UNZAHUNZAH

At- Ta'lim : Jurnal PendidikanAt- Ta'lim : Jurnal Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas konten media sosial TikTok sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk siswa kelas X di SMK N 1 Batealit. Pertumbuhan pengguna TikTok yang cepat di Indonesia, yang akan mencapai 157,6 juta pada tahun 2024, dan potensinya sebagai alat pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen Pretest-Posttest Control Group Design, melibatkan 32 siswa sebagai kelompok eksperimen (menggunakan TikTok) dan 32 siswa sebagai kelompok kontrol (menggunakan buku teks). Data dikumpulkan melalui tes pemahaman dan dianalisis secara statistik dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji T. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok eksperimen, dengan rata-rata skor posttest sebesar 92,03, jauh lebih tinggi daripada kelompok kontrol (77,34). Selain itu, konsistensi pemahaman siswa pada kelompok eksperimen juga lebih baik, ditunjukkan oleh standar deviasi yang lebih rendah (5,800) dan rentang nilai yang sempit (80-100). Uji hipotesis mengonfirmasi bahwa TikTok secara statistik lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa (Sig. < 0,001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa TikTok dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk Pendidikan Agama Islam, terutama dalam menarik minat dan meningkatkan pemahaman siswa. Implikasi penelitian ini adalah bahwa para pendidik disarankan untuk memanfaatkan platform digital seperti TikTok dengan desain konten yang relevan dan edukatif, agar menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan karakteristik generasi digital.

Berdasarkan hasil analisis data dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil menjawab hipotesis dan tujuan penelitian.Temuan utama menunjukkan bahwa penggunaan konten media sosial TikTok sebagai media pembelajaran secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang Pendidikan Agama Islam (PAI) materi di Kelas X SMK N 1 Batealit dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional menggunakan buku teks.Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata skor posttest yang sangat signifikan pada kelompok eksperimen (dari 77,34 menjadi 92,03), jauh melebihi peningkatan pada kelompok kontrol.Selain itu, pemahaman siswa pada kelompok eksperimen menjadi lebih konsisten dan merata, seperti yang ditunjukkan oleh standar deviasi yang lebih rendah.Jawaban terhadap hipotesis penelitian dengan jelas menunjukkan bahwa Hipotesis Nol (H₀) ditolak dan Hipotesis Alternatif (Hₐ) diterima, dengan nilai signifikansi (Sig.Temuan ini memperkuat argumen bahwa media pembelajaran interaktif yang sesuai dengan preferensi generasi digital dapat memiliki dampak positif pada hasil belajar.Sebagai saran, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis lebih mendalam tentang jenis atau desain konten TikTok yang paling efektif untuk berbagai materi PAI.Selain itu, penelitian masa depan juga dapat mengeksplorasi dampak penggunaan TikTok pada aspek afektif siswa, seperti motivasi dan minat dalam belajar dalam jangka panjang, serta memeriksa efektivitasnya pada tingkat pendidikan yang berbeda atau mata pelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, melakukan analisis mendalam tentang jenis atau desain konten TikTok yang paling efektif untuk berbagai materi Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini dapat mengeksplorasi konten TikTok yang berbeda, seperti video pendek, animasi, atau konten interaktif lainnya, dan menilai efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman siswa. Kedua, meneliti dampak penggunaan TikTok pada aspek afektif siswa, seperti motivasi dan minat dalam belajar dalam jangka panjang. Penelitian ini dapat mengukur bagaimana TikTok dapat mempengaruhi sikap dan minat siswa terhadap mata pelajaran PAI, serta bagaimana hal itu dapat meningkatkan hasil belajar secara keseluruhan. Ketiga, memperluas penelitian ke tingkat pendidikan yang berbeda atau mata pelajaran lain. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah efektivitas TikTok sebagai media pembelajaran juga berlaku pada tingkat pendidikan yang lebih tinggi, seperti perguruan tinggi, atau pada mata pelajaran lain selain PAI. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang potensi TikTok sebagai media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam berbagai konteks pendidikan.

  1. PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA EDUKASI DI ERA GENERASI Z | Jurnal Rekayasa Sistem... doi.org/10.59407/jrsit.v1i4.690PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA EDUKASI DI ERA GENERASI Z Jurnal Rekayasa Sistem doi 10 59407 jrsit v1i4 690
Read online
File size766.27 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test