POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR

Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal)Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal)

Kesehatan gigi dan mulut merupakan faktor penting dalam menentukan kesehatan sistemik secara keseluruhan, namun seringkali diabaikan. Akumulasi debris merupakan faktor etiologi utama dari berbagai masalah kesehatan mulut, termasuk gingivitis dan karies gigi. Meskipun menyikat gigi secara mekanis efektif, terdapat keterbatasan dalam menjangkau area anatomis tertentu, sehingga diperlukan intervensi komplementer seperti obat kumur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berkumur dengan larutan Aloe vera 25% terhadap perubahan skor Debris Index (DI) pada siswa SMP Mutiara 5 Lembang. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest kontrol kelompok. Sebanyak 44 siswa dipilih secara purposif dan dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi menggunakan larutan Aloe vera 25% dan kelompok kontrol menggunakan air mineral. Skor Debris Index (DI) diukur pada enam gigi indeks. Analisis data dilakukan menggunakan uji univariat dan bivariat (uji Wilcoxon dan Mann Whitney). Pada kelompok intervensi, skor Debris Index rata-rata menurun secara signifikan dari 2,3 menjadi 0,9 (p = 0,000). Sebaliknya, kelompok kontrol menunjukkan penurunan yang tidak signifikan dari 2,1 menjadi 1,9 (p = 0,145). Analisis bivariat mengonfirmasi bahwa larutan Aloe vera 25% secara signifikan lebih efektif dalam menurunkan skor debris dibandingkan air mineral (p = 0,000). Kesimpulan: Berkumur dengan larutan Aloe vera 25% efektif dalam mengurangi skor Debris Index (DI). Senyawa aktif alami dalam Aloe vera, seperti saponin, acemannan, dan antrakuinon, bekerja secara sinergis sebagai pembersih alami dan agen antibakteri untuk meningkatkan kebersihan mulut.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berkumur larutan lidah buaya 25% efektif dalam menurunkan skor Debris Index (DI) pada siswa di SMP Mutiara 5 Lembang Kabupaten Bandung Barat.Penggunaan larutan lidah buaya 25% dapat menjadi alternatif yang efektif dan aman dalam menjaga kesehatan rongga mulut.Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan formulasi dan mengeksplorasi potensi manfaat Aloe vera dalam pencegahan penyakit periodontal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas berbagai konsentrasi larutan Aloe vera terhadap penurunan skor Debris Index, dengan mempertimbangkan stabilitas zat aktif Aloe vera. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efek jangka panjang penggunaan larutan Aloe vera terhadap kesehatan gusi dan mencegah pembentukan plak gigi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kombinasi optimal antara larutan Aloe vera dengan bahan-bahan alami lain yang memiliki sifat antibakteri atau anti-inflamasi, guna meningkatkan efektivitas dalam menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan formula obat kumur herbal yang lebih efektif dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang, serta dapat diakses oleh masyarakat luas.

Read online
File size492.9 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test