POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA
Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaKebersihan gigi dan mulut yang baik dapat diwujudkan melalui pengetahuan dan perilaku yang baik dan benar dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Pengetahuan adalah faktor yang membentuk perilaku seseorang. Pengetahuan yang kurang akan mengakibatkan perilaku dan sikap yang buruk terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Seperti kita ketahui, saat ini tengah terjadi pandemi Coronavirus Disease (COVID-19). Tindakan perawatan gigi tidak luput dari sasaran karena penularannya dapat melalui pelepasan aerosol (dari penggunaan bur, alat ultrasonik, water/air syringe) dan percikan (droplet) air liur ataupun darah dari rongga mulut pasien. Selain itu, resiko infeksi silang juga dapat terjadi di dalam ruang praktek perawatan gigi. Pemerintah mengimbau perawatan gigi untuk sementara ditunda dulu. Oleh sebab itu, tindakan preventif menjadi sangat penting saat ini untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut, salah satunya dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut secara efektif. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas 6 SDN Condong. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu dengan upaya pendekatan dari tenaga kesehatan/Dosen kepada siswa SDN Condong dengan cara memberikan edukasi menjaga Kesehatan gigi dan mulut pada masa pandemic covid-19. Hasil dari kegiatan ini adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan berupa edukasi video menjaga Kesehatan gigi dan mulut.
Penyuluhan menggunakan video tentang edukasi menjaga Kesehatan gigi dan mulut di masa pandemic covid-19 dapat meningkatkan pengetahuan siswa Kelas VI SDN Condong Kota Tasikmalaya.Setelah dilakukan evaluasi diharapkan dapat meningkatkan perilaku siswa SD dalam menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat atau kepatuhan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut di masa pandemi COVID-19.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas penggunaan permainan edukatif interaktif dibandingkan video penyuluhan tradisional dalam meningkatkan pengetahuan serta perilaku kebersihan gigi pada siswa Sekolah Dasar kelas enam selama masa pandemi, dengan mengukur perubahan skor pengetahuan dan frekuensi menyikat gigi secara berkala. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi pengaruh pelibatan orang tua melalui modul komunikasi digital berbasis aplikasi mobile terhadap keberlanjutan perilaku sehat gigi dan mulut pada anak setelah program penyuluhan selesai, dengan membandingkan kelompok yang menerima dukungan orang tua dan yang tidak. Selain itu, diperlukan penelitian longitudinal yang mengikuti cohort siswa selama dua hingga tiga tahun untuk menilai dampak jangka panjang program edukasi kebersihan gigi terhadap prevalensi karies, indeks kebersihan mulut, dan kualitas hidup terkait kesehatan mulut, serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual seperti tingkat akses layanan kesehatan dan dukungan sekolah. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti kuat untuk pengembangan kebijakan edukasi kesehatan gigi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Akhirnya, analisis biaya-manfaat dari berbagai pendekatan edukasi dapat membantu menentukan strategi paling efisien dalam meningkatkan kesehatan mulut pada populasi anak.
| File size | 841.56 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pengetahuan peserta meningkat (23%) setelah mendapat penyuluhan. Produk jahe dapat menjadi salah satu alternatifKesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pengetahuan peserta meningkat (23%) setelah mendapat penyuluhan. Produk jahe dapat menjadi salah satu alternatif
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Setelah dilakukan pendidikan, terdapat peningkatan pengetahuan kader tentang pijat endorpin 2. Setelah dilakukan Pelatihan, Kader dapat melakukan teknikSetelah dilakukan pendidikan, terdapat peningkatan pengetahuan kader tentang pijat endorpin 2. Setelah dilakukan Pelatihan, Kader dapat melakukan teknik
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Rumusan masalah dalam pengabdian masyarakat ini adalah media miniature “PATUH sebagai pengingat untuk praktek gaya hidup sehat penderita hipertensi diRumusan masalah dalam pengabdian masyarakat ini adalah media miniature “PATUH sebagai pengingat untuk praktek gaya hidup sehat penderita hipertensi di
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Mitra mengetahui cara pengolahan herbal untuk meningkatkan imunitas dan cara konsumsi vitamin C yang baik dan benar. Hal ini ditunjukkan dengan adanyaMitra mengetahui cara pengolahan herbal untuk meningkatkan imunitas dan cara konsumsi vitamin C yang baik dan benar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Ada peningkatan pengetahuan dan perlaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada murid Madarasah Tsanawiyah Manarul Huda Kota Tasikmalaya sesudah diberiAda peningkatan pengetahuan dan perlaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada murid Madarasah Tsanawiyah Manarul Huda Kota Tasikmalaya sesudah diberi
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan acuan untuk kegiatan pengabdian selanjutnya serta dilaksanakan lebih komprehensif dan disampaikan melalui mediaKegiatan ini diharapkan dapat dijadikan acuan untuk kegiatan pengabdian selanjutnya serta dilaksanakan lebih komprehensif dan disampaikan melalui media
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Pengetahuan tentang akibat karies berada di kategori cukup.meskipun tingkat pengetahuan baik, tingkat DMFT tetap tinggi, menekankan perlunya program edukasiPengetahuan tentang akibat karies berada di kategori cukup.meskipun tingkat pengetahuan baik, tingkat DMFT tetap tinggi, menekankan perlunya program edukasi
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Pengetahuan orang tua anak usia dini di TK Dewi Masyithoh Umbulsari-Jember tentang penyebab terjadinya karies dalam kategori cukup. Pengetahuan orang tuaPengetahuan orang tua anak usia dini di TK Dewi Masyithoh Umbulsari-Jember tentang penyebab terjadinya karies dalam kategori cukup. Pengetahuan orang tua
Useful /
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Sebagian besar pasien (60%) berusia 25‑49 tahun dan mayoritas (52%) berjenis kelamin perempuan. Kelompok pekerjaan terbanyak adalah Ibu Rumah TanggaSebagian besar pasien (60%) berusia 25‑49 tahun dan mayoritas (52%) berjenis kelamin perempuan. Kelompok pekerjaan terbanyak adalah Ibu Rumah Tangga
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Program ini bertujuan memenuhi kebutuhan informasi masyarakat tentang perawatan masa nifas dan bayi baru lahir, menghadirkan peran aktif kader dan masyarakat,Program ini bertujuan memenuhi kebutuhan informasi masyarakat tentang perawatan masa nifas dan bayi baru lahir, menghadirkan peran aktif kader dan masyarakat,
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Pengabdian masyarakat dilakukan dengan pemberian edukasi tentang penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur Sebagai Sumber Nutrisi Untuk MenjagaPengabdian masyarakat dilakukan dengan pemberian edukasi tentang penggunaan Suplemen Serta Konsumsi Buah dan Sayur Sebagai Sumber Nutrisi Untuk Menjaga
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data diperoleh melalui pengisian lembar kuesioner.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data diperoleh melalui pengisian lembar kuesioner.