UIN WALISONGOUIN WALISONGO

JPW (Jurnal Politik Walisongo)JPW (Jurnal Politik Walisongo)

Kemajuan teknologi digital telah merombak praktik advokasi masyarakat sipil, khususnya dalam perlindungan hak digital di Indonesia. Penelitian ini mengkaji peran SAFEnet (Southeast Asia Freedom of Expression Network) yang berfokus pada pembelaan kebebasan berpendapat daring, dengan pendekatan studi kasus kualitatif melalui tinjauan literatur dan analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa SAFEnet telah bertransformasi dari sekadar pengawas kebijakan menjadi fasilitator wacana digital, penyedia bantuan hukum, serta pembangun koalisi yang memajukan kebebasan berekspresi, perlindungan data, dan keadilan digital; advokasinya menggabungkan kampanye media sosial, program literasi digital, keterlibatan kebijakan, dan inovasi teknologi untuk memperkuat partisipasi warga, meskipun beroperasi dalam konteks hukum represif yang ditandai sensor dan kriminalisasi dissent.

Studi ini menemukan bahwa SAFEnet telah beralih dari fungsi pemantauan pelanggaran hak digital menjadi fasilitator wacana publik, penyedia bantuan hukum, dan katalisator kolaborasi lintas sektor.strategi-strategi seperti keterlibatan media sosial, kampanye berbasis data, dan outreach publik terbukti efektif meningkatkan kesadaran masyarakat serta menekan pemerintah untuk lebih akuntabel dalam melindungi hak digital.meskipun menghadapi regulasi represif dan kontrol negara terhadap ruang siber, SAFEnet menunjukkan kapasitas adaptif dan inovatif yang memperluas ruang publik digital serta memperkuat keterlibatan demokratis.

Penelitian selanjutnya dapat mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam dengan anggota SAFEnet untuk memahami dinamika internal organisasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi strategi advokasinya; selanjutnya, studi komparatif yang membandingkan praktik advokasi digital antara beberapa LSM di Indonesia dapat mengidentifikasi variasi pendekatan, tantangan, dan hasil yang muncul dalam konteks politik, budaya, dan regulasi yang berbeda; terakhir, penelitian mengenai dampak penerapan teknologi emergen seperti kecerdasan buatan dan blockchain dalam kampanye advokasi digital perlu mengevaluasi potensi pemberdayaan serta risiko politik dan etis yang mungkin timbul, sehingga dapat memberikan panduan strategis bagi organisasi masyarakat sipil dalam memanfaatkan inovasi teknologi secara bertanggung jawab.

Read online
File size360.07 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test