IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI
Comm-EduComm-EduElemen mendasar dari suatu kelompok adalah tokoh. Tokoh masyarakat, sebagaimana kita pahami secara kolektif, merupakan sebuah kelompok yang dapat digunakan sebagai suara kolektif, atau dapat digunakan sebagai tempat berkumpul dan mendiskusikan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Dalam konteks ini kita membahas individu-individu yang sering disebut sebagai wakil masyarakat umum, seperti kepala rumah tangga, guru, imam masjid, orang lanjut usia, dan sebagainya. Orang-orang ini mungkin dapat memberikan umpan balik yang konstruktif. Hal ini sangat berpengaruh bagi anak usia sekolah khususnya dalam menanamkan nilai moral berkelanjutan. Nilai moral berkelanjutan merupakan nilai-nilai moral yang mendasari pembangunan berkelanjutan. Nilai-nilai ini mencakup kelestarian lingkungan, keadilan sosial, dan perdamaian dan keharmonisan. Nilai moral berkelanjutan penting untuk ditanamkan dalam diri setiap individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik sebagai berikut: observasi, dokumentasi, dan pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Ada tiga metode yang digunakan dalam pengumpulan data: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tokoh masyarakat dalam menanamkan nilai moral berkelanjutan bagi anak usia tahun. Penanaman nilai moral berkelanjutan bagi anak usia sekolah merupakan sebuah isu krusial dalam membangun generasi penerus bangsa yang berkarakter dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Tokoh masyarakat, sebagai panutan dan pemuka opini di lingkungannya, memiliki peran penting dalam upaya ini.
Untuk dapat berperan efektif dalam menanamkan nilai moral bagi anak usia sekolah, tokoh masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai.Tokoh masyarakat perlu memahami nilai moral yang perlu ditanamkan kepada anak-anak, serta cara-cara yang efektif untuk menanamkan nilai moral tersebut.Selain itu, tokoh masyarakat juga perlu memiliki komitmen untuk menanamkan nilai moral kepada anak-anak.Tokoh masyarakat perlu menyadari pentingnya nilai moral bagi kehidupan manusia, dan perlu berkomitmen untuk menanamkan nilai moral tersebut kepada anak-anak.
Berdasarkan temuan penelitian, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas berbagai metode yang digunakan tokoh masyarakat dalam menanamkan nilai moral berkelanjutan pada anak usia sekolah, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik anak dan konteks sosial budaya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan tokoh masyarakat dalam menjalankan peran tersebut, seperti dukungan dari pemerintah, orang tua, dan masyarakat. Pengembangan program pelatihan bagi tokoh masyarakat mengenai strategi komunikasi yang efektif dan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip moral berkelanjutan juga menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Terakhir, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak penanaman nilai moral berkelanjutan oleh tokoh masyarakat terhadap perilaku dan sikap anak usia sekolah dalam jangka panjang.
| File size | 188.53 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASISAINSLITERASISAINS Melalui kegiatan ini telah dihasilkan produk berupa lulur Ecoenzyme, lilin jelantah, kompos granula, pasteurisasi pupuk organik cair, video tutorial danMelalui kegiatan ini telah dihasilkan produk berupa lulur Ecoenzyme, lilin jelantah, kompos granula, pasteurisasi pupuk organik cair, video tutorial dan
UNITY ACADEMYUNITY ACADEMY Pertama, kegiatan ini telah berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga mengenai fungsi dan urgensi perawatan drainase sebagai upaya mitigasi banjirPertama, kegiatan ini telah berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga mengenai fungsi dan urgensi perawatan drainase sebagai upaya mitigasi banjir
BORNEORECBORNEOREC Terbentuknya kesadaran kolektif dan penguatan jejaring antar warga menunjukkan terbentuknya modal sosial baru yang mendukung keberlanjutan program lingkunganTerbentuknya kesadaran kolektif dan penguatan jejaring antar warga menunjukkan terbentuknya modal sosial baru yang mendukung keberlanjutan program lingkungan
BSIBSI Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat agar mampu mengelola lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakupKegiatan dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat agar mampu mengelola lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup
UNIVEDUNIVED Data sekunder dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari dokumentasi atau studi pustaka dari lokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwaData sekunder dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari dokumentasi atau studi pustaka dari lokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
DINAMIKADINAMIKA Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat lokal melalui pengembangan ekowisata berkelanjutan di Kampung Caping, Pontianak Tenggara. Kawasan tepianKegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat lokal melalui pengembangan ekowisata berkelanjutan di Kampung Caping, Pontianak Tenggara. Kawasan tepian
PKN STANPKN STAN Selain mengurangi pencemaran lingkungan, program ini juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penjualan hasil panen sayuran organik,Selain mengurangi pencemaran lingkungan, program ini juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penjualan hasil panen sayuran organik,
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Namun dorongan dan kebutuhan dalam pelatihan masih sangat diperlukan oleh peserta pelatihan. (2) Hasil dari pelatihan kecakapan hidup masyarakat mampuNamun dorongan dan kebutuhan dalam pelatihan masih sangat diperlukan oleh peserta pelatihan. (2) Hasil dari pelatihan kecakapan hidup masyarakat mampu
Useful /
DOKICTIDOKICTI Dukungan orang tua memiliki peran lebih besar dibandingkan locus of control dalam membentuk identitas karier. Sementara itu, pembagian kategori locus ofDukungan orang tua memiliki peran lebih besar dibandingkan locus of control dalam membentuk identitas karier. Sementara itu, pembagian kategori locus of
LITERASISAINSLITERASISAINS Siswa di Sekolah Kejuruan Teknik Alat Berat SMK Daya Wangsa Wonogiri mengalami kesulitan dalam menguasai kompetensi desain produk akibat keterbatasan teknologiSiswa di Sekolah Kejuruan Teknik Alat Berat SMK Daya Wangsa Wonogiri mengalami kesulitan dalam menguasai kompetensi desain produk akibat keterbatasan teknologi
LITERASISAINSLITERASISAINS Pekatihan ini dilaksanakan secara tatap muka mulai pada tangga 21-23 Mei 2025 di Ruang Kelas Program Studi Pendidikan Guru Sekolah dasar di Kampus SekolahPekatihan ini dilaksanakan secara tatap muka mulai pada tangga 21-23 Mei 2025 di Ruang Kelas Program Studi Pendidikan Guru Sekolah dasar di Kampus Sekolah
BORNEORECBORNEOREC Sebagai solusi, panitia Porseni MAN 1 Ponorogo berinisiatif melibatkan dosen dari bidang teknik informatika yang kompeten dalam desain grafis sebagai juri.Sebagai solusi, panitia Porseni MAN 1 Ponorogo berinisiatif melibatkan dosen dari bidang teknik informatika yang kompeten dalam desain grafis sebagai juri.