KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING

JURNAL ARMADA PENDIDIKANJURNAL ARMADA PENDIDIKAN

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi siswa terhadap Kurikulum Merdeka dan keterampilan berpikir kritis, baik secara parsial maupun simultan, terhadap hasil belajar ekonomi siswa Fase E di SMA Negeri 8 Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Populasi berjumlah 348 siswa, dengan sampel 186 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin melalui teknik random sampling. Data persepsi Kurikulum Merdeka dan berpikir kritis dikumpulkan melalui kuesioner, sedangkan hasil belajar diperoleh melalui dokumentasi. Instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dilakukan uji prasyarat meliputi normalitas, heteroskedastisitas, homogenitas, multikolinearitas, dan linearitas. Analisis lanjutan mencakup regresi linear berganda, uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan persepsi siswa terhadap Kurikulum Merdeka berpengaruh negatif dan signifikan terhadap hasil belajar ekonomi (t = -12,295; p = 0,000 < 0,05), yang diinterpretasikan bahwa persepsi yang rendah dapat diikuti hasil belajar tinggi karena meningkatnya usaha belajar mandiri. Keterampilan berpikir kritis berpengaruh positif dan signifikan (t = 3,126; p = 0,002 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (F = 75,582; p = 0,000 < 0,05). Nilai R² sebesar 0,452 menunjukkan 45,2% variasi hasil belajar ekonomi dijelaskan oleh kedua variabel, sedangkan 54,8% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian.

Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh persepsi siswa mengenai kurikulum merdeka (X1) dan keterampilan berfikir kritis (X2) terhadap hasil belajar ekonomi siswa fase E di SMA Negeri 8 Padang maka dapat disimpulkan.Persepsi siswa mengenai Kurikulum Merdeka berpengaruh negatif namun signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa Fase E di SMA Negeri 8 Padang.Hasil analisis menunjukkan nilai t-hitung sebesar -12,295 < t-tabel 1,973 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.Nilai koefisien regresi menunjukkan pengaruh negatif, artinya semakin rendah persepsi siswa terhadap kurikulum merdeka, hasil belajar ekonomi mereka justru cenderung meningkat.Hal ini terjadi karena siswa tetap berupaya belajar secara mandiri meskipun merasa kurang nyaman dengan sistem kurikulum merdeka, sehingga tetap memperoleh hasil belajar yang baik.Keterampilan berpikir kritis berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa Fase E di SMA Negeri 8 Padang.Hal ini dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 3,126 > t-tabel 1,973 dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05.Semakin tinggi keterampilan berpikir kritis yang dimiliki siswa, semakin tinggi pula hasil belajar ekonomi mereka.Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis membantu siswa dalam memahami materi, menganalisis soal, dan mengaitkan teori ekonomi dengan kehidupan sehari-hari.Persepsi siswa mengenai Kurikulum Merdeka dan keterampilan berpikir kritis secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa Fase E di SMA Negeri 8 Padang.Hal ini ditunjukkan dengan perolehan nilai F-hitung sebesar 75,582 > F-tabel 3,05 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.Hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi 0,000 yang berarti kedua variabel secara bersama-sama dapat menjelaskan variasi pada hasil belajar ekonomi siswa sebesar 45,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini.Hal ini menunjukkan pentingnya keterampilan berpikir kritis untuk membantu siswa dalam menghadapi tantangan kurikulum merdeka dalam upaya meningkatkan hasil belajar ekonomi.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: 1. Mengkaji lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi siswa terhadap Kurikulum Merdeka, seperti pengalaman belajar sebelumnya, dukungan guru dan sekolah, serta lingkungan belajar. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami perspektif siswa secara mendalam. 2. Menganalisis dampak jangka panjang dari Kurikulum Merdeka terhadap hasil belajar siswa, termasuk bagaimana keterampilan berpikir kritis yang dikembangkan dalam kurikulum ini dapat diterapkan dalam berbagai mata pelajaran dan konteks belajar. Penelitian ini dapat menggunakan desain longitudinal untuk mengamati perkembangan siswa selama beberapa tahun. 3. Meneliti strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini dapat fokus pada metode pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berbasis proyek yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan kemampuan berpikir kritis mereka. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi persepsi siswa, dampak jangka panjang kurikulum, dan strategi pembelajaran yang efektif, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa dalam Kurikulum Merdeka.

Read online
File size426.8 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test