UNARUNAR
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Anak – anak berusia 5 hingga 6 tahun dikenal sebagai usia preschool dan termasuk dalam usia emas, salah satu aspek perkembangan yang sangat penting untuk dikembangkan pada usia ini adalah kemampuan motorik halus, stimulasi yang dapat diberikan untuk mengembangkan motorik halus adalah dengan terapi bermain plastisin. Studi pendahuluan mengatakan dengan bermain plastisin atau playdough dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis . Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-exsperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak di TK GPID 1 Palu yang berjumlah 23 anak, dengan total sampling. Menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian terhadap 23 responden menunjukan bahwa ada , dengan hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test didapatkan nilai p value 0,01. Ada . Saran bagi TK GPID 1 Palu agar dapat memanfaatkan media bermain plastisin untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK GPID 1 Palu.
Belum terdapat perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK GPID 1 Palu sebelum diberikan terapi bermain plastisin.Terdapat perkembangan motorik halus anak usia preschool di TK GPID 1 Palu setelah diberikan terapi bermain plastisin.
Berdasarkan latar belakang yang menyoroti kurangnya penerapan terapi bermain plastisin di TK GPID 1 Palu, serta hasil penelitian yang menunjukkan pengaruh positifnya terhadap perkembangan motorik halus, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan modul terapi bermain plastisin yang terstruktur dan terukur. Selain itu, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas terapi bermain plastisin dalam jangka panjang terhadap kemampuan motorik halus dan aspek perkembangan lainnya, seperti koordinasi mata-tangan dan kreativitas anak. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi perbedaan pengaruh terapi bermain plastisin pada anak-anak dengan tingkat perkembangan motorik yang berbeda, untuk mengidentifikasi potensi intervensi yang lebih personal dan efektif.
| File size | 160.21 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Pijat endorfin adalah terapi non-obat yang merangsang tubuh untuk melepaskan endorfin. Hormon ini meminimalkan kecemasan dan menciptakan rasa sejahtera.Pijat endorfin adalah terapi non-obat yang merangsang tubuh untuk melepaskan endorfin. Hormon ini meminimalkan kecemasan dan menciptakan rasa sejahtera.
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Hasil utama: Program pemberdayaan ibu hamil didorong oleh kebijakan nasional untuk meningkatkan literasi kesehatan maternal dan menurunkan AKI. ImplementasiHasil utama: Program pemberdayaan ibu hamil didorong oleh kebijakan nasional untuk meningkatkan literasi kesehatan maternal dan menurunkan AKI. Implementasi
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian ekstrak etanol akar putri malu terhadap kerusakan ginjal mencit. Sebanyak 12 ekor mencit dibagiPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian ekstrak etanol akar putri malu terhadap kerusakan ginjal mencit. Sebanyak 12 ekor mencit dibagi
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku caring perawat dan kepuasan pasien rawat inap (p-value = 0,01; r = 0,504) denganUji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku caring perawat dan kepuasan pasien rawat inap (p-value = 0,01; r = 0,504) dengan
UNIBAUNIBA Metode: Penelitian crossectional study menggunakan data rekam medis pasien gastroschisis yang lahir pada periode 1 Januari 2015–31 Desember 2018. AnalisisMetode: Penelitian crossectional study menggunakan data rekam medis pasien gastroschisis yang lahir pada periode 1 Januari 2015–31 Desember 2018. Analisis
Q2LIIQ2LII Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah berbagai artikel dan jurnal ilmiah dari database nasional maupun internasional, yangPenelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menelaah berbagai artikel dan jurnal ilmiah dari database nasional maupun internasional, yang
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Faktor utama yang memengaruhi rendahnya kadar hemoglobin adalah kurangnya asupan gizi yang memadai. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat menyebabkan masalahFaktor utama yang memengaruhi rendahnya kadar hemoglobin adalah kurangnya asupan gizi yang memadai. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat menyebabkan masalah
UKIMUKIM Data rekam medis RSUD Dr. M Haulussy Ambon sebagai rumah sakit rujukan dengan pelayanan PONEK menunjukkan jumlah kematian neonatal pada tahun 2013 sebanyakData rekam medis RSUD Dr. M Haulussy Ambon sebagai rumah sakit rujukan dengan pelayanan PONEK menunjukkan jumlah kematian neonatal pada tahun 2013 sebanyak
Useful /
UNIPASBYUNIPASBY Dari hasil penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan kesehatan seperti edukasi pada remaja putri menggunakan media sehinggaDari hasil penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan kesehatan seperti edukasi pada remaja putri menggunakan media sehingga
UNIPASBYUNIPASBY Dapat disimpulkan bahwa case-based learning video efektif dalam meningkatkan motivasi belajar pada mahasiswa kebidanan. Temuan ini penting untuk mengembangkanDapat disimpulkan bahwa case-based learning video efektif dalam meningkatkan motivasi belajar pada mahasiswa kebidanan. Temuan ini penting untuk mengembangkan
UNIPASBYUNIPASBY Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun masih terdapat proporsi pasangan usia subur yang tetap menggunakan metode keluarga berencana, terjadi penurunanTemuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun masih terdapat proporsi pasangan usia subur yang tetap menggunakan metode keluarga berencana, terjadi penurunan
UNARUNAR Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dari 75 responden memiliki kebiasaan mengkonsumsi kopi rendah sebanyak 58 orang (46. 0%) dan yang memiliki penyakitHasil Penelitian menunjukkan bahwa dari 75 responden memiliki kebiasaan mengkonsumsi kopi rendah sebanyak 58 orang (46. 0%) dan yang memiliki penyakit