DOKICTIDOKICTI

Journal of Islamic Psychology and Behavioral SciencesJournal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences

Penelitian ini bertujuan untuk melihat di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada penemuan terdahulu bahwa pembentukan identitas karier, yang merupakan tugas perkembangan pada masa remaja akhir dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor kontekstual. Penelitian ini kemudian dapat memperkaya teori Erikson mengenai perkembangan psikososial terutama di tahap remaja dengan tugas perkembangan memecahkan krisis identity vs identity confusion. Implikasi praktis dari penelitian ini juga dapat dimanfaatkan oleh orang tua, guru, dan konselor sebagai faktor eksternal terhadap masa perkembangan remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek pada penelitian ini berjumlah 391 orang Warga Negara Indonesia berusia 18-22 tahun atau sedang berada pada fase perkembangan remaja akhir serta masih memiliki orang tua. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rotters Locus of Control (I-E) Scale, instrumen dukungan orang tua pada domain karier, dan The Utrecht Management of Identity Commitments Scale (U-MICS). Jenis analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi linear berganda. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari locus of control dan dukungan orang tua terhadap identitas karier remaja akhir di Indonesia, dengan kekuatan pengaruhnya yaitu sebesar R² = 0.028. Pada penelitian ini dukungan orang tua lebih berpengaruh terhadap identitas karier dibandingkan locus of control.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari locus of control dan dukungan orang tua terhadap identitas karier pada remaja akhir.Dukungan orang tua memiliki peran lebih besar dibandingkan locus of control dalam membentuk identitas karier.Sementara itu, pembagian kategori locus of control menjadi tipe internal dan eksternal menunjukkan bahwa remaja akhir Indonesia dengan kecenderungan external locus of control pada penelitian ini memiliki kontribusi pengaruh yang lebih tinggi terhadap identitas karier dibandingkan remaja akhir dengan kecenderungan internal locus of control.Hal ini berkaitan dengan dukungan orang tua sebagai faktor eksternal yang berpengaruh terhadap identitas karier remaja akhir.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dimensi dukungan orang tua yang paling signifikan memengaruhi identitas karier remaja akhir, dengan membedah peran ayah dan ibu secara terpisah. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran variabel mediasi atau moderasi, seperti self-efficacy atau dukungan teman sebaya, dalam hubungan antara locus of control, dukungan orang tua, dan identitas karier. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan pendekatan kualitatif untuk memahami lebih mendalam pengalaman dan perspektif remaja akhir dalam menghadapi tantangan pembentukan identitas karier, terutama dalam konteks budaya Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai keluarga dan tradisi. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai pendekatan, pemahaman kita tentang faktor-faktor yang memengaruhi identitas karier remaja akhir dapat semakin komprehensif dan bermanfaat bagi pengembangan program bimbingan dan konseling yang lebih efektif.

Read online
File size464.55 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test