LITERASISAINSLITERASISAINS
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan TeknologiABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan TeknologiKegiatan pelatihan literasi baca tulis dan literasi numerasi sebagai solusi konfirmasi dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Terutama dalam bidang pendidikan global dan kompetitif yang membutuhkan calon-calon guru memiliki kemampuan (Higher Order Thinking Skill) dan professional. Pekatihan ini dilaksanakan secara tatap muka mulai pada tangga 21-23 Mei 2025 di Ruang Kelas Program Studi Pendidikan Guru Sekolah dasar di Kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Biak. Melibatkan 5 fasilitator literasi baca tulis dan numerasi dan 39 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar sebagai peserta. pelatihan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa terakit dengan prinsip dan nilai menjadi calon guru, pemahaman terakit dengan materi literasi baca tulis dan nuerasi berbasis kearifan lokal dan potensi keterampilan mengajar yang inovatif dan kreatif. Metode pelatihan ini menggunakan ceramah interaktif, demonstrasi dan simulasi. Kegiatan terbagi menjadi 3 hari meliputi (1) pengenalan urgensi dan komponen materi literasi baca tulis dan literasi numerasi, (2) mempelajari materi inti literasi baca tulis dan numerasi dan strategi mengajar, (3) lanjutan membahas materi dan strategi mengajar literasi baca tulis dan numerasi. Berdasarkan hasil pengamatan dan survei, mayoritas mahasiswa belum paham akan peran nilai dan prinsip seorang guru, minim pengetahuan literasi baca tulis dan numerasi, serta minim strategi keterampilan mengajar yang optimal. Namun output dari kegiatan ini menunjukna peningkatan signifikan pemahaman, antusias dan partisipasi mahasiswa PSGD, khususnya pada sesi diskusi, demonstrasi dan simulasi mengajar. Kegiatan ini dharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan global secara adaptif, kompetitif dan meningkatan kualitas nilai sebagai guru. Dan juga menjadi pondasui agar pelatihan selanjutnya lebih optimal dan intensif serta berkelanjutan dalam mendukung kesiapan kerja mahasiswa PGSD.
Kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi mahasiswa calon guru berhasil memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang bermakna.Dengan mengenalkan pembelajaran literasi baca tulis dan literasi numerasi melalui pendekatan kontekstual berbasis kearifan lokal, mahasiswa dapat mengembangkan nilai dan prinsip menjadi seorang guru serta meningkatkan keterampilan dasar dalam mengajar.Pelatihan ini dapat menjadi pondasi dan vitamin dalam menyusun program lanjutan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas pendekatan kearifan lokal dalam meningkatkan literasi baca tulis dan numerasi siswa sekolah dasar di berbagai konteks budaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang lebih intensif dan berkelanjutan bagi calon guru, dengan mempertimbangkan kebutuhan spesifik masing-masing daerah. Ketiga, penting untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap kualitas pengajaran calon guru dan prestasi belajar siswa di sekolah dasar, termasuk bagaimana mereka mengintegrasikan kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam membekali generasi muda dengan keterampilan literasi yang relevan dengan tantangan abad ke-21 dan melestarikan budaya lokal.
- Penerapan Model Belajar Calistung untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa di Sekolah Dasar | Kusuma... journals.ums.ac.id/index.php/bppp/article/view/22936Penerapan Model Belajar Calistung untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa di Sekolah Dasar Kusuma journals ums ac index php bppp article view 22936
- IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI BACA-TULIS BERBASIS SEKOLAH DI SDN 02 DAN 04 LOMBOK BARAT | Jurnal Ilmiah... Doi.Org/10.29303/Pendas.V1i1.55IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI BACA TULIS BERBASIS SEKOLAH DI SDN 02 DAN 04 LOMBOK BARAT Jurnal Ilmiah Doi Org 10 29303 Pendas V1i1 55
| File size | 562.24 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMAUNIMA Hal ini dapat dilihat setelah data dianalisis, rata-rata kelompok eksperimen adalah 74,45. Sementara itu, rata-rata kelompok kontrol adalah 64,28. IniHal ini dapat dilihat setelah data dianalisis, rata-rata kelompok eksperimen adalah 74,45. Sementara itu, rata-rata kelompok kontrol adalah 64,28. Ini
LITERASISAINSLITERASISAINS Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan dan edukasi tentang pengelolaan sampah yang mencakup pengurangan dan penanganan sampah, dilanjutkanKegiatan dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan dan edukasi tentang pengelolaan sampah yang mencakup pengurangan dan penanganan sampah, dilanjutkan
USIUSI (2) pendampingan ini memberikan motivasi kepada peserta didik untuk lebih giat belajar dan memahami masalah-masalah terkait kemampuan numerasi yang dimiliki.(2) pendampingan ini memberikan motivasi kepada peserta didik untuk lebih giat belajar dan memahami masalah-masalah terkait kemampuan numerasi yang dimiliki.
UNWAHAUNWAHA Tujuan dari penelitian ini adalah merancang M – RIES (Mental Retardation English Vocabularies) sebagai media pembelajaran untuk siswa dengan keterbelakanganTujuan dari penelitian ini adalah merancang M – RIES (Mental Retardation English Vocabularies) sebagai media pembelajaran untuk siswa dengan keterbelakangan
UNIMAUNIMA Kedua, tidak ada korelasi yang signifikan antara perilaku pencarian bantuan akademik siswa dan prestasi bahasa Inggris siswa dengan hasil analisis SEMKedua, tidak ada korelasi yang signifikan antara perilaku pencarian bantuan akademik siswa dan prestasi bahasa Inggris siswa dengan hasil analisis SEM
UNIVAUNIVA Siswa mampu mengaplikasikan kelima strategi Fantastic Five dari teks yang diberikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaatSiswa mampu mengaplikasikan kelima strategi Fantastic Five dari teks yang diberikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat
UNIMAUNIMA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap penerapan lagu pop dalam mengajar pelafalan serta tantangan yang dihadapi dalam penggunaannyaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap penerapan lagu pop dalam mengajar pelafalan serta tantangan yang dihadapi dalam penggunaannya
UNIMAUNIMA Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan teknik pre-test, post-test, dan eksperimen. Video pendek lebih efektif daripada infografis dalam mengajarData dikumpulkan melalui observasi menggunakan teknik pre-test, post-test, dan eksperimen. Video pendek lebih efektif daripada infografis dalam mengajar
Useful /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data kualitatif dari studi terdahulu dan teori‑teori relevan sesuaiTeknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data kualitatif dari studi terdahulu dan teori‑teori relevan sesuai
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Pada setiap sektor ekonomi, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) merupakan sektor produksi otonom yang dijalankan oleh sektor swasta atau entitas hukum.Pada setiap sektor ekonomi, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) merupakan sektor produksi otonom yang dijalankan oleh sektor swasta atau entitas hukum.
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Interaksi kolaboratif dalam proyek mendukung motivasi intrinsik siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, yang secara berkelanjutan mengembangkanInteraksi kolaboratif dalam proyek mendukung motivasi intrinsik siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, yang secara berkelanjutan mengembangkan
ASSYIFAASSYIFA Pembelajaran tidak hanya diarahkan pada pemahaman faktual, tetapi juga pada internalisasi makna historis yang relevan dengan konteks kehidupan pesertaPembelajaran tidak hanya diarahkan pada pemahaman faktual, tetapi juga pada internalisasi makna historis yang relevan dengan konteks kehidupan peserta