PNCPNC

InfotekmesinInfotekmesin

Proses pelelehan (ekstrusi) memegang peranan kunci dalam proses daur ulang sampah plastik menjadi biji plastik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan proses daur ulang sampah plastik jenis PET antara pemanas induksi dengan pemanas band heater. Parameter analisis perbandingan ketika menghasilkan biji plastik meliputi kadar air, logam kadmium (Cd), dan timbal (Pb) berdasarkan SNI 8424:2017 serta efisiensi energi mesin dari konsumsi energi listrik dan kecepatan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air, kandungan logam cadmium, dan kandungan logam timbal biji plastik hasil daur ulang dengan mesin pemanas induksi yakni sebesar 0,33%, 0,00049 ppm, dan 0,0633 ppm masih jauh dibawah batas maksimum baku mutu meskipun kadar airnya lebih tinggi dibandingkan biji plastik hasil produksi mesin dengan band heater. Tingkat konsumsi energi listrik dari mesin induksi jauh lebih rendah dengan kecepatan produksi yang lebih besar dibandingkan dengan mesin band heater yaitu sebesar 0,0849 kWh dan 0,099 kilogram per jam.

Kualitas biji plastik PET dari proses daur ulang limbah botol plastik air minum dengan menggunakan mesin band heater maupun induksi telah memenuhi baku mutu kadar air, kandungan kadmium, dan timbal sesuai SNI 8424.Namun, mesin induksi menunjukkan kualitas produksi yang lebih baik dengan kecepatan produksi lebih tinggi dan konsumsi energi listrik yang lebih rendah.Penelitian lanjutan diperlukan untuk meningkatkan efisiensi energi mesin daur ulang plastik agar mencapai standar operasional mesin yakni lebih dari 70%.

Untuk menambah wawasan penelitian selanjutnya, kita dapat mengajukan pertanyaan berikut. Pertama, bagaimana perbandingan efisiensi energi serta kualitas biji plastik hasil mesin pemanas menggunakan teknologi pemanasan ulang lain? Pengujian terhadap teknologi pemanasan lain, seperti infra-merah atau fotonik, dapat mengungkapkan solusi mayoritas sebaliknya tentang pemanasan plastic dengan teknologi induksi atau band heater. Dua, bagaimana dampak dari penggunaan bahan bakar alternatif pada mesin daur ulang terhadap efisiensi energi dan kualitas biji plastik? Penelitian terhadap penggunaan bahan bakar alternatif seperti bio-fuel atau gas alam dapat menunjukkan keuntungan dan kerugian dari memanfaatkannya. Ketiga, bagaimana pengaruh usia mesin terhadap efisiensi energi dan kualitas biji plastik yang dihasilkan? Hal ini akan membantu memahami perawatan yang tepat dan perombakan komponen mesin supaya tahan lama.

  1. Profil Hematologi, Kadar Timbal dan Kadmium dalam Darah Sapi Bali yang Rumennya Mengandung Sampah Plastik... ojs.unud.ac.id/index.php/imv/article/view/64779Profil Hematologi Kadar Timbal dan Kadmium dalam Darah Sapi Bali yang Rumennya Mengandung Sampah Plastik ojs unud ac index php imv article view 64779
  2. PENYULUHAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENUJU "ZERO WASTE KAMPUS UMMAT" | Rahmawati | SELAPARANG:... doi.org/10.31764/jpmb.v3i2.1689PENYULUHAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENUJU ZERO WASTE KAMPUS UMMAT Rahmawati SELAPARANG doi 10 31764 jpmb v3i2 1689
  3. Ecobrick as a smart solution for utilizing plastic and cloth waste in Jakarta | Journal of Community... ejournal.umm.ac.id/index.php/jcse/article/view/12250Ecobrick as a smart solution for utilizing plastic and cloth waste in Jakarta Journal of Community ejournal umm ac index php jcse article view 12250
Read online
File size330.93 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test