BSIBSI

INSANtekINSANtek

Sebagai salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi, tomat sering dianggap sebagai sayuran di bawah kategori pertanian. Mengingat tomat adalah komoditas yang sering ditanam untuk tujuan komersial, baik petani maupun pengolah makanan perlu mempertimbangkan kualitas. Sensor warna TCS3200 digunakan untuk secara otomatis menentukan tingkat kematangan tomat. Intensitas cahaya merah, hijau, dan biru (RGB) nantinya dapat diukur oleh sensor ini dihubungkan dengan tingkat kematangan tomat. Dengan bantuan sensor TCS3200 untuk deteksi warna, mikrokontroler Arduino Uno, motor servo untuk pergerakan tomat, motor DC, dan driver L298N yang berfungsi untuk menggerakkan ban berjalan yang akan menjadi lintasan tomat, penelitian ini bertujuan untuk merancang pemilahan tomat berdasarkan tingkat kematangan. Sensor inframerah akan menghitung jumlah tomat yang telah disortir secara kolektif, dan hasil pembacaan akan tertampil pada monitoring LCD 20x4 beserta tingkat kematangan buah serta waktu. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam proses sortir tomat secara otomatis dan mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh penilaian manual.

Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan sensor TCS3200 menunjukkan performa yang sangat baik dalam hal akurasi, konsistensi, dan keandalannya dalam mendeteksi tingkat kematangan buah tomat melalui identifikasi warna.Sistem ini mampu mengklasifikasikan buah tomat sesuai tingkat kematangannya, menunjukkan potensi besar untuk diterapkan dalam skala lebih luas, khususnya dalam bidang pertanian modern dan pengolahan hasil panen.Dengan keberhasilan ini, sistem yang telah dirancang layak untuk terus dikembangkan menjadi alat sortasi otomatis yang lebih canggih dan efisien.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan sistem yang lebih adaptif terhadap variasi kondisi pencahayaan dan jenis tomat yang berbeda, dengan mengintegrasikan algoritma pembelajaran mesin untuk meningkatkan akurasi deteksi kematangan. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain konveyor dan mekanisme pemilahan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kecepatan pemrosesan, ukuran tomat, dan potensi kerusakan buah selama proses penyortiran. Terakhir, penelitian dapat diperluas untuk mengintegrasikan sistem ini dengan platform Internet of Things (IoT), memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh, serta pengumpulan data untuk analisis lebih lanjut dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi tomat secara keseluruhan.

Read online
File size469.04 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test