STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahAL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahDegradasi lingkungan yang terus berlangsung mengharuskan adanya intervensi pendidikan yang menumbuhkan nilai-nilai pro-lingkungan sejak usia dini. Penelitian ini menjawab celah kritis dengan menyelidiki bagaimana Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), yang secara unik memadukan kurikulum saintifik dan religius, dapat secara efektif menumbuhkan stewardship lingkungan. Dengan menggunakan metodologi kualitatif deskriptif di SDIT Alam Nurul Islam Dua Ngawi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Temuan mengungkapkan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis alam yang secara eksplisit menghubungkan konsep-konsep sains (misalnya ekosistem, konservasi) dengan prinsip-prinsip Al-Quran dan etos khalifah fil ardh berhasil menumbuhkan kesadaran lingkungan, sikap bertanggung jawab, serta kebiasaan berkelanjutan siswa. Integrasi ini membentuk mekanisme penguatan ganda, di mana pemahaman lingkungan sekaligus dibingkai sebagai imperatif ilmiah dan kewajiban moral-spiritual, yang mengarah pada internalisasi nilai yang lebih mendalam. Penelitian ini mengusulkan model pembelajaran integratif sebagai strategi berkelanjutan untuk pendidikan karakter dan lingkungan di institusi pendidikan dasar Islam.
Berdasarkan analisis hasil dan pembahasan studi ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa integrasi antara sains dan agama membentuk suatu strategi pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan di kalangan siswa sekolah dasar.Pendekatan ini memfasilitasi peserta didik untuk memandang persoalan lingkungan secara menyeluruh, yakni tidak semata sebagai fenomena ilmiah, tetapi juga sebagai isu yang mengandung dimensi moral dan etika.Implementasi penanaman karakter peduli lingkungan di SDIT Alam Nurul Islam Dua Ngawi diwujudkan melalui dua jalur utama.pertama, pengintegrasian nilai-nilai sains dan Islam ke dalam desain kurikulum.dan kedua, penciptaan budaya sekolah melalui serangkaian pembiasaan yang konsisten.Dalam praktik pembelajarannya, sekolah menerapkan pendekatan konstruktivisme yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa.Pengalaman empiris tersebut dinilai mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran sekaligus memudahkan internalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas model integrasi sains dan agama di sekolah-sekolah non-Islam atau dengan pendekatan agama lain untuk melihat kesesuaian konteks budaya. Selain itu, penggunaan teknologi seperti media interaktif atau simulasi digital dalam pembelajaran lingkungan bisa menjadi arah studi baru, terutama untuk meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif. Terakhir, penelitian juga dapat fokus pada evaluasi jangka panjang dampak pendidikan karakter peduli lingkungan terhadap perilaku sehari-hari siswa setelah mereka menyelesaikan pendidikan dasar, untuk memastikan keberlanjutan nilai-nilai yang ditanamkan.
- Islamic Values in Environmental School Culture: Character Formation and Challenges | EDUKASIA Jurnal... doi.org/10.62775/edukasia.v6i1.1400Islamic Values in Environmental School Culture Character Formation and Challenges EDUKASIA Jurnal doi 10 62775 edukasia v6i1 1400
- Fostering Ecological Awareness from an Early Age: Integrating Environmental Education Based on the Qur’an... doi.org/10.33084/tunas.v10i2.10117Fostering Ecological Awareness from an Early Age Integrating Environmental Education Based on the QurAoan doi 10 33084 tunas v10i2 10117
- Primary school teachers’ perceptions of integrating Islamic education into science education |... doi.org/10.20448/jeelr.v12i4.7861Primary school teachersAo perceptions of integrating Islamic education into science education doi 10 20448 jeelr v12i4 7861
| File size | 514.35 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Ketersediaan fasilitas yang lengkap seperti ruang belajar yang nyaman, laboratorium, perpustakaan, masjid, lapangan olahraga, ruang UKS, serta media pembelajaranKetersediaan fasilitas yang lengkap seperti ruang belajar yang nyaman, laboratorium, perpustakaan, masjid, lapangan olahraga, ruang UKS, serta media pembelajaran
LAKASPIALAKASPIA Internalisasi nilai‑nilai tauhid dalam kurikulum pendidikan Islam menegaskan keterpaduan antara ilmu dan iman, antara dunia dan akhirat, serta antaraInternalisasi nilai‑nilai tauhid dalam kurikulum pendidikan Islam menegaskan keterpaduan antara ilmu dan iman, antara dunia dan akhirat, serta antara
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kebijakan larangan HP terbukti memberikan pengaruh positif terhadap disiplin belajar santriwati. Mayoritas santri menyatakan bahwa dengan diterapkannyaKebijakan larangan HP terbukti memberikan pengaruh positif terhadap disiplin belajar santriwati. Mayoritas santri menyatakan bahwa dengan diterapkannya
ARIPAFIARIPAFI Perlu adanya pengembangan bahan ajar yang lebih komprehensif, aplikatif, dan relevan dengan konteks sosial siswa. Dengan demikian, pembelajaran PABP dapatPerlu adanya pengembangan bahan ajar yang lebih komprehensif, aplikatif, dan relevan dengan konteks sosial siswa. Dengan demikian, pembelajaran PABP dapat
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Pendidikan tidak hanya dimaknai sebagai proses transfer ilmu, melainkan juga sebagai instrumen pembentukan karakter peserta didik yang berintegritas. NamunPendidikan tidak hanya dimaknai sebagai proses transfer ilmu, melainkan juga sebagai instrumen pembentukan karakter peserta didik yang berintegritas. Namun
IAISAMBASIAISAMBAS Serta pola berpikir deduktif yang digunakan dalam penelitian ini. Sumber data penelitian adalah buku Finally I Found True Happiness dan didukung oleh sumber-sumberSerta pola berpikir deduktif yang digunakan dalam penelitian ini. Sumber data penelitian adalah buku Finally I Found True Happiness dan didukung oleh sumber-sumber
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai referensi terkait generasi digital, literasiPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai referensi terkait generasi digital, literasi
UACUAC Peneliti melakukan analisis data menggunakan analisis induksi yang dimodifikasi. Analisis data dilakukan dengan mengikuti tahap kondensasi data, penyajianPeneliti melakukan analisis data menggunakan analisis induksi yang dimodifikasi. Analisis data dilakukan dengan mengikuti tahap kondensasi data, penyajian
Useful /
PUTRAGALUHPUTRAGALUH Hal ini terlihat dari capaian soal yang bervariasi, dengan hanya satu soal yang mencapai kategori baik (71%), lima soal kategori cukup (57%–64%), danHal ini terlihat dari capaian soal yang bervariasi, dengan hanya satu soal yang mencapai kategori baik (71%), lima soal kategori cukup (57%–64%), dan
USKUSK Penelitian ini mengidentifikasi faktor‑faktor penting yang memengaruhi persepsi mahasiswa dan dosen ESP terhadap integrasi TBLT berbasis teknologi dalamPenelitian ini mengidentifikasi faktor‑faktor penting yang memengaruhi persepsi mahasiswa dan dosen ESP terhadap integrasi TBLT berbasis teknologi dalam
USKUSK A 25-item reading self-efficacy questionnaire with strong reliability (Cronbachs alpha = 0. 915) was employed. Data were analyzed using descriptive statistics,A 25-item reading self-efficacy questionnaire with strong reliability (Cronbachs alpha = 0. 915) was employed. Data were analyzed using descriptive statistics,
UACUAC Pengumpulan data: wawancara, angket, focus group discussion, lembar penilaian kelayakan, kepraktisan, efektivitas produk. Data yang diperoleh dianalisis:Pengumpulan data: wawancara, angket, focus group discussion, lembar penilaian kelayakan, kepraktisan, efektivitas produk. Data yang diperoleh dianalisis: