JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 29 November 2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara dengan wawancara terhadap 10 ibu bayi diketahui bahwa 5 (50%) ibu mengatakan bahwa kesibukan suaminya mencari nafkah setiap hari dari pagi hingga sore hari. 3 (30%) ibu mengatakan bahwa ibu kurang mengerti tentang manfaat ASI bagi bayi dan ibu, sehingga ibu hanya memberi ASI ketika ibu ingin. 2 (20%) ibu mengatakan suami masih menganggap sepele dan menyusui hanya antara ibu dan anak. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada ibu menyusui 7-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel sebanyak 50 responden. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Uji statistik menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mempunyai pengetahuan tinggi tentang ASI eksklusif yaitu sebanyak 66%, sebagian besar responden mendapat dukungan keluarga dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif yaitu sebanyak 70% dan sebagian besar responden berhasil dalam pemberian ASI eksklusif yaitu sebanyak 76%. Hasil analisa data dengan uji regresi logistik pengetahuan responden diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,025 < α = 0,05. Sedangkan dukungan keluarga nilai signifikansinya sebesar 0,005 < α = 0,05. Ada pengaruh pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada ibu menyusui 7-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sehati Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara.

Sebagian besar ibu menyusui 7-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sehati memiliki pengetahuan tinggi tentang ASI eksklusif sebesar 66%, dan sebagian besar juga mendapatkan dukungan keluarga sebesar 70%.Keberhasilan pemberian ASI eksklusif terjadi pada 76% responden.Terdapat pengaruh signifikan antara pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI eksklusif berdasarkan hasil uji regresi logistik dengan nilai signifikansi masing-masing 0,025 dan 0,005.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh keterlibatan langsung ayah dalam aktivitas menyusui, seperti mengatur jadwal kerja atau memberikan dukungan emosional, terhadap keberhasilan ASI eksklusif, mengingat dalam penelitian ini diketahui bahwa kesibukan ayah menjadi hambatan utama. Kedua, perlu dikembangkan penelitian tentang efektivitas program edukasi berbasis komunitas yang melibatkan keluarga inti dan keluarga besar untuk meningkatkan pemahaman kolektif tentang manfaat ASI eksklusif, karena penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang rendah dan dukungan yang minim menjadi faktor penghambat, terutama dari persepsi keluarga yang menganggap menyusui hanya urusan ibu. Ketiga, perlu dilakukan studi lanjutan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain di luar pengetahuan dan dukungan keluarga—seperti kondisi psikologis ibu, beban kerja rumah tangga, atau akses terhadap layanan kesehatan—yang mungkin memengaruhi keberhasilan ASI eksklusif, mengingat ada sebagian ibu dengan pengetahuan tinggi yang tetap gagal memberikan ASI eksklusif. Penelitian-penelitian ini dapat dirancang secara longitudinal untuk melihat perkembangan dari waktu ke waktu, sehingga hasilnya lebih mendalam dan dapat digunakan untuk merancang intervensi yang lebih holistik dan berkelanjutan di tingkat keluarga maupun kebijakan kesehatan lokal.

  1. Analisis Pengetahuan dan dukungan Keluarga terhadap keberhasilan ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui 7 -... doi.org/10.30994/jqwh.v5i1.92Analisis Pengetahuan dan dukungan Keluarga terhadap keberhasilan ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui 7 doi 10 30994 jqwh v5i1 92
Read online
File size136.22 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test