ULUMUNAULUMUNA

UlumunaUlumuna

Setelah runtuhnya Uni Soviet dan memperoleh kemerdekaan, Kazakhstan memilih jalur sekuler dalam urusan agama setelah tujuh puluh tahun ateisme. Meskipun negara mengadopsi kebijakan sekuler, masyarakat mayoritas Muslim memulai proses alami kebangkitan budaya—bahasa, sejarah, agama, dan tradisi—dengan mengembalikan nilai‑nilai keagamaan. Pendidikan Islam menjadi sarana kebangkitan agama, tidak hanya berlandaskan Islam tetapi juga mengintegrasikan budaya lokal dan kebijakan agama Kazakhstan. Pendidikan tinggi Islam di Kazakhstan kini mencakup program sarjana, magister, dan doktor (PhD). Artikel ini meneliti pembentukan dan perkembangan pendidikan tinggi Islam di Kazakhstan melalui contoh satu‑satunya universitas Islam, menggunakan indikator kuantitatif dan kualitatif dari analisis program pendidikan yang menunjukkan keseimbangan antara disiplin Islam, sekuler, dan yang berkaitan dengan budaya Kazakh, serta menekankan kemungkinan pengembangan yang selaras dengan Islam, sekuler, dan budaya.

Setelah kemerdekaan, masyarakat Kazakhstan harus membangun sistem pendidikan agama yang memenuhi kebutuhan spiritual, melestarikan nilai‑nilai tradisional Islam, dan meningkatkan reputasi lembaga keagamaan lokal.Pendidikan tinggi Islam di Kazakhstan kini berkembang menjadi berkualitas tinggi dan diminati, asalkan integrasi disiplin Islam, sekuler, dan budaya Kazakh tetap terjaga.Dengan demikian, pendidikan Islam terstruktur berkembang dalam konteks pasca‑Soviet dan pasca‑sekuler, menyeimbangkan ilmu Islam dengan mata kuliah sekuler serta kajian lokal.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana kurikulum yang mengintegrasikan ilmu Islam, sekuler, dan budaya Kazakh memengaruhi peluang kerja lulusan serta kontribusi mereka terhadap masyarakat, sehingga menilai efektivitas model pendidikan ini dalam praktik. Selanjutnya, studi komparatif antara model pendidikan Islam di Kazakhstan dengan negara‑negara Tetangga di Asia Tengah, seperti Kyrgyzstan, Uzbekistan, dan Turkmenistan, dapat mengidentifikasi faktor‑faktor yang mendukung atau menghambat keberhasilan integrasi sekuler dalam pendidikan Islam regional. Terakhir, diperlukan penelitian longitudinal yang mengikuti perubahan sikap mahasiswa terhadap sekularisme dan identitas religius selama masa studi mereka, untuk memahami dinamika identitas religius dalam konteks pendidikan tinggi yang multikultural dan sekuler.

  1. Михайлов Д.А., Тернов Н.М. «Светская религия»: ислам... doi.org/10.31249/poln/2020.04.12uI i a AA y u AACAa AAaA A doi 10 31249 poln 2020 04 12
  2. Some Common Patterns of Islamic Revival in Post-Soviet Central Asia and Challenges to Develop Human Rights... mdpi.com/2077-1444/11/11/548Some Common Patterns of Islamic Revival in Post Soviet Central Asia and Challenges to Develop Human Rights mdpi 2077 1444 11 11 548
  3. The Research on Islamic-Based Educational Leadership since 1990: An International Review of Empirical... mdpi.com/2077-1444/13/1/42The Research on Islamic Based Educational Leadership since 1990 An International Review of Empirical mdpi 2077 1444 13 1 42
Read online
File size1.08 MB
Pages32
DMCAReport

Related /

ads-block-test