STIEDHARMAPUTRA SMGSTIEDHARMAPUTRA SMG

Jurnal Ekonomi Manajemen AkuntansiJurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi

Perusahaan manufaktur pada sektor tekstil dan garmen merupakan peran penting perekonomian nasional, berkontribusi dalam pembangunan global tiap tahunnya, dapat menciptakan lapangan kerja dan mendorong investasi dalam maupun luar negeri. Namun, pengaruh globalisasi yang dipicu oleh pengaruh pihak internal dan pihak eksternal dapat menyebabkan banyak perusahaan mengalami kesulitan keuangan. Maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasio keuangan terkait kondisi kesulitan keuangan perusahaan dan mengidentifikasi faktor penyebab kesulitan keuangan pada perusahaan di sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2022-2023. Penelitian ini menggunakan metode Springate (S-Score) dan analisis regresi logistik dengan hasil analisis menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh negatif yang signifikan terhadap financial distress, leverage berpengaruh positif tidak signifikan terhadap financial distress, dan profitabilitas berpengaruh negatif yang signifikan terhadap financial distress, serta aktivitas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap financial distress.

Pada penelitian ini telah diperkirakan 16 perusahaan mengalami non financial distress serta di perkirakan 24 perusahaan yang mengalami financial distress maka total perusahaan yang telah di observasi peneliti sebanyak 40 perusahaan.Faktor yang mempengaruhi financial distress pada perusahaan sektor tekstil dan garmen berasal dari (1) faktor internal yaitu manajemen dan struktur keuangan yang buruk, ketidak seimbangan modal dan jumlah piutang, kerugian perusahaan dua tahun berturut-turut (2) faktor eksternal yaitu kebijakan pemerintah, terjadinya pandemi Covid-19, permintaan pasar dan bahan baku untuk produksi yang tidak stabil, debitor yang tidak memenuhi tepat waktu dan kreditor yang tidak harmonis serta persaingan bisnis yang semakin ketat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak arus kas operasi terhadap prediksi financial distress pada perusahaan tekstil dan garmen, karena arus kas sering kali menjadi indikator kesehatan keuangan yang lebih akurat. Selain itu, peneliti dapat memperluas sampel penelitian ke perusahaan di sektor lain seperti pertanian atau teknologi untuk melihat apakah pola pengaruh rasio keuangan terhadap financial distress bersifat universal atau berbeda per sektor. Terakhir, penelitian juga dapat mempertimbangkan pengaruh good corporate governance sebagai variabel kontrol untuk melihat apakah praktik tata kelola perusahaan yang baik mampu mengurangi risiko financial distress.

  1. Indonesian Journal of Economics, Social, and Humanities. effect liquidity leverage financial distress... doi.org/10.31258/ijesh.2.2.127-133Indonesian Journal of Economics Social and Humanities effect liquidity leverage financial distress doi 10 31258 ijesh 2 2 127 133
  2. Financial Distress Dikaji Berdasarkan Rasio Keuangan pada Perusahaan Sektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar... doi.org/10.59725/ema.v31i1.202Financial Distress Dikaji Berdasarkan Rasio Keuangan pada Perusahaan Sektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar doi 10 59725 ema v31i1 202
  3. Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Leverage, dan Aktivitas dalam Memprediksi Financial Distress pada... doi.org/10.33087/ekonomis.v6i2.591Pengaruh Likuiditas Profitabilitas Leverage dan Aktivitas dalam Memprediksi Financial Distress pada doi 10 33087 ekonomis v6i2 591
  4. PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN JASA SUB SEKTOR RESTORAN, HOTEL &... jmm.unram.ac.id/index.php/jurnal/article/view/691PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN JASA SUB SEKTOR RESTORAN HOTEL jmm unram ac index php jurnal article view 691
Read online
File size1.19 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test