IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL

Bulletin of Social Studies and Community DevelopmentBulletin of Social Studies and Community Development

Jumlah ibu tunggal yang signifikan di Indonesia mencerminkan beban ganda yang berat, karena mereka harus secara simultan berperan sebagai penyedia ekonomi dan pengasuh utama bagi keluarga. Padahal studi sebelumnya banyak yang meneliti dampak ekonomi Program Harapan Keluarga (PKH) atau ketahanan psikologis ibu tunggal secara terpisah, sedikit yang mengintegrasikan kedua dimensi tersebut dalam satu kerangka analitis. Penelitian ini mengisi kekosongan tersebut dengan pertanyaan: Bagaimana penerima manfaat PKH yang merupakan ibu tunggal miskin memenuhi lima pilar kebutuhan keluarga (fisik, ekonomi, pendidikan, sosial, dan emosional) di Sukajaya, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut? Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan pasif, dan dokumentasi dari enam informan utama serta dua informan pendukung, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa bantuan tunai PKH secara signifikan memperkuat ketahanan pangan fisik dan akses anak ke pendidikan, sehingga efektif mencegah putus sekolah. Namun, ibu tunggal tetap sangat rentan pada ranah emosional dan sosial, mengalami kelelahan kronis, stigma sosial yang terus-menerus, serta kelangkaan waktu yang membatasi kualitas pengasuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bantuan tunai saja tidak cukup; diperlukan sinergi kebijakan yang holistik, menggabungkan kerja sosial klinis, pemberdayaan ekonomi independen, serta kelompok dukungan sebaya berbasis komunitas untuk secara berkelanjutan memperkuat ketahanan keluarga ibu tunggal.

Penelitian ini menemukan bahwa bantuan tunai PKH dapat memenuhi kebutuhan material keluarga, namun kebutuhan yang bergantung pada waktu, modal sosial, dan infrastruktur psikososial tetap tidak terpenuhi karena desain kebijakan yang hanya melihat kemiskinan sebagai defisit material.Keterbatasan desain studi satu‑kasus di satu kabupaten membuat hasil tidak dapat digeneralisasi secara statistik, namun memberikan wawasan holistik tentang strategi bertahan hidup dan teori peran yang saling melengkapi.Oleh karena itu, kebijakan perlindungan sosial harus dipadukan dengan intervensi struktural seperti redistribusi beban pengasuhan, peningkatan kapasitas ekonomi informal, serta pembentukan jaringan dukungan komunitas untuk mengurangi stigma dan meningkatkan keberlanjutan psikologis ibu tunggal.

Penelitian selanjutnya sebaiknya melakukan studi komparatif lintas daerah dengan melibatkan beberapa kabupaten atau provinsi untuk menguji generalisasi temuan tentang pemenuhan kebutuhan keluarga ibu tunggal PKH, sehingga dapat mengidentifikasi variasi kontekstual dan faktor‑faktor yang memengaruhi efektivitas program. Selanjutnya, diperlukan evaluasi eksperimental terhadap kelompok dukungan sebaya berbasis komunitas yang dibentuk khusus untuk ibu tunggal, guna menilai dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis, tingkat burnout, dan kemampuan mengatasi stigma sosial yang mereka alami. Terakhir, penelitian dapat meneliti pengaruh integrasi subsidi penitipan anak dan peluang kerja formal ke dalam skema PKH terhadap pengurangan kemiskinan waktu serta peningkatan kapasitas ekonomi ibu tunggal, dengan mengukur perubahan dalam pendapatan rumah tangga, partisipasi pendidikan anak, dan kualitas pengasuhan. Ketiga arah penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang mekanisme intervensi yang paling efektif dan memberikan dasar evidensi bagi perancangan kebijakan yang lebih menyeluruh.

  1. Bulletin of Social Studies and Community Development. bulletin social studies community development issn... doi.org/10.61436/bsscdBulletin of Social Studies and Community Development bulletin social studies community development issn doi 10 61436 bsscd
  2. DOI Name 10.1007 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace... doi.org/10.1007DOI Name 10 1007 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace doi 10 1007
  3. Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
Read online
File size2.14 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test