POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)

Anak prasekolah merupakan masa kritis guna menunjang proses tumbuh kembang anak kedepannya. Keterlibatan orang tua kian dibutuhkan dalam mengajarkan supaya si kecil dapat memelihara kebersihan rongga mulutnya. Lubang gigi pada anak prasekolah perlu mendapat perhatian khusus karena sering dianggap orang tua tidak perlu dirawat, sebab akan digantikan gigi dewasa. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, prevalensi lubang gigi di kalangan anak mencapai 60% - 90% yang menunjukkan prevalensi karies anak masa prasekolah tergolong cukup besar. Faktor kemungkinan yang memicu terjadinya masalah, seperti keterlibatan orang tua yang belum tepat saat merawat kesehatan gigi anak. Studi ini dilakukan guna mengungkap hubungan kontribusi orang tua dengan kerusakan gigi pada anak PAUD. Hasil studi menunjukkan karies gigi anak masuk dalam kategori yang tinggi. Terdapat korelasi kontribusi orang tua dengan karies gigi pada anak PAUD Widya Tama Gresik. Nilai koefisien korelasi (-0,380) yang artinya memiliki kekuatan hubungan yang lemah.

Nilai koefisien korelasi (-0,380) yang artinya memiliki kekuatan hubungan yang lemah.Studi ini menunjukkan adanya hubungan antara peran orang tua dengan karies gigi pada anak PAUD Widya Tama Gresik.Diharapkan ibu dari anak PAUD dapat meningkatkan lagi peran sebagai pengawas dan peran sebagai pengasuh agar dapat mencapai kategori sangat baik, serta mempertahankan peran sebagai pendidik dan peran sebagai pendorong agar tetap di dalam kategori sangat baik.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam peran orang tua yang paling berpengaruh terhadap pencegahan karies gigi pada anak PAUD, seperti pola pemberian makan, kebiasaan menyikat gigi bersama anak, dan pengetahuan tentang kesehatan gigi. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi orang tua terkait peran mereka dalam menjaga kesehatan gigi anak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi berbasis keluarga yang melibatkan orang tua dan anak dalam upaya pencegahan karies gigi, misalnya melalui program edukasi, pelatihan keterampilan menyikat gigi yang benar, dan penyediaan fasilitas pendukung seperti sikat gigi dan pasta gigi yang sesuai.

  1. Pengetahuan dan perilaku ibu mengenai oral hygiene terhadap karies gigi pada balita: systematic review... ejournal.stikku.ac.id/index.php/stikku/article/view/1182Pengetahuan dan perilaku ibu mengenai oral hygiene terhadap karies gigi pada balita systematic review ejournal stikku ac index php stikku article view 1182
  2. Peran Orang Tua dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/3832Peran Orang Tua dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia 4 5 Tahun Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak obsesi index php obsesi article view 3832
Read online
File size279.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test