POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal)Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal)Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK di Banjar Saih, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara pada tahun 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan 20 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada Ibu PKK sebagian besar dengan kriteria cukup (52%), sedangkan frekuensi keterampilan menyikat gigi sebagian besar dengan kriteria sangat baik (33%). Rata-rata skor pengetahuan adalah 72,93 dengan kriteria cukup, dan rata-rata skor keterampilan menyikat gigi adalah 70,97 dengan kriteria baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan keterampilan menyikat gigi.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan searah antara tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK di Banjar Saih, Desa Peguyangan Kaja.Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK melalui edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan.Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta mempraktikkan kebiasaan menyikat gigi yang benar.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial ekonomi dan budaya yang memengaruhi pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi pada Ibu PKK, sehingga intervensi dapat dirancang secara lebih tepat sasaran. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dikembangkan menjadi penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman Ibu PKK terkait pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas program edukasi kesehatan gigi dan mulut yang disesuaikan dengan karakteristik Ibu PKK, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan kader PKK sebagai agen perubahan.
| File size | 895.57 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan melalui penyediaan wastafel ergonomis memiliki efek signifikan pada perilaku menyikat gigi siswa. Hasil PenelitianKesimpulan penelitian ini adalah pendidikan melalui penyediaan wastafel ergonomis memiliki efek signifikan pada perilaku menyikat gigi siswa. Hasil Penelitian
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di Indonesia. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥140Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di Indonesia. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥140
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Sebanyak 100% anak usia 6-8 tahun telah mendapatkan upaya promotif berupa penyuluhan tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar. Sebanyak 100% anakSebanyak 100% anak usia 6-8 tahun telah mendapatkan upaya promotif berupa penyuluhan tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar. Sebanyak 100% anak
PTTIPTTI Langkah yang diambil termasuk pelatihan teknik menyikat gigi yang benar dan pengembangan materi pembelajaran interaktif untuk meningkatkan antusiasme danLangkah yang diambil termasuk pelatihan teknik menyikat gigi yang benar dan pengembangan materi pembelajaran interaktif untuk meningkatkan antusiasme dan
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan kaderisasi dokter gigi kecil yang telah dilaksanakan setahun sebelumnya di SD IT AsshodiqiyahPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan kaderisasi dokter gigi kecil yang telah dilaksanakan setahun sebelumnya di SD IT Asshodiqiyah
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Rongga mulut dan gigi yang sehat menjadi hal yang sangat penting dan hanya dapat dicapai apabila rongga mulut senantiasa bersih. Tujuan Penelitian MengetahuiRongga mulut dan gigi yang sehat menjadi hal yang sangat penting dan hanya dapat dicapai apabila rongga mulut senantiasa bersih. Tujuan Penelitian Mengetahui
AHMAREDUCAHMAREDUC Selain itu, dilakukan pula edukasi mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar dengan metode fones kepada anak dan orang tua. Kegiatan ini diharapkanSelain itu, dilakukan pula edukasi mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar dengan metode fones kepada anak dan orang tua. Kegiatan ini diharapkan
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Desain studi yang digunakan yaitu cross-sectional. Sampel sebanyak 107 siswa, diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis bivariat menggunakanDesain studi yang digunakan yaitu cross-sectional. Sampel sebanyak 107 siswa, diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis bivariat menggunakan
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Proses pembentukan karies gigi dapat dihambat secara mekanis, kimiawi, atau kombinasi keduanya yaitu dengan mengurangi perlekatan, proliferasi dan agregasiProses pembentukan karies gigi dapat dihambat secara mekanis, kimiawi, atau kombinasi keduanya yaitu dengan mengurangi perlekatan, proliferasi dan agregasi
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Meskipun menyikat gigi secara mekanis efektif, terdapat keterbatasan dalam menjangkau area anatomis tertentu, sehingga diperlukan intervensi komplementerMeskipun menyikat gigi secara mekanis efektif, terdapat keterbatasan dalam menjangkau area anatomis tertentu, sehingga diperlukan intervensi komplementer
UMMUBAUMMUBA Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 20 siswa atau persentase ketuntasan menjadi 83, 3%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulanSedangkan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 20 siswa atau persentase ketuntasan menjadi 83, 3%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan
UMMUBAUMMUBA Hasilnya menunjukkan: (1) lingkungan sekolah berpengaruh langsung 40,26% terhadap minat belajar; (2) peran guru 31,36%; (3) lingkungan sekolah 9,48% terhadapHasilnya menunjukkan: (1) lingkungan sekolah berpengaruh langsung 40,26% terhadap minat belajar; (2) peran guru 31,36%; (3) lingkungan sekolah 9,48% terhadap