STIEDHARMAPUTRA SMGSTIEDHARMAPUTRA SMG

Jurnal Ekonomi Manajemen AkuntansiJurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Daya Tarik Iklan di Media Sosial (Youtube) terhadap Minat Beli Konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode angket dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Form. Populasi penelitian yaitu responden yang pernah menonton iklan Pantene versi Miracles Hair Supplement dengan jumlah 100 responden dari hasil perhitungan menggunakan Rao Purba. Teori yang digunakan dalam penelitian ini teori S-O-R (Stimulus, Organisme, Respon). Hasil dari penelitian ini adalah adanya pengaruh Daya Tarik Iklan di Media Sosial (Youtube) terhadap Minat Beli Konsumen dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung > t tabel sebesar 3,889 > 1,985. Sesuai dengan Teori S-O-R (Stimulus-Organism-Response) yang digunakan Stimulus yaitu Daya Tarik Iklan Pantene versi Miracles Hair Supplement mempunyai Daya Tarik sehingga penonton iklan melakukan Organism yaitu perhatian, pengertian, dan penerimaan. Dan yang terakhir, penonton akan melakukan Response yaitu perubahan sikap untuk melakukan pembelian produk.

Berdasarkan hasil dari analisis data dan pembahasan, dapat diambil kesimpulan bahwa penelitian dengan judul Pengaruh Daya Tarik Iklan di media sosial (Youtube) terhadap Minat Beli Konsumen, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai yaitu berdasarkan hasil data analisis penelitian diketahui Terdapat Pengaruh Daya Tarik Iklan Pantene Versi Miracles Hair Supplement di YouTube Terhadap Minat Beli Konsumen.Sesuai dengan Teori S-O-R (Stimulus-Organism-Response) yang digunakan Stimulus yaitu Daya Tarik Iklan Pantene versi Miracles Hair Supplement mempunyai Daya Tarik sehingga penonton iklan melakukan Organism yaitu perhatian, pengertian, dan penerimaan.Dan yang terakhir, penonton akan melakukan Response yaitu perubahan sikap untuk melakukan pembelian produk.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan influencer non-selebritas dalam iklan digital terhadap daya tarik konsumen, karena penggunaan selebritas sering kali dianggap biasa dan mungkin kurang efektif untuk audiens muda. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi perbandingan antara daya tarik iklan di YouTube dan platform lain seperti TikTok, mengingat perbedaan demografi pengguna dan pola konsumsi konten. Peneliti juga dapat mengevaluasi pengaruh konten iklan yang lebih personal atau interaktif (seperti iklan berbasis video pendek) terhadap minat beli konsumen, karena pendekatan ini semakin populer di era digital saat ini.

  1. Prologia. analisis pengaruh daya tarik kualitas pesan selebriti endorser keputusan pembelian uniqlo prologia... journal.untar.ac.id/index.php/prologia/article/view/10373Prologia analisis pengaruh daya tarik kualitas pesan selebriti endorser keputusan pembelian uniqlo prologia journal untar ac index php prologia article view 10373
  2. Pengaruh Daya Tarik Iklan Pantene di Media Sosial (Youtube) terhadap Minat Beli Konsumen | Jurnal Ekonomi... doi.org/10.59725/ema.v30i2.109Pengaruh Daya Tarik Iklan Pantene di Media Sosial Youtube terhadap Minat Beli Konsumen Jurnal Ekonomi doi 10 59725 ema v30i2 109
  3. Prologia. pengaruh daya tarik sosial instagram minat beli konsumen survei produk sepatu brodo anak muda... journal.untar.ac.id/index.php/prologia/article/view/8111Prologia pengaruh daya tarik sosial instagram minat beli konsumen survei produk sepatu brodo anak muda journal untar ac index php prologia article view 8111
Read online
File size549.21 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test