UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islamat-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan IslamPenelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara sains dan Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembelajaran abad ke-21 sebagai upaya strategis melawan gagasan dikotomi ilmu. Temuan menunjukkan bahwa dikotomi ilmu berpotensi menciptakan fragmentasi pengetahuan, menghambat pemahaman holistik terhadap realitas, serta melemahkan peran agama dalam menjawab tantangan kontemporer. Padahal, memahami ayat-ayat Allah (ayat kauniyah) memerlukan penguasaan ilmu sains, sebagaimana tercermin dalam eksplorasi alam semesta yang menjadi bagian dari ibadah intelektual. Untuk mengatasi hal ini, universitas perlu mengintegrasikan paradigma unity of sciences melalui pengembangan kurikulum PAI yang holistik dan integratif, yang menyatukan dimensi kognitif, afektif, psikomotorik, dan spiritual, serta mengadopsi empat pilar pembelajaran abad ke-21: berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi.
Berdasarkan temuan penelitian, dikotomi ilmu terbukti berpotensi menimbulkan fragmentasi pengetahuan, menghambat pemahaman holistik terhadap realitas, serta melemahkan peran agama dalam merespons tantangan kontemporer.Padahal, eksplorasi ayat-ayat kauniyah sebagai bagian dari ibadah intelektual menuntut penguasaan ilmu sains yang menyatu dengan nilai-nilai keimanan.Untuk mengatasi persoalan tersebut, diperlukan integrasi paradigma unity of sciences dalam pendidikan, khususnya melalui pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang holistik dan integratif—menggabungkan dimensi kognitif, afektif, psikomotorik, dan spiritual—serta mengadopsi empat pilar pembelajaran abad ke-21.Implementasi kurikulum semacam ini mensyaratkan peningkatan kompetensi dosen dan guru melalui pelatihan pedagogi holistik serta kemampuan mendesain pembelajaran yang proyek-based, kontekstual, dan reflektif, sehingga nilai-nilai Islam tidak hanya dipahami secara teoretis, tetapi juga diaktualisasikan dalam praktik keilmuan dan sains.Integrasi antara PAI dan sains bukanlah sekadar pendekatan metodologis, melainkan bersifat epistemologis, sebagaimana tercermin dalam model-model pengembangan keilmuan di berbagai UIN seperti Unity of Sciences (UIN Walisongo), Pohon Ilmu (UIN Maliki Malang), dan Jaring Laba-laba Ilmu (UIN Sunan Kalijaga).Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkuat kerangka integrasi ilmu yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini sekaligus meneguhkan identitas keilmuan Islam yang utuh dan berkelanjutan.
Untuk mengatasi dikotomi ilmu dan memperkuat integrasi sains dan pendidikan Islam, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan pengembangan kurikulum PAI yang holistik dan integratif, dengan fokus pada empat pilar pembelajaran abad ke-21: berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Kurikulum ini dapat dirancang untuk mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, psikomotorik, dan spiritual, serta mengadopsi pendekatan berbasis proyek, kontekstual, dan reflektif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi model-model pengembangan keilmuan di berbagai UIN, seperti Unity of Sciences, Pohon Ilmu, dan Jaring Laba-laba Ilmu, untuk memahami bagaimana integrasi sains dan agama dapat diterapkan secara efektif dalam pendidikan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat kerangka integrasi ilmu yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini dan meneguhkan identitas keilmuan Islam yang utuh dan berkelanjutan.
- Sinergi Ilmu dan Pengintegrasiannya Dengan Nilai Ajaran Islam Dalam Pendidikan | Tarbiya Islamica. sinergi... journal.iaisambas.ac.id/index.php/TarbiyaIslamica/article/view/2270Sinergi Ilmu dan Pengintegrasiannya Dengan Nilai Ajaran Islam Dalam Pendidikan Tarbiya Islamica sinergi journal iaisambas ac index php TarbiyaIslamica article view 2270
- Tipologi Integrasi Ilmu Agama dalam Pemikiran Islam Kontemporer | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan.... doi.org/10.54371/jiip.v5i1.398Tipologi Integrasi Ilmu Agama dalam Pemikiran Islam Kontemporer JIIP Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan doi 10 54371 jiip v5i1 398
| File size | 330.02 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDANRESOURCECENTERMEDANRESOURCECENTER Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasan Asari memandang ilmu sebagai pengetahuan yang divalidasi, berakar pada wahyu dan penyelidikan rasional. Ontologis,Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasan Asari memandang ilmu sebagai pengetahuan yang divalidasi, berakar pada wahyu dan penyelidikan rasional. Ontologis,
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian menggunakan metode kajian pustaka yang bersumber dari buku, jurnal, dan artikel terkait deep learning, teknologi pendidikan, serta pendidikanPenelitian menggunakan metode kajian pustaka yang bersumber dari buku, jurnal, dan artikel terkait deep learning, teknologi pendidikan, serta pendidikan
AFEKSIAFEKSI Namun demikian, kelas yang menggunakan model Jigsaw memiliki rata-rata hasil belajar lebih tinggi (76,66) dibandingkan kelas Inkuiri (68,5), yang menunjukkanNamun demikian, kelas yang menggunakan model Jigsaw memiliki rata-rata hasil belajar lebih tinggi (76,66) dibandingkan kelas Inkuiri (68,5), yang menunjukkan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian orang tua berada pada kategori tinggi sebesar 60,07%, minat belajar siswa berada pada kategori sedang sebesarHasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian orang tua berada pada kategori tinggi sebesar 60,07%, minat belajar siswa berada pada kategori sedang sebesar
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Artikel ini mengkaji desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis nilai-nilai demokrasi dan multikultural yang dapat menjadi jawaban atasArtikel ini mengkaji desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis nilai-nilai demokrasi dan multikultural yang dapat menjadi jawaban atas
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Phubbing merupakan fenomena sosial yang muncul bersamaan dengan kemajuan teknologi kominikasi dan juga masifnya penggunaan media sosial yang kian marakPhubbing merupakan fenomena sosial yang muncul bersamaan dengan kemajuan teknologi kominikasi dan juga masifnya penggunaan media sosial yang kian marak
UMSUUMSU Tujuannya adalah menganalisis bagaimana strategi scaffolding membantu siswa sekolah dasar memahami ajaran Islam melalui interaksi sosial dan pembelajaranTujuannya adalah menganalisis bagaimana strategi scaffolding membantu siswa sekolah dasar memahami ajaran Islam melalui interaksi sosial dan pembelajaran
MEDANRESOURCECENTERMEDANRESOURCECENTER Terdapat berbagai sifat yang wajib bagi Allah, seperti wujud, qidam (tidak berpermulaan), baqo (tidak ada akhir), mukholafah lil hawadits (berbeda denganTerdapat berbagai sifat yang wajib bagi Allah, seperti wujud, qidam (tidak berpermulaan), baqo (tidak ada akhir), mukholafah lil hawadits (berbeda dengan
Useful /
MEDANRESOURCECENTERMEDANRESOURCECENTER Metode kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi diinterpretasi menggunakan model Miles‑Huberman. Hasil menunjukkan kolaborasiMetode kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi diinterpretasi menggunakan model Miles‑Huberman. Hasil menunjukkan kolaborasi
KAMPUSMELAYUKAMPUSMELAYU Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman advokat mengenai hak imunitas mereka masih terbatas. Banyak advokat yang belum mengetahui secara detail mengenaiHasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman advokat mengenai hak imunitas mereka masih terbatas. Banyak advokat yang belum mengetahui secara detail mengenai
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Penelitian ini bertujuan mengetahui permasalahan dan solusi dalam penyampaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di TK Bhinneka II Nogosari. MetodePenelitian ini bertujuan mengetahui permasalahan dan solusi dalam penyampaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di TK Bhinneka II Nogosari. Metode
MEDANRESOURCECENTERMEDANRESOURCECENTER Majelis Nururrahmah, didirikan pada tahun 2017, adalah organisasi keagamaan yang dipimpin oleh Syarifah Salwa Al‑Attas. Setelah menyelesaikan pendidikannyaMajelis Nururrahmah, didirikan pada tahun 2017, adalah organisasi keagamaan yang dipimpin oleh Syarifah Salwa Al‑Attas. Setelah menyelesaikan pendidikannya