STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahAL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara ketuntasan kemampuan motorik dengan pemahaman konsep dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas delapan informan, yakni empat siswa dan empat guru, yang dipilih secara purposive berdasarkan temuan awal mengenai ketidak tuntasan motorik melalui observasi pendahuluan dan instrumen Developmental Coordination Disorder Questionnaire (DCDQ). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif selama kegiatan tilawah, hafalan, dan penulisan ayat Al-Quran, serta studi dokumentasi berupa tugas siswa dan laporan evaluasi pembelajaran. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu, serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan motorik halus berdampak pada ketepatan pelafalan tajwid, kemampuan menulis tafsir, serta koordinasi neuromuskular, yang pada akhirnya memengaruhi proses tadabbur dan kekhusyukan belajar. Sementara itu, ketidak tuntasan motorik kasar menyebabkan siswa mudah mengalami kelelahan saat kegiatan hafalan kelompok dan praktik shalat, sehingga menurunkan motivasi spiritual serta efektivitas keteladanan guru. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman mengungkap adanya hubungan kausal antara aspek motorik, kognitif, dan spiritual dalam pembelajaran PAI. Temuan ini mengkritisi pandangan pendidikan agama yang memisahkan dimensi fisik dan spiritual dan menegaskan pentingnya integrasi pengembangan motorik dalam pembelajaran tahfiz dan praktik ibadah. Rekomendasi penelitian meliputi pelaksanaan skrining motorik secara berkala, penerapan latihan kaligrafi berbasis terapeutik, penggunaan gerakan shalat berirama, serta penataan lingkungan kelas yang ergonomis. Pendekatan holistik ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman PAI secara menyeluruh, mendukung pembentukan akhlak mulia, dan memberikan dampak keberlanjutan dalam kehidupan peserta didik.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pencapaian ketuntasan kemampuan motorik, baik pada aspek motorik halus maupun motorik kasar, memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman konsep dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Aliyah.Berdasarkan studi kasus terhadap delapan informan, ditemukan bahwa keterbatasan motorik halus berdampak pada rendahnya ketepatan membaca Al-Quran, kesulitan dalam penulisan tafsir, serta kurang optimalnya koordinasi neuromuskular yang dibutuhkan untuk aktivitas tadabbur.Lebih lanjut lagi, hambatan motorik yang dialami peserta didik terbukti tidak berhenti pada aspek mekanis, melainkan turut memengaruhi dimensi afektif dan spiritual, seperti motivasi beribadah, rasa percaya diri, serta efektivitas keteladanan guru dalam membimbing praktik keagamaan.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kuantitatif dengan skala sampel yang lebih besar untuk menguji efektivitas program intervensi motorik dalam meningkatkan pemahaman konsep PAI secara lebih komprehensif. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman guru dalam mengintegrasikan pembelajaran motorik ke dalam kurikulum PAI, termasuk tantangan dan strategi yang mereka gunakan. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menelusuri dampak jangka panjang dari program intervensi motorik terhadap perkembangan spiritual dan karakter siswa. Dengan demikian, pemahaman tentang peran motorik dalam pembelajaran PAI dapat semakin diperkaya, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam.

  1. PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM INTERDISIPLIN DI SEKOLAH DASAR | SITTAH: Journal of Primary Education.... jurnalfaktarbiyah.iainkediri.ac.id/index.php/sittah/article/view/333PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM INTERDISIPLIN DI SEKOLAH DASAR SITTAH Journal of Primary Education jurnalfaktarbiyah iainkediri ac index php sittah article view 333
  2. Cognitive and neuroimaging findings in developmental coordination disorder: new insights from a systematic... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/dmcn.13530Cognitive and neuroimaging findings in developmental coordination disorder new insights from a systematic onlinelibrary wiley doi 10 1111 dmcn 13530
Read online
File size268.61 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test