjadi perhatian utama karena dinilai penting namun belum memuaskan. Rekomendasi perbaikan meliputi peningkatan fasilitas penyeberangan, penataan ruang untuk mengurangi hambatan fisik, serta penyediaan sarana ramah disabilitas.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas jalur pedestrian di Jalan Gajahmada, Kota Semarang, secara umum berada dalam kondisi baik berdasarkan hasil evaluasi menggunakan Global Walkability Index dan Customer Satisfaction Index.Dengan demikian, dapat dikatakan koridor Jalan Gajahmada memiliki potensi besar sebagai kawasan yang walkable di kota Semarang.Meskipun demikian, masih terdapat aspek-aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama peningkatan fasilitas pendukung dan penanganan hambatan fisik.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai walkability dan peningkatan kualitas ruang publik di Kota Semarang. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap preferensi pejalan kaki terhadap fasilitas pedestrian, termasuk bagaimana tingkat pendapatan dan pekerjaan memengaruhi kebutuhan dan harapan mereka. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan walkability di koridor Jalan Gajahmada dengan koridor jalan lainnya di Kota Semarang yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang unik di masing-masing lokasi. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan walkability di Jalan Gajahmada setelah implementasi rekomendasi perbaikan, serta untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut terhadap perilaku pejalan kaki dan kualitas hidup masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan dan perencanaan kota yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pejalan kaki.
- "Analisis Kelayakan Berjalan dan Faktor yang Memengaruhi Minat Berjalan Kaki" by Wahyuni Kurniawati.... scholarhub.ui.ac.id/jke/vol14/iss1/5Analisis Kelayakan Berjalan dan Faktor yang Memengaruhi Minat Berjalan Kaki by Wahyuni Kurniawati scholarhub ui ac jke vol14 iss1 5
- pg slot 168🔷ทดลองเล่นสล็อต PGSLOT แท้ 100% รวม DEMO ค่าย... doi.org/10.30736/cvl.v3i1.220pg slot 168iiuNAuOouNi PGSLOT AO 100 DEMO EO doi 10 30736 cvl v3i1 220
| File size | 519.82 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
USMUSM Tujuan penelitian adalah memetakan bagaimana ruang digunakan sesuai kebutuhan dan preferensi pengunjung. Metode yang digunakan bersifat kualitatif deskriptifTujuan penelitian adalah memetakan bagaimana ruang digunakan sesuai kebutuhan dan preferensi pengunjung. Metode yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif
USMUSM Penelitian ini menyimpulkan bahwa lokasi strategis di Koridor Jalan MT. Haryono menjadi daya tarik utama bagi pedagang kaki lima. Karakteristik PKL diPenelitian ini menyimpulkan bahwa lokasi strategis di Koridor Jalan MT. Haryono menjadi daya tarik utama bagi pedagang kaki lima. Karakteristik PKL di
USMUSM Kecamatan Pringapus mengalami perubahan penggunaan lahan pada tahun 2014 - 2024. Perubahan ekonomi di Kecamatan Pringapus setelah mengalami perubahan alihKecamatan Pringapus mengalami perubahan penggunaan lahan pada tahun 2014 - 2024. Perubahan ekonomi di Kecamatan Pringapus setelah mengalami perubahan alih
USMUSM Proyeksi tutupan lahan pertanian tahun 2043 dilakukan melalui pemodelan Cellular Automata–Artificial Neural Network (CA-ANN). Hasil penelitian menunjukkanProyeksi tutupan lahan pertanian tahun 2043 dilakukan melalui pemodelan Cellular Automata–Artificial Neural Network (CA-ANN). Hasil penelitian menunjukkan
ARITEKINARITEKIN Kondisi prasarana jalan kolektor memadai secara fungsional namun belum dilengkapi fasilitas pejalan kaki, sedangkan jalan lokal mengalami degradasi kualitasKondisi prasarana jalan kolektor memadai secara fungsional namun belum dilengkapi fasilitas pejalan kaki, sedangkan jalan lokal mengalami degradasi kualitas
USMUSM Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi literatur. Dipilih tiga artikel jurnal bereputasi yang membahas tentang implementasiPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi literatur. Dipilih tiga artikel jurnal bereputasi yang membahas tentang implementasi
USMUSM Uji korelasi Spearman menunjukkan nilai ρ = 1. 000 antar semua metode, menegaskan kesamaan hasil pemeringkatan. Uji sensitivitas terhadap bobot IPK tidakUji korelasi Spearman menunjukkan nilai ρ = 1. 000 antar semua metode, menegaskan kesamaan hasil pemeringkatan. Uji sensitivitas terhadap bobot IPK tidak
UM SURABAYAUM SURABAYA Pada kondisi eksisting (tidak bersinyal) didapatkan hasil perhitungan yang maksimum pada hari Senin, 13 Mei 2024 jam puncak pagi (06.00-07.00) dengan nilaiPada kondisi eksisting (tidak bersinyal) didapatkan hasil perhitungan yang maksimum pada hari Senin, 13 Mei 2024 jam puncak pagi (06.00-07.00) dengan nilai
Useful /
USMUSM Artinya, setiap wilayah tidak dapat diperlakukan secara seragam, tetapi harus dipetakan potensinya secara spesifik, baik dari aspek konektivitas, dayaArtinya, setiap wilayah tidak dapat diperlakukan secara seragam, tetapi harus dipetakan potensinya secara spesifik, baik dari aspek konektivitas, daya
RAHARJARAHARJA Kegiatan workshop sertifikasi profesi dalam menghadapi MEA berjalan dengan lancar, peserta sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan sampai denganKegiatan workshop sertifikasi profesi dalam menghadapi MEA berjalan dengan lancar, peserta sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan sampai dengan
UNISMUHUNISMUH The study concludes that the implementation of the scientific approach and authentic assessment in English language teaching, as mandated by the 2013 curriculum,The study concludes that the implementation of the scientific approach and authentic assessment in English language teaching, as mandated by the 2013 curriculum,
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini akan dilaksanakan di Kelas IX SMP Negeri 8 Penajam Paser Utara. Penelitian direncanakan akan dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaranPenelitian ini akan dilaksanakan di Kelas IX SMP Negeri 8 Penajam Paser Utara. Penelitian direncanakan akan dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran