STIEJBSTIEJB

Journal of Economics and Regional ScienceJournal of Economics and Regional Science

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan dan teknologi pertanian terhadap produksi padi di Indonesia. Data metode penelitian ini yang digunakan ialah data kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan dan teknologi pertanian terhadap produksi padi di Indonesia. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis regresi, menggunakan bantuan perangkat lunak stata 14. Penelitian ini juga menggunakan analisis regresi ordinary least square (OLS) karena data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data crossection IFLS Gelombang 5 (2014) yang digunakan untuk mengidentifikasi pengaruh luas lahan dan teknologi pertanian terhadap hasil produksi padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi padi di Indonesia. Peningkatan luas lahan sebesar 1 persen akan meningkatkan hasil sebesar 0,37 persen. Sementara itu, penerapan teknologi pertanian dengan sistem pengairan juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap hasil produksi padi, baik pada sumber air hujan, sumber pengairan sumur atau pompa, maupun sumber air lainnya. Selain itu, penerapan teknologi pertanian melalui varietas bibit padi juga dapat meningkatkan hasil panen secara signifikan, namun hanya varietas ketan putih yang tidak signifikan.

Luas lahan memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi padi di Indonesia, di mana peningkatan luas lahan sebesar 1 persen meningkatkan hasil panen sekitar 0,36 persen, meskipun keterbatasan lahan menjadi hambatan utama.Penerapan teknologi pertanian, terutama sistem pengairan dari berbagai sumber, berdampak positif dan signifikan terhadap produksi padi, termasuk penggunaan air hujan yang meskipun tidak pasti tetap efektif.Varietas bibit padi unggulan seperti IR64 dan IR42 secara nyata meningkatkan hasil panen, menunjukkan bahwa pemilihan varietas yang tepat merupakan strategi efektif dalam meningkatkan produktivitas pertanian meskipun terkendala lahan dan perubahan iklim.

Pertama, perlu diteliti bagaimana integrasi sistem tanam jajar legowo dengan penggunaan mulsa jerami atau plastik memengaruhi efisiensi penggunaan air dan hasil panen padi di lahan sempit, terutama dalam kondisi keterbatasan sumber daya petani. Kedua, perlu dikaji efektivitas pembangunan embung mikro dan sumur resapan dalam mendukung ketahanan air pertanian padi selama musim kemarau, serta bagaimana keberlanjutannya dikelola oleh kelompok tani lokal. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak varietas padi unggulan tahan cekaman seperti Inpara30 terhadap produktivitas dan ketahanan pangan di daerah rawan banjir dan pesisir, serta bagaimana adopsinya dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan akses informasi petani. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan strategi berbasis bukti untuk meningkatkan produksi padi secara berkelanjutan di tengah tekanan demografi dan perubahan iklim, serta membantu kebijakan pertanian yang lebih tepat sasaran. Dengan memahami interaksi antara praktik budidaya, konservasi air, dan varietas unggul, penelitian lanjutan dapat merancang model pertanian inklusif yang mampu meningkatkan produktivitas tanpa bergantung pada perluasan lahan. Fokus pada petani perempuan dan petani usia lanjut juga perlu disertakan untuk memastikan keberlanjutan sosial dan ekonomi. Studi-studi ini akan mengisi celah dari saran praktis dalam penelitian ini dengan pendekatan ilmiah yang lebih mendalam. Selain itu, pendekatan lintas wilayah dan ekosistem akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Dengan demikian, hasilnya bisa dijadikan dasar perumusan kebijakan adaptasi pertanian yang holistik. Semua ide penelitian ini tetap berpijak pada temuan dan saran dalam artikel asli, namun dikembangkan menjadi arah riset yang lebih sistematis dan terukur.

Read online
File size1.39 MB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test