UNISMAUNISMA
Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam MalangYurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam MalangSemenjak diberi kewenangan mengadili perkara ekonomi syariah, di tahun 2018 pada tingkat pertama pengadilan agama telah menangani 347 perkara. Dari 347 perkara tersebut, 183 perkara sudah diputus. Perkara yang telah diputus perlu payung hukum yang jelas untuk melaksanakan isi putusan. Maka dalam tulisan ini penulis akan mencoba menjelaskan konstruksi kewenangan pengadilan agama menjalankan eksekusi sengketa ekonomi syariah. Kewenangan pengadilan agama dalam menangani sengketa ekonomi syariah lahir setelah terbit Undang-Undang Nomor 03 tahun 2006 Tentang Peradilan Agama dan dikuatkan oleh Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Nomor 93/PUU-X/2012. Pengadilan agama juga telah dibekali dengan Peraturan Mahkamah Agung No. 02 Tahun 2008 Tentang Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah dan Peraturan Mahkamah Agung No. 14 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah. Untuk pelaksanaan eksekusi, peradilan agama mengacu pada HIR dan RBg.
Pengadilan agama memiliki kewenangan yuridis untuk menangani sengketa ekonomi syariah berdasarkan Undang-Undang Nomor 03 Tahun 2006 Tentang Peradilan Agama dan diperkuat oleh Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 93/PUU-X/2012.Kewenangan ini diimplementasikan melalui peraturan perundang-undangan seperti Peraturan Mahkamah Agung No.Namun, masih diperlukan penjelasan lebih rinci mengenai mekanisme eksekusi dan penerapan hukum acara perdata dalam konteks syariah.
Penelitian lanjutan perlu mengkaji efektivitas regulasi yang mengatur eksekusi sengketa ekonomi syariah di pengadilan agama. Selain itu, analisis peran Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 93/PUU-X/2012 dalam memperkuat kewenangan pengadilan agama menjadi penting untuk memastikan keseragaman penerapan hukum. Terakhir, studi tentang dampak metode eksekusi (lelang publik vs. lelang bawah tangan) terhadap keadilan hukum dan kepastian hukum dalam kasus syariah dapat memberikan wawasan baru untuk pengembangan sistem peradilan.
| File size | 131.83 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA Penelitian ini menekankan pentingnya mengembangkan guru yang mampu menjembatani ajaran Islam tradisional dengan isu-isu kontemporer, guna memajukan pendidikanPenelitian ini menekankan pentingnya mengembangkan guru yang mampu menjembatani ajaran Islam tradisional dengan isu-isu kontemporer, guna memajukan pendidikan
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan efektivitas integrasi nilai religius dalam pembelajaran PAI digital sebagai upaya menanamkan karakterPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan efektivitas integrasi nilai religius dalam pembelajaran PAI digital sebagai upaya menanamkan karakter
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Studi komparatif ini menganalisis model pendidikan karakter dengan membandingkan implementasi Social and Emotional Learning (SEL) di Finlandia dan KurikulumStudi komparatif ini menganalisis model pendidikan karakter dengan membandingkan implementasi Social and Emotional Learning (SEL) di Finlandia dan Kurikulum
STIKKENDALSTIKKENDAL Teknologi mempermudah komunikasi, pembelajaran, dan aktivitas sehari-hari, tetapi penyalahgunaannya berpotensi menimbulkan kecanduan digital, degradasiTeknologi mempermudah komunikasi, pembelajaran, dan aktivitas sehari-hari, tetapi penyalahgunaannya berpotensi menimbulkan kecanduan digital, degradasi
ULBULB Dengan meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam, diharapkan Pondok Pesantren Darul Husna Langgapayung dapat terus berkontribusi positif dalam membentukDengan meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam, diharapkan Pondok Pesantren Darul Husna Langgapayung dapat terus berkontribusi positif dalam membentuk
STAIBSLLGSTAIBSLLG Penerapan stimulasi seni dalam Kurikulum Merdeka di TK Aba An-Nur menunjukkan hasil positif dalam pengembangan kreativitas, kecerdasan emosional, dan sosialPenerapan stimulasi seni dalam Kurikulum Merdeka di TK Aba An-Nur menunjukkan hasil positif dalam pengembangan kreativitas, kecerdasan emosional, dan sosial
UACUAC Validitas dipastikan melalui perpanjangan kehadiran peneliti, triangulasi, diskusi teman sejawat, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas.Validitas dipastikan melalui perpanjangan kehadiran peneliti, triangulasi, diskusi teman sejawat, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas.
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Hal tersebut dilakukan ketika pembelajaran berlangsung dengan menggunakan pendekatan humanis, yang esensinya adalah membangun kreatifitas peserta didikHal tersebut dilakukan ketika pembelajaran berlangsung dengan menggunakan pendekatan humanis, yang esensinya adalah membangun kreatifitas peserta didik
Useful /
STAIBSLLGSTAIBSLLG Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menganalisis konsep-konsep pendidikan yang relevan antara teori Bandura danPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menganalisis konsep-konsep pendidikan yang relevan antara teori Bandura dan
UNIRA MALANGUNIRA MALANG fikih perempuan terdiri dari fikih perempuan dalam rumah tangga, fikih perempuan dalam ibadah, fikih perempuan dalam pernikahan, fikih perempuan dalamfikih perempuan terdiri dari fikih perempuan dalam rumah tangga, fikih perempuan dalam ibadah, fikih perempuan dalam pernikahan, fikih perempuan dalam
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Perempuan memiliki kontribusi penting dalam melaksanakan gerakan sosial dan berkontribusi pada aksi perdamaian terkait konflik yang terjadi. Dalam melaksanakanPerempuan memiliki kontribusi penting dalam melaksanakan gerakan sosial dan berkontribusi pada aksi perdamaian terkait konflik yang terjadi. Dalam melaksanakan
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Kajian ini menganalisis landasan dan prinsip yang mendasari peradaban Islam dibangun dengan menyoroti lima prinsip utama, yaitu; mencari ilmu, universalitasKajian ini menganalisis landasan dan prinsip yang mendasari peradaban Islam dibangun dengan menyoroti lima prinsip utama, yaitu; mencari ilmu, universalitas