UNIBAUNIBA
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamLatar belakang: Asfiksia neonatorum adalah keadaan darurat neonatal karena dapat menyebabkan hipoksia dan kerusakan otak. Risiko tinggi mengalami asfiksia neonatorum dikaitkan dengan ketuban pecah dini (KPD). KPD merupakan kondisi pecahnya selaput ketuban sebelum persalinan yang menyebabkan berkurangnya cairan ketuban, sehingga terjadi penyempitan tali pusat dan hambatan aliran darah yang membawa oksigen dari ibu ke bayi, yang pada akhirnya dapat menyebabkan asfiksia neonatorum atau hipoksia pada janin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum di Rumah Sakit BK Batam periode 1 Januari–31 Desember 2021. Metode: Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah neonatus lahir hidup yang tercatat dalam rekam medis di Rumah Sakit BK Batam. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel 165. Analisis data dilakukan dengan distribusi frekuensi dan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum di Rumah Sakit BK Batam selama periode tersebut.
Terdapat hubungan yang signifikan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam periode 1 Januari hingga 31 Desember 2021.Analisis statistik menunjukkan nilai p = 0,000 < 0,05 dan koefisien kekuatan hubungan sebesar 0,51, yang mengindikasikan hubungan yang kuat.Penelitian ini mendukung penolakan hipotesis nol, sehingga dapat disimpulkan bahwa ketuban pecah dini berperan signifikan dalam peningkatan risiko asfiksia neonatorum.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan pendekatan kohort untuk meneliti arah hubungan dan dampak temporal antara ketuban pecah dini dan kejadian asfiksia neonatorum, agar dapat dilihat secara pasti apakah KPD benar-benar mendahului dan menyebabkan asfiksia. Kedua, diperlukan studi yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang memperberat hubungan antara KPD dan asfiksia neonatorum, seperti usia ibu, infeksi intrauterin, atau durasi pecah ketuban sebelum persalinan, agar intervensi dapat dirancang lebih tepat sasaran. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian lintas wilayah untuk membandingkan pola hubungan antara KPD dan asfiksia neonatorum di rumah sakit berbeda, terutama antara daerah perkotaan dan pedesaan, untuk melihat pengaruh konteks pelayanan kesehatan dan akses terhadap fasilitas obstetri terhadap hasil neonatal, sehingga temuan dari satu lokasi dapat dikonfirmasi dan digeneralisasi dengan lebih baik.
| File size | 315.37 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Hiperglikemia merupakan faktor risiko tinea korporis pada pasien diabetes (terutama diabetes melitus tipe 2), sehingga kontrol glikemik sangat berperanHiperglikemia merupakan faktor risiko tinea korporis pada pasien diabetes (terutama diabetes melitus tipe 2), sehingga kontrol glikemik sangat berperan
UNIBAUNIBA Sindrom koroner akut merupakan kumpulan gejala klinik yang ditandai dengan nyeri dada dan gejala lain yang disebabkan oleh penurunan aliran darah ke jantung,Sindrom koroner akut merupakan kumpulan gejala klinik yang ditandai dengan nyeri dada dan gejala lain yang disebabkan oleh penurunan aliran darah ke jantung,
UNIBAUNIBA Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan adanya hubungan yang bermakna antara mengkonsumsi energy drink dengan kejadian hipertensiSimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan adanya hubungan yang bermakna antara mengkonsumsi energy drink dengan kejadian hipertensi
UNHASAUNHASA Hasil pengujian menunjukkan bahwa rerata kadar hemoglobin diperoleh sebesar 49,02±5,51 gram/unit, telah melebihi standar minimal hemoglobin yaitu 45 gram/unit.Hasil pengujian menunjukkan bahwa rerata kadar hemoglobin diperoleh sebesar 49,02±5,51 gram/unit, telah melebihi standar minimal hemoglobin yaitu 45 gram/unit.
UNHASAUNHASA Saiful Anwar Malang. Desain analitik korelasional dengan desain cohort. Responden sejumlah 44 pasien yang dipilih menggunakan non-probability samplingSaiful Anwar Malang. Desain analitik korelasional dengan desain cohort. Responden sejumlah 44 pasien yang dipilih menggunakan non-probability sampling
UNHASAUNHASA Desain penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. menggunakan uji Spearman Rank. Sampel berjumlah 105 orang menggunakanDesain penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. menggunakan uji Spearman Rank. Sampel berjumlah 105 orang menggunakan
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif analitik retrospektif, sampel 81 bayi dengan simple random sampling. Hasil: Tidak ada hubungan bermakna antaraMetode: Penelitian kuantitatif deskriptif analitik retrospektif, sampel 81 bayi dengan simple random sampling. Hasil: Tidak ada hubungan bermakna antara
UNIBAUNIBA Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Stroke Iskemik. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling dengan 60 kasus dan 60 control.Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Stroke Iskemik. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling dengan 60 kasus dan 60 control.
Useful /
AHMADDAHLANAHMADDAHLAN Implementasi kode etik profesi yang menekankan integritas, objektivitas, kompetensi, dan independensi terbukti secara konseptual mampu memperkuat skeptisismeImplementasi kode etik profesi yang menekankan integritas, objektivitas, kompetensi, dan independensi terbukti secara konseptual mampu memperkuat skeptisisme
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Strategi yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut dengan melakukan deteksi dini kegawatan pasien. Pengenalan deteksi dini tanda dan gejalaStrategi yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut dengan melakukan deteksi dini kegawatan pasien. Pengenalan deteksi dini tanda dan gejala
UNIBAUNIBA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menderita diabetes dengan derajat sindroma mata kering pada penderita diabetes melitus tipePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menderita diabetes dengan derajat sindroma mata kering pada penderita diabetes melitus tipe
UNIBAUNIBA Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pegawai di PT. X KabupatenMetode: Metode penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pegawai di PT. X Kabupaten