UNISANUNISAN

PROVIDER JURNAL ILMU PEMERINTAHANPROVIDER JURNAL ILMU PEMERINTAHAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Good Governance dalam pembangunan desa dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Governance, yaitu Akuntabilitas, Transparansi, Partisipasi, dan Responsivitas, di Pemerintahan Desa Tri Mulya, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan prinsip-prinsip tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengumpulan data primer dan sekunder melalui teknik wawancara dan observasi, yang kemudian diolah dan dianalisis secara kualitatif berdasarkan rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prinsip Good Governance, khususnya prinsip Partisipasi, belum mencapai tingkat optimal. Hal ini disebabkan oleh minimnya sumber daya manusia di masyarakat Desa Tri Mulya serta sikap apatis masyarakat terhadap informasi dan kegiatan pembangunan. Selain itu, keterampilan aparat desa yang masih perlu ditingkatkan dan kurangnya sarana pendukung dalam prinsip Transparansi menyebabkan masyarakat kurang mendapatkan informasi, yang saat ini hanya tersedia di kantor desa. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan, seperti penyediaan papan informasi di setiap RT.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Good Governance di Desa Tri Mulya menunjukkan penerapan prinsip akuntabilitas yang optimal, namun partisipasi masyarakat masih rendah akibat kurangnya kesadaran dan keterlibatan.Penerapan prinsip transparansi telah berjalan baik, namun perlu ditingkatkan dengan penyediaan sarana informasi yang lebih luas.Secara keseluruhan, diperlukan peningkatan keterampilan aparat desa dan pemahaman masyarakat untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor sosio-kultural yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, termasuk peran tokoh masyarakat dan lembaga adat. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model peningkatan kapasitas aparatur desa yang efektif, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik dan tantangan yang dihadapi oleh Desa Tri Mulya. Ketiga, penting untuk mengkaji efektivitas berbagai metode penyebaran informasi kepada masyarakat, seperti penggunaan media sosial, pertemuan rutin, atau pelatihan, guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan karakteristik unik Desa Tri Mulya.

  1. PROFESIONALISME APARATUR PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN KUALITAS KINERJA YANG LEBIH BAIK DALAM... doi.org/10.37304/jispar.v6i1.643PROFESIONALISME APARATUR PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN KUALITAS KINERJA YANG LEBIH BAIK DALAM doi 10 37304 jispar v6i1 643
Read online
File size350.56 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test