IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL

Bulletin of Social Studies and Community DevelopmentBulletin of Social Studies and Community Development

Literatur dianggap sebagai media komunikasi lintas budaya yang dapat menghasilkan keberadaan suatu budaya dalam lingkungan baru. Literatur yang digunakan sebagai media komunikasi lintas budaya dapat menjadi alat untuk pembelajaran BIPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keberadaan komunikasi lintas budaya melalui literatur dalam pembelajaran BIPA. Data penelitian berupa gambaran peristiwa yang dialami oleh tokoh‑tokoh dalam karya sastra. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara menafsirkan, mendeskripsikan, dan selanjutnya dianalisis. Analisis dilakukan secara deskriptif analitis melalui pembacaan karya sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data kualitatif dari studi terdahulu dan teori‑teori relevan sesuai tema penelitian. Hasil penelitian membuktikan bahwa novel Edensor karya Andrea Hirata mewakili keteguhan budaya serta berfungsi sebagai media komunikasi lintas budaya dalam pembelajaran BIPA.

Novel Edensor memperkaya pemahaman tentang komunikasi lintas budaya dalam pembelajaran BIPA karena memaparkan karakteristik budaya dan konflik antar karakter.Hal ini menunjukkan bahwa sastra Indonesia dapat berfungsi sebagai media efektif untuk komunikasi lintas budaya dalam konteks BIPA.Karakter dalam novel menggambarkan anak asli Melayu yang mengadopsi budaya modern Barat tanpa meninggalkan budaya asalnya.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas penggunaan novel Edensor sebagai bahan ajar BIPA dibandingkan dengan buku teks konvensional, dengan mengukur secara kuantitatif peningkatan kompetensi bahasa, kemampuan berkomunikasi, serta kesadaran budaya peserta didik melalui instrumen pre‑test dan post‑test serta observasi kelas. Selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif terhadap novel‑novel Indonesia lainnya, seperti seri Laskar Pelangi, untuk mengetahui sejauh mana variasi tema, latar, dan karakter dalam karya sastra berbeda dapat menjadi media komunikasi lintas budaya yang mampu meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman kontekstual bagi pelajar BIPA yang berasal dari berbagai latar belakang budaya. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pemanfaatan media digital interaktif, misalnya e‑book berisi anotasi multimedia, forum diskusi daring, dan modul audiovisual, dalam memperkuat proses pembelajaran bahasa serta retensi nilai budaya ketika sastra dijadikan sarana komunikasi lintas budaya bagi mahasiswa BIPA, serta menilai dampak penggunaan teknologi terhadap keterlibatan siswa dan efektivitas transfer pengetahuan. Ketiga agenda penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang strategi pengajaran yang lebih kontekstual, meningkatkan kualitas pembelajaran BIPA secara holistik, dan memperluas peran sastra sebagai jembatan budaya dalam pendidikan bahasa asing.

Read online
File size288.44 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test