AFEKSIAFEKSI
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanRendahnya keterlibatan peserta didik dalam berbagai aktivitas pembelajaran menjadi kendal yang perlu diselesaikan. Salah satu elemen yang berkontribusi terhadap minimnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar adalah metode penyampaian materi oleh guru, khususnya ketika menggunakan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksperimen menggunakan model pembelajaran jigsaw. Tujuannya untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan yang berarti dalam pencapaian hasil belajar siswa ketika membandingkan penerapan model jigsaw dengan model inkuiri pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Plus Salsabila. Jenis penelitian yang dipilih adalah eksperimen semu, yang termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif. Secara keseluruhan, populasi dan sampel penelitian ini mencakup 19 subjek, di mana teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data melibatkan penggunaan soal-soal yang telah teruji keakuratan dan validitasnya.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan secara statistik antara siswa yang diajar menggunakan model Jigsaw dan siswa yang diajar menggunakan model Inkuiri (t_hitung = 1,464 < t_tabel = 1,739.Namun demikian, kelas yang menggunakan model Jigsaw memiliki rata-rata hasil belajar lebih tinggi (76,66) dibandingkan kelas Inkuiri (68,5), yang menunjukkan kecenderungan positif terhadap peningkatan capaian belajar dan partisipasi siswa.Dengan demikian, model Jigsaw dapat dipertimbangkan sebagai strategi pembelajaran alternatif yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa pada mata pelajaran PAI, terutama bila diintegrasikan dengan pendekatan inkuiri untuk memperkuat kemampuan reflektif siswa.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak sampel dan durasi intervensi yang lebih panjang. Hal ini akan membantu mengidentifikasi efek jangka panjang dari kedua model pembelajaran ini. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek tertentu seperti motivasi belajar, keterampilan sosial, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, dapat dieksplorasi lebih dalam bagaimana kedua model pembelajaran ini dapat saling melengkapi dan meningkatkan hasil belajar secara holistik. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana model Jigsaw dan Inkuiri dapat diintegrasikan secara efektif dalam pembelajaran PAI, khususnya dalam mengembangkan pemahaman nilai, sikap reflektif, dan keterampilan sosial keagamaan.
| File size | 251.79 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI Partisipan terdiri dari 15–20 mahasiswa program bisnis dan komunikasi profesional yang telah menyelesaikan kursus ESP. Data dikumpulkan melalui wawancaraPartisipan terdiri dari 15–20 mahasiswa program bisnis dan komunikasi profesional yang telah menyelesaikan kursus ESP. Data dikumpulkan melalui wawancara
AFEKSIAFEKSI Motivasi belajar meningkat dari 60% pada pra-siklus menjadi 73,8% pada siklus I dan 88,6% pada siklus II, sementara aktivitas belajar naik dari 60% menjadiMotivasi belajar meningkat dari 60% pada pra-siklus menjadi 73,8% pada siklus I dan 88,6% pada siklus II, sementara aktivitas belajar naik dari 60% menjadi
AFEKSIAFEKSI Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi,Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi,
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai fokus tersebut. PengumpulanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai fokus tersebut. Pengumpulan
AFEKSIAFEKSI Produk yang dikembangkan memadukan teks, gambar, animasi, suara, serta kuis interaktif berbentuk puzzle drag and drop dan adventure sehingga mampu menarikProduk yang dikembangkan memadukan teks, gambar, animasi, suara, serta kuis interaktif berbentuk puzzle drag and drop dan adventure sehingga mampu menarik
AFEKSIAFEKSI Temuan ini memperkuat asumsi bahwa alokasi waktu belajar di luar pembelajaran formal sangat berperan dalam meningkatkan pemahaman, ketepatan makhraj, kelancaran,Temuan ini memperkuat asumsi bahwa alokasi waktu belajar di luar pembelajaran formal sangat berperan dalam meningkatkan pemahaman, ketepatan makhraj, kelancaran,
AFEKSIAFEKSI Rendahnya capaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika di SMA Negeri 1 Batipuh, dimana hasil observasi menunjukkan sebagian besar nilaiRendahnya capaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika di SMA Negeri 1 Batipuh, dimana hasil observasi menunjukkan sebagian besar nilai
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini merekomendasikan integrasi teknologi AI ke dalam kurikulum sekolah dasar sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan siswa menghadapiPenelitian ini merekomendasikan integrasi teknologi AI ke dalam kurikulum sekolah dasar sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan siswa menghadapi
Useful /
AFEKSIAFEKSI Meskipun demikian, implementasi moderasi beragama di sekolah menghadapi tantangan internal seperti pembelajaran yang masih bersifat teoretis dan resistensiMeskipun demikian, implementasi moderasi beragama di sekolah menghadapi tantangan internal seperti pembelajaran yang masih bersifat teoretis dan resistensi
AFEKSIAFEKSI Pengolahan data dilakukan melalui pengujian statistik Independent Sample T-Test dengan dukungan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengindikasikanPengolahan data dilakukan melalui pengujian statistik Independent Sample T-Test dengan dukungan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengindikasikan
AFEKSIAFEKSI Ketepatan media pembelajaran yang digunakan dengan kebutuhan peserta didik mampu menghasilkan proses pembelajaran yang bermakna, salah satunya mendapatkanKetepatan media pembelajaran yang digunakan dengan kebutuhan peserta didik mampu menghasilkan proses pembelajaran yang bermakna, salah satunya mendapatkan
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PJOK menerapkan strategi berbasis permainan sederhana, bahasa isyarat, alat bantu visual, dan pendekatan individual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PJOK menerapkan strategi berbasis permainan sederhana, bahasa isyarat, alat bantu visual, dan pendekatan individual.