OJSOJS
Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan MultidisiplinerPra-menulis adalah tahap penting dalam mempersiapkan anak usia dini untuk menulis. Stimulasi motorik halus sejak dini sangat penting sebagai fondasi kesiapan menulis dan aktivitas harian anak. Pasir kinetik merupakan media efektif untuk meningkatkan kemampuan tersebut karena menarik, menyenangkan, dan membantu melatih koordinasi tangan serta jari agar lebih lentur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kegiatan pra-menulis menggunakan pasir kinetik terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di PAUD Cikal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan pra-menulis dengan pasir kinetik memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak. Dapat disimpulkan bahwa pasir kinetik merupakan media yang efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan anak di kelas A PAUD Cikal, sekaligus membuat proses pembelajaran menulis lebih menyenangkan bagi anak.
Kegiatan pra menulis menggunakan pasir kinetik terbukti berpengaruh positif terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di PAUD Cikal.Observasi selama lima hari menunjukkan peningkatan signifikan, dari sebagian besar anak berada pada kategori belum berkembang menjadi seluruh anak mencapai kategori berkembang sangat baik.Dengan demikian, penggunaan pasir kinetik sebagai media pembelajaran efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus dan kesiapan menulis anak usia dini.
Pertama, perlu diteliti efektivitas pasir kinetik dibandingkan dengan media lain seperti tanah liat atau pasir biasa dalam pengaruhnya terhadap motorik halus anak, untuk melihat apakah keunikan tekstur pasir kinetik memberikan manfaat tambahan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan pasir kinetik terhadap kemampuan menulis anak setelah mereka memasuki jenjang sekolah dasar, apakah stimulasi awal ini tetap berdampak pada keterampilan akademik selanjutnya. Ketiga, sebaiknya dikaji penerapan kegiatan pasir kinetik dalam konteks inklusif, terutama bagi anak dengan kesulitan motorik atau disabilitas ringan, untuk mengetahui adaptabilitas dan manfaat media ini bagi kelompok anak yang membutuhkan intervensi khusus. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan variasi usia, lingkungan berbeda, dan kombinasi dengan pendekatan kurikulum lain agar hasilnya lebih komprehensif dan bisa diterapkan lebih luas. Selain itu, perlu kajian tentang keterlibatan orang tua dalam kegiatan pasir kinetik di rumah, bagaimana konsistensi stimulasi di rumah dan sekolah memengaruhi hasil perkembangan anak secara keseluruhan. Semua saran ini bertujuan untuk memperkuat bukti manfaat pasir kinetik sekaligus memperluas cakupan aplikasinya dalam pendidikan anak usia dini.
| File size | 427.95 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISLAUNISLA Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan melibatkanPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan melibatkan
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh Reward & Punishment terhadap hasil belajar siswa kelas X Fase E pada pembelajaran ekonomi di SMAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh Reward & Punishment terhadap hasil belajar siswa kelas X Fase E pada pembelajaran ekonomi di SMA
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 5,408 yang lebih besar daripada t tabel sebesar 1,661 serta nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecilHal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 5,408 yang lebih besar daripada t tabel sebesar 1,661 serta nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria kelas yang tingkat ketidak tuntasannya > 50%. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penerapanPengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria kelas yang tingkat ketidak tuntasannya > 50%. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penerapan
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh persepsi siswa mengenai kurikulum merdeka (X1) dan keterampilan berfikir kritis (X2) terhadap hasil belajarBerdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh persepsi siswa mengenai kurikulum merdeka (X1) dan keterampilan berfikir kritis (X2) terhadap hasil belajar
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kelas tidak hanya berfungsi untuk menjaga ketertiban dan disiplin, tetapi juga sebagai sarana penting untukPenelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kelas tidak hanya berfungsi untuk menjaga ketertiban dan disiplin, tetapi juga sebagai sarana penting untuk
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi okupasi menggunting selama 12 pertemuan meningkatkan perkembangan motorik halus pada lima anak autis di SLBN Pembina,Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi okupasi menggunting selama 12 pertemuan meningkatkan perkembangan motorik halus pada lima anak autis di SLBN Pembina,
UMSBUMSB Penyuluhan pengaturan pola makan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap stunting dengan nilai mean 17,30. Diharapkan Puskesmas dapat menerapkanPenyuluhan pengaturan pola makan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap stunting dengan nilai mean 17,30. Diharapkan Puskesmas dapat menerapkan
Useful /
USKUSK Subjek penelitian sebanyak 100 orang berusia 15-50 tahun dengan kriteria inklusi mengalami kehilangan gigi sebagian, kooperatif dan mengkonsumsi obat antipsikotikSubjek penelitian sebanyak 100 orang berusia 15-50 tahun dengan kriteria inklusi mengalami kehilangan gigi sebagian, kooperatif dan mengkonsumsi obat antipsikotik
USKUSK Penelitian cross-sectional menggunakan data sekunder dari Riskesdas 2018 pada usia remaja 15-19 tahun mengenai variabel karakteristik sosiodemografi, faktorPenelitian cross-sectional menggunakan data sekunder dari Riskesdas 2018 pada usia remaja 15-19 tahun mengenai variabel karakteristik sosiodemografi, faktor
USKUSK Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengetahuan dan sikap mahasiswa profesi dokter gigi dalam mengenali infeksi virus. Penelitian dilakukan secara crossPenelitian ini bertujuan untuk menilai pengetahuan dan sikap mahasiswa profesi dokter gigi dalam mengenali infeksi virus. Penelitian dilakukan secara cross
UMSBUMSB Studi ini menemukan bahwa sebagian besar (60,0%) pasien menyatakan puas dengan pelayanan yang diberikan. Namun, hampir separuh (45,0%) dari pemulihan pelayananStudi ini menemukan bahwa sebagian besar (60,0%) pasien menyatakan puas dengan pelayanan yang diberikan. Namun, hampir separuh (45,0%) dari pemulihan pelayanan