ATIDEWANTARAATIDEWANTARA

SINGKERRUSINGKERRU

Busy Book merupakan media pembelajaran anak usia dini yang terbuat dari bahan flanel, yang dibentuk sesuai pola yang diinginkan dengan warna-warna yang cerah. Sosialisasi dan pelatihan pembuatan Busy Book dilakukan di TK TA 03 Jerukwangi dukuh Seminding desa Jerukwangi RT 01 RW 10. Alasan dilakukan pembuatan Busy Book karena kegiatan pembelajaran yang dilakukan masih belum sesuai dengan karakteristik pendidikan anak usia dini karena terbatasnya SDM guru, dari fasilitas permainan anak dan kurangnya media pembelajaran yang menarik antusias anak, sampai saat ini pembelajaran yang masih berpusat dari majalah. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah: pertama, Pemberian pengetahuan dan wawasan tentang pentingnya media dan penerapannya dalam proses belajar mengajar. Pemberian wawasan tentang media pembelajaran yang sesuai. Pemberian materi disampaikan oleh dosen pengampu media pembelajaran. Kedua, pengenalan Busy Book sebagai media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kelas, dan yang terakhir pelatihan pembuatan Busy Book beserta penentuan langkah-langkah pembelajaran dalam kelas yang dilakukan oleh seluruh tim pengabdi dan guru-guru. Hasil dari pengabdian ini merujuk pada indikator keberhasilan kegiatan yaitu peserta paham dan mengerti apa itu media pembelajaran, pentingnya media pembelajaran apa itu Busy Book serta apa manfaatnya sebagai media pembelajaran, peserta mampu membuat Busy Book, dan peserta mampu menjelaskan langkah penggunaan Busy Book yang telah dibuatnya.

Pelatihan pembuatan media Busy Book bagi guru TK TA 03 Jerukwangi telah terlaksana dengan baik karena semua peserta mengikuti setiap sesi kegiatan dengan aktif serta antusias.Kegiatan ini berhasil mencapai tujuan yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran edukatif dengan sumber daya terbatas.Guru dan wali murid mampu membuat Busy Book dan mengintegrasikannya dalam pembelajaran yang lebih bervariatif serta menyenangkan.

Pertama, perlu diteliti efektivitas Busy Book dalam meningkatkan aspek perkembangan kognitif dan motorik halus anak usia dini secara lebih sistematis melalui penelitian eksperimen dengan desain pretest-posttest di lebih banyak lembaga pendidikan TK. Kedua, sebaiknya dikembangkan model Busy Book tematik berbasis budaya lokal yang relevan dengan lingkungan anak, seperti tema pertanian atau kerajinan tangan, untuk mengeksplorasi pengaruhnya terhadap pemahaman konsep budaya dan minat belajar anak. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang kemandirian guru dalam membuat dan memanfaatkan Busy Book setelah masa pendampingan selesai, termasuk faktor pendukung dan penghambatnya, agar dapat dirancang pelatihan berkelanjutan yang lebih efektif dan berkelanjutan berbasis kebutuhan riil guru di lapangan.

Read online
File size299.35 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test