UKRIMUKRIM

Infact: International Journal of ComputersInfact: International Journal of Computers

Energi surya yang ditangkap melalui teknologi fotovoltaik (PV) menawarkan sumber energi alternatif yang menjanjikan, tetapi efisiensi dan stabilitasnya memerlukan pemantauan real-time yang andal. Studi ini mengembangkan sistem pemantauan berbasis IoT untuk Stasiun Pengisian Daya Ponsel Surya menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai prosesor pusat, NodeMCU ESP8266 untuk transmisi data, dan sensor termasuk sensor tegangan 0-25 V, sensor arus ACS712, dan sensor suhu-kelembapan DHT11. Sistem berhasil merekam dan mentransmisikan data secara real-time di bawah konektivitas internet. Namun, anomali terdeteksi, seperti 4% data tegangan melonjak hingga 80 V, melebihi batas 22 V yang diharapkan, dan ada kasus di mana tegangan nol tercatat sementara arus tetap pada 22%. Selain itu, perbandingan dengan data Wunderground menunjukkan penyimpangan 18% untuk suhu dan 45% untuk kelembapan. Hasil ini menekankan kebutuhan akan kalibrasi yang lebih baik untuk meningkatkan akurasi dan keandalan sistem.

Sistem pemantauan berhasil dirancang dan diimplementasikan menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai prosesor data pusat, NodeMCU ESP8266 untuk mentransmisikan data ke internet, dan sensor seperti sensor tegangan 0-25V, sensor arus ACS712, dan sensor suhu dan kelembapan DHT11.Pemantauan mengungkapkan fluktuasi tegangan yang signifikan, dengan nilai puncak melebihi 80 V selama periode 26-28 Juni.Namun, nilai-nilai ini tidak mewakili kondisi operasi sebenarnya, karena sekitar 4% data diidentifikasi sebagai anomali yang disebabkan oleh gangguan sensor atau kesalahan pencatatan, mengingat bahwa tegangan maksimum seharusnya dibatasi hingga 22 V.Setelah 28 Juni, tegangan stabil di sekitar 20 V, sementara arus tetap relatif rendah, dengan sebagian besar nilai di bawah 5 A, dan hanya diamati selama periode aktivitas beban.Beberapa anomali juga terdeteksi, termasuk kondisi di mana tegangan tercatat nol sementara arus mencapai 22%, serta periode di mana tegangan dan arus mendekati nol, menunjukkan kondisi non-operasional sistem.Selain itu, parameter kelembapan menunjukkan tren naik, meningkat dari sekitar 50% menjadi lebih dari 80% di akhir periode pemantauan.Perbandingan dengan data sekunder dari Wunderground menunjukkan penyimpangan 18% untuk suhu dan 45% untuk kelembapan, yang menekankan kebutuhan akan kalibrasi instrumen lebih lanjut atau penggunaan sensor dengan akurasi lebih tinggi untuk memastikan hasil pemantauan yang lebih valid mewakili kondisi lingkungan yang sebenarnya.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan kalibrasi lebih lanjut pada sistem pemantauan agar meningkatkan akurasi dan keandalan data yang diperoleh. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk menggunakan sensor dengan akurasi lebih tinggi, terutama untuk parameter suhu dan kelembapan, agar hasil pemantauan lebih valid dan dapat diandalkan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk membandingkan data pemantauan dengan data referensi dari lokasi dengan presisi yang lebih tinggi, sehingga dapat meningkatkan akurasi pengukuran suhu dan tegangan. Dengan demikian, sistem pemantauan berbasis IoT untuk stasiun pengisian daya ponsel surya dapat ditingkatkan dan dioptimalkan untuk memberikan informasi yang lebih akurat dan andal bagi pengguna dan operator stasiun pengisian daya.

Read online
File size825.3 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test