ULUMUNAULUMUNA

UlumunaUlumuna

Pesantren memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan kepribadian santri dan toleransi budaya. Namun, aliran globalisasi melalui media digital dan pengaruh budaya asing menggoyahkan preferensi santri serta mengancam kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi kebijakan lokal dalam pembelajaran halaqah serta mengembangkan toleransi budaya santri. Dengan paradigma interpretif, penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang berfokus pada beberapa pesantren di Benua Etam, Kalimantan Timur. Data diperoleh melalui wawancara dengan informan, termasuk tokoh pesantren, ustadz, dan santri serta observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan pengetahuan lokal dalam kerangka halaqah menjadi faktor utama peningkatan toleransi budaya santri, dengan peningkatan partisipasi sebesar 50,92%. Santri yang mengikuti halaqah berbasis budaya menunjukkan ketertarikuan, pengakuan terhadap tradisi masyarakat, serta kemampuan menjembatani perbedaan budaya tanpa mereduksi prinsip keislaman.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa model halaqah berbasis budaya efektif mempertahankan identitas Islam inklusif di tengah tantangan globalisasi.Santri yang mengikuti halaqah ini meningkatkan toleransi budaya melalui partisipasi aktif dalam tradisi lokal dan penerimaan keragaman.Penelitian juga menemukan bahwa integrasi kearifan lokal dalam halaqah menjadi kunci menjembatani perbedaan budaya tanpa mengorbankan nilai-nilai agama.

Penelitian lanjutan (1) dapat memperluas studi ke daerah lain dengan konteks budaya yang berbeda untuk membandingkan efektivitas model halaqah berbasis lokal, (2) mengevaluasi dampak jangka panjang penerapan model ini terhadap identitas santri di era digitalisasi, dan (3) mengeksplorasi keterkaitan antara pendidikan karakter berbasis lokal dengan peningkatan keterampilan sosial dalam masyarakat multietnis. Penelitian ini juga dapat mengkaji penggunaan teknologi berbasis lokal sebagai alat pendamping halaqah untuk mempertahankan relevansi pesantren di tengah perubahan global.

  1. Conservation of agriculture land based on local wisdom in Serang Village Purbalingga Regency | Jurnal... journal.ipb.ac.id/index.php/jpsl/article/view/33840Conservation of agriculture land based on local wisdom in Serang Village Purbalingga Regency Jurnal journal ipb ac index php jpsl article view 33840
  2. Dynamics of Thought in the Fiqh of Civilization Halaqah at Pesantren Affiliated with Nahdlatul Ulama... doi.org/10.18326/ijtihad.v24i1.71-95Dynamics of Thought in the Fiqh of Civilization Halaqah at Pesantren Affiliated with Nahdlatul Ulama doi 10 18326 ijtihad v24i1 71 95
  3. Women’s Roles in Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn and Method of Teaching it at Pesantrens in... doi.org/10.14421/ajis.2021.591.163-190WomenAos Roles in IuyAAo AoUlm al Dn and Method of Teaching it at Pesantrens in doi 10 14421 ajis 2021 591 163 190
  4. Youth religious moderation model and tolerance strengthening through intellectual humility | Pajarianto... doi.org/10.4102/hts.v79i1.8196Youth religious moderation model and tolerance strengthening through intellectual humility Pajarianto doi 10 4102 hts v79i1 8196
  5. 0. pdf obj endobj extgstate font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs... doi.org/10.29333/iji.2022.15225a0 pdf obj endobj extgstate font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs doi 10 29333 iji 2022 15225a
Read online
File size958.24 KB
Pages33
DMCAReport

Related /

ads-block-test