OJSOJS

Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan Multidisipliner

Konseling Analisis Transaksional merupakan pendekatan yang berakar pada teori psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konseling Analisis Transaksional dari perspektif filosofis melalui telaah literatur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi pustaka, yakni menghimpun dan menelaah berbagai referensi yang relevan serta kredibel, seperti jurnal ilmiah, artikel, dan buku yang membahas konseling Analisis Transaksional, khususnya yang terkait dengan teori ego state. Informasi penting dari berbagai sumber tersebut kemudian dianalisis dan disesuaikan dengan fokus penelitian. Temuan penelitian ini mencakup: (1) landasan filosofis dalam konseling Analisis Transaksional, (2) konsep-konsep utama dalam pendekatan ini, (3) tujuan penerapan konseling Analisis Transaksional, (4) teori ego state sebagai dasar kerangka konseling, (5) analisis kasus, (6) peran serta fungsi konselor, (7) teknik-teknik yang digunakan dalam proses konseling tersebut.

Konseling analisis transaksional dan terapi ego state terbukti efektif dalam menangani permasalahan konseli karena mampu menganalisis proses komunikasi dan transaksi antarindividu, mengidentifikasi ego state dominan, serta membantu konseli mengatasi konflik antar ego state.Terapi ini juga efektif dalam mendukung perkembangan kepribadian dan pengelolaan emosi, terutama pada remaja, dengan peran konselor yang penting dalam mengubah ego state negatif menjadi positif melalui teknik seperti empty chair technique.Pendekatan ini perlu diterapkan lebih luas, disertai peningkatan kompetensi konselor dan penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti empiris efektivitasnya secara klinis.

Pertama, perlu penelitian mengenai efektivitas terapi ego state dalam konteks pendidikan formal di sekolah menengah, khususnya untuk siswa dengan gejala kecemasan akademik, dengan membandingkan hasil intervensi antar kelompok yang menggunakan teknik kursi kosong dan tanpa teknik tersebut. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana integrasi pendekatan analisis transaksional dengan nilai-nilai budaya lokal atau agama dapat memengaruhi keberhasilan konseling pada remaja, melalui studi kualitatif mendalam terhadap persepsi peserta konseling. Ketiga, diperlukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang terapi ego state terhadap perkembangan kepribadian dan kesejahteraan psikologis remaja setelah menjalani intervensi selama satu hingga dua tahun, agar dapat diketahui keberlanjutan hasil konseling tersebut.

Read online
File size325.83 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test