JURNALP4IJURNALP4I

KHAZANAH : Jurnal Studi Ilmu Agama, Sosial dan KebudayaanKHAZANAH : Jurnal Studi Ilmu Agama, Sosial dan Kebudayaan

Konflik sosial yang ditandai oleh intoleransi, ujaran kebencian, kekerasan verbal, dan menurunnya sikap saling menghargai masih menjadi tantangan dalam kehidupan masyarakat modern. Fenomena tersebut menunjukkan perlunya penguatan nilai-nilai moral dan spiritual yang dapat mendukung terciptanya hubungan sosial yang lebih harmonis dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi ayat-ayat perdamaian dalam Al-Quran terhadap berbagai bentuk konflik sosial pada era modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik melalui proses pengumpulan, pengelompokan, analisis, dan interpretasi ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan konsep perdamaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Quran menempatkan perdamaian, persaudaraan, toleransi, dialog, dan penyelesaian perselisihan secara bijaksana sebagai prinsip fundamental dalam kehidupan manusia. Secara lebih spesifik, ayat-ayat perdamaian memiliki relevansi dalam menghadapi berbagai persoalan kontemporer, seperti penguatan sikap toleran di tengah keberagaman, pencegahan penyebaran ujaran kebencian di ruang digital, penyelesaian konflik melalui musyawarah dan rekonsiliasi, serta pembentukan budaya saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai-nilai perdamaian Qurani tidak hanya bersifat normatif-teologis, tetapi juga memiliki fungsi praktis sebagai kerangka etis dalam membangun kohesi sosial dan mendorong resolusi konflik secara konstruktif. Dengan demikian, ayat-ayat perdamaian dalam Al-Quran tetap relevan sebagai landasan moral dan sosial dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, inklusif, dan berkeadaban.

Penelitian menunjukkan bahwa perdamaian merupakan nilai fundamental dalam Al-Quran yang menciptakan hubungan harmonis antara manusia dengan Allah, sesama manusia, dan lingkungan.Ayat-ayat perdamaian mengandung nilai persaudaraan, toleransi, penghormatan perbedaan, dialog, dan rekonsiliasi, yang dapat menjadi kerangka etis untuk membangun masyarakat damai, inklusif, dan berkeadaban.Implikasi praktisnya meliputi penguatan pendidikan karakter Qurani, literasi digital berbasis tabayyun, serta kebijakan sosial yang mendukung kohesi dan penghormatan antar kelompok.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana penerapan nilai‑nilai perdamaian Quran dalam kurikulum pendidikan dasar memengaruhi sikap toleransi dan hubungan antarkelompok siswa di Indonesia; misalnya dengan merancang studi eksperimental yang membandingkan kelas yang mendapatkan materi nilai ukhuwah, tasamuh, dan tabayyun dengan kelas kontrol. Selain itu, diperlukan evaluasi efektivitas program literasi digital yang mengintegrasikan prinsip tabayyun untuk mengurangi penyebaran ujaran kebencian di media sosial, khususnya di kalangan remaja; hal ini dapat dilakukan melalui survei longitudinal sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi. Selanjutnya, penelitian lapangan dapat meneliti peran inisiatif mediasi berbasis komunitas yang berpedoman pada konsep Quran tentang ukhuwah dan tasamuh dalam menyelesaikan sengketa yang muncul di ruang digital, misalnya dengan menganalisis kasus konflik online di lingkungan perkotaan dan mengukur perubahan tingkat resolusi konflik serta kepuasan para pihak setelah diterapkan pendekatan tersebut.

  1. Peace and Conflict Resolution in Islam: A Perspective Building | Indonesian Journal of Interdisciplinary... journal.uii.ac.id/IJIIS/article/view/31329Peace and Conflict Resolution in Islam A Perspective Building Indonesian Journal of Interdisciplinary journal uii ac IJIIS article view 31329
  2. Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis. extent diversity anic tafsir described traditions reason... ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/alquran/article/view/4303Jurnal Studi Ilmu ilmu Al Quran dan Hadis extent diversity anic tafsir described traditions reason ejournal uin suka ac ushuluddin alquran article view 4303
  3. Strengthening the Value of Moderation as a Solution to Resolving Religious Conflicts that Occur in Indonesia... jurnal.seutiahukamaa.org/index.php/istifham/article/view/76Strengthening the Value of Moderation as a Solution to Resolving Religious Conflicts that Occur in Indonesia jurnal seutiahukamaa index php istifham article view 76
  4. Religious Moderation and Legal Pluralism: Facilitating Social Harmony in Modern Muslim Societies | KURIOSITAS:... ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/kuriositas/article/view/12106Religious Moderation and Legal Pluralism Facilitating Social Harmony in Modern Muslim Societies KURIOSITAS ejurnal iainpare ac index php kuriositas article view 12106
Read online
File size315.23 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test