POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS
Journal of Nursing and HealthJournal of Nursing and HealthLatar Belakang: Riset kesehatan dasar di Indonesia menemukan bahwa 57,6% penduduk memiliki masalah gigi, selain itu ada proporsi gigi berlubang atau karies sebesar 45,5% di seluruh Indonesia dan 43,4% di Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian video animasi tentang perawatan gigi terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku perawatan gigi pada anak usia sekolah di SDN Karangwono 02. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre eksperimen rancangan penelitian ini menggunakan one group pre-test design pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 58 orang dengan Teknik total sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistic dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Dari hasil uji yang dilakukan pada 58 responden menunjukkan jenis kelamin laki-laki lebih tinggi disbanding Perempuan karakteristik responden penelitian ini Sebagian besar laki-laki (51,7%), dengan usia dominan anak-anak berusia Sembilan hingga sepuluh tahun (34,5%) dan Sebagian besar dari kels IV (34,5%). Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki pengetahuan yang cukup (53,4%), tetapi pengetahuan mereka meningkat signifikan ke kategori baik. Sikap responden yang awalnya negative juga berubah menjadi positif setelah intervensi. Drlsin itu, perilaku reponden yang sebelumnya berada pada kategori cukup (43,1%) meningkat signifikan ke kategori positif (74,1%), uji Wilcoxon pre dan post menunjukkan hasil p 0,00<0,05.
Ada pengaruh antara hasil pre test dan post test pemberian video animasi tentang perawatan gigi terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku perawatan gigi.Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian video animasi secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap positif, dan perilaku yang lebih baik terkait perawatan gigi pada anak usia sekolah.Hasil uji statistik menunjukkan nilai p 0,000, yang mengindikasikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap ketiga aspek tersebut.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas video animasi dengan metode penyuluhan kesehatan gigi lainnya, seperti demonstrasi langsung atau permainan interaktif, untuk menentukan pendekatan yang paling efektif dalam meningkatkan perilaku perawatan gigi pada anak usia sekolah. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh video animasi terhadap motivasi orang tua untuk terlibat dalam perawatan gigi anak-anak mereka, misalnya melalui peningkatan komunikasi dan dukungan di rumah. Terakhir, studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam persepsi dan pengalaman anak-anak terhadap video animasi, serta bagaimana mereka mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat mengoptimalkan desain dan konten video animasi di masa depan agar lebih relevan dan menarik bagi anak-anak.
- PROFIL PERKEMBANGAN KOGNITIF, BAHASA, SOSIAL EMOSIONAL, DAN MORAL SISWA KELAS 3 A SD NEGERI GAYAMSARI... doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1137PROFIL PERKEMBANGAN KOGNITIF BAHASA SOSIAL EMOSIONAL DAN MORAL SISWA KELAS 3 A SD NEGERI GAYAMSARI doi 10 36989 didaktik v9i2 1137
- Efektivitas dental health education dengan media animasi kartun terhadap perubahan perilaku kesehatan... doi.org/10.35790/eg.4.2.2016.13503Efektivitas dental health education dengan media animasi kartun terhadap perubahan perilaku kesehatan doi 10 35790 eg 4 2 2016 13503
| File size | 344.6 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Studi menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik tidak selalu berkorelasi dengan kesehatan gingiva. Faktor-faktor lain seperti perubahan hormonal selama kehamilan,Studi menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik tidak selalu berkorelasi dengan kesehatan gingiva. Faktor-faktor lain seperti perubahan hormonal selama kehamilan,
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Kehamilan multigravida merujuk pada keadaan di mana seorang wanita telah mengalami lebih dari satu kali kehamilan, yang dapat menyebabkan peningkatan risikoKehamilan multigravida merujuk pada keadaan di mana seorang wanita telah mengalami lebih dari satu kali kehamilan, yang dapat menyebabkan peningkatan risiko
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dan kemandirian anak dalam menjaga kebersihan diri pada usia 3–5 tahunPenelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dan kemandirian anak dalam menjaga kebersihan diri pada usia 3–5 tahun
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank untuk mengukur hubungan antar variabel. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikanAnalisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank untuk mengukur hubungan antar variabel. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Sampel terdiri dari 117 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner demografi, durasi penggunaan gadget, danSampel terdiri dari 117 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner demografi, durasi penggunaan gadget, dan
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Metode Menggunakan metode kuantitatif dengan teknik total sampling, penelitian ini melibatkan 130 ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun. Data dikumpulkanMetode Menggunakan metode kuantitatif dengan teknik total sampling, penelitian ini melibatkan 130 ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun. Data dikumpulkan
JOMPARNDJOMPARND Evaluasi dilakukan dengan kuisioner pengetahuan dan lembar cheklist ketrampilan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu balita dari kriteriaEvaluasi dilakukan dengan kuisioner pengetahuan dan lembar cheklist ketrampilan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu balita dari kriteria
UMSBUMSB Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Posyandu JorongMetodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Posyandu Jorong
Useful /
ITSCIENCEITSCIENCE Selain itu, para siswa yang berada di daerah pedalaman tidak memiliki akses untuk mendapatkan kursus Bahasa Inggris secara luring. Kursus Bahasa InggrisSelain itu, para siswa yang berada di daerah pedalaman tidak memiliki akses untuk mendapatkan kursus Bahasa Inggris secara luring. Kursus Bahasa Inggris
POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian evaluasi pelaksanaan program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di wilayah kerja Puskesmas Olak Kemang KotaBerdasarkan hasil dan pembahasan penelitian evaluasi pelaksanaan program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di wilayah kerja Puskesmas Olak Kemang Kota
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Cerebral palsy (CP) adalah disabilitas motorik paling umum pada anak-anak, dengan prevalensi 1,5 hingga 3,0 kasus per 1. 000 kelahiran hidup di seluruhCerebral palsy (CP) adalah disabilitas motorik paling umum pada anak-anak, dengan prevalensi 1,5 hingga 3,0 kasus per 1. 000 kelahiran hidup di seluruh
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil: Temuan tersebut menunjukkan bahwa kedua varietas buah tersebut berhasil menurunkan indeks serpihan gigi; meskipun demikian, terdapat perbedaan signifikanHasil: Temuan tersebut menunjukkan bahwa kedua varietas buah tersebut berhasil menurunkan indeks serpihan gigi; meskipun demikian, terdapat perbedaan signifikan