UNUSAUNUSA
Journal | Universitas Nahdlatul Ulama SurabayaJournal | Universitas Nahdlatul Ulama SurabayaHepatitis B merupakan penyakit hati inflamatorik yang disebabkan oleh virus Hepatitis B, yang dapat bersifat akut atau kronik. Protein membran luar Virus Hepatitis B (HBV) dikenal sebagai Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg). Petugas kebersihan merupakan karyawan yang bertugas membersihkan lingkungan rumah sakit agar tetap bersih, karena bahaya-bahaya yang ada di rumah sakit, seperti penularan penyakit, dapat terjadi jika lingkungan rumah sakit tidak dijaga kebersihannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan hasil dan hubungannya dengan faktor risiko pemeriksaan Hepatitis B pada petugas kebersihan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mansyoer Mohammad Dunda Limboto Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel accidental. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Spesimen diperiksa menggunakan metode rapid test. Data disajikan secara deskriptif dan statistik untuk melihat hubungan antara pekerjaan dan kejadian infeksi Hepatitis B. Hasil yang diperoleh sebanyak 33 responden dengan melakukan pemeriksaan HBsAg, dengan hasil yang diperoleh adalah 2 orang reaktif dan 31 orang non-reaktif. Hasil uji statistik pada hubungan antara status infeksi dan usia menunjukkan p-value sebesar 0,019 dan hubungan antara status infeksi dan gejala menunjukkan p-value sebesar 0,002.
Pemeriksaan antigen permukaan Hepatitis B (HBsAg) menggunakan metode tes immunochromatography pada petugas kebersihan yang bekerja di RSUD dr.Dunda Limboto menghasilkan 31 sampel non-reaktif (94%) dan 2 sampel reaktif (6%).Terdapat hubungan signifikan antara status infeksi dan gejala yang dilaporkan oleh responden.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengujian efektivitas program vaksinasi Hepatitis B bagi petugas kebersihan di berbagai rumah sakit untuk mengetahui apakah vaksin dapat mengurangi risiko infeksi secara signifikan di antara pekerja yang sering terpapar potensi penularan virus. Selain itu, studi komparatif tentang penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker terhadap tingkat infeksi Hepatitis B pada petugas kebersihan di beberapa lokasi rumah sakit berbeda dapat memberikan wawasan baru, apakah praktik kebersihan diri yang lebih ketat mampu mencegah penularan virus melalui kontak langsung dengan limbah medis. Penelitian lain yang perlu dilakukan adalah analisis epidemiologi jangka panjang untuk melacak tren infeksi Hepatitis B di kalangan petugas kebersihan, dengan memperluas sampel ke kabupaten atau provinsi lain, sehingga dapat diidentifikasi faktor risiko lokal seperti pola hidup atau kondisi lingkungan yang berkontribusi pada peningkatan kasus reaktif, dan selanjutnya membantu dalam pengembangan strategi pencegahan yang lebih komprehensif dan berbasis bukti. Ketiga saran ini saling terkait karena memperkuat pemahaman tentang intervensi vaksinasi, praktik keamanan, dan pemantauan epidemiologi untuk melindungi kesehatan pekerja rumah sakit dari risiko infeksi Hepatitis B yang berpotensi fatal.
- Hepatitis B virus infection in children and adolescents - The Lancet Gastroenterology & Hepatology.... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S2468125319300421Hepatitis B virus infection in children and adolescents The Lancet Gastroenterology Hepatology linkinghub elsevier retrieve pii S2468125319300421
- Hepatitis B virus infection in children and adolescents - The Lancet Gastroenterology & Hepatology.... thelancet.com/retrieve/pii/S2468125319300421Hepatitis B virus infection in children and adolescents The Lancet Gastroenterology Hepatology thelancet retrieve pii S2468125319300421
- Risk factors for hepatitis B virus infections among pregnant women in East Lombok District | Public Health... doi.org/10.53638/phpma.2018.v6.i2.p06Risk factors for hepatitis B virus infections among pregnant women in East Lombok District Public Health doi 10 53638 phpma 2018 v6 i2 p06
- Cross sectional study of chronic hepatitis B prevalence among healthcare workers in an urban setting,... doi.org/10.1371/journal.pone.0201820Cross sectional study of chronic hepatitis B prevalence among healthcare workers in an urban setting doi 10 1371 journal pone 0201820
| File size | 343.43 KB |
| Pages | 12 |
| Short Link | https://juris.id/p-9t |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
MARANATHAMARANATHA Retina diekstraksi untuk dilakukan pemeriksaan PCR realtime untuk pemeriksaan ekspresi gen PPARα. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bermaknaRetina diekstraksi untuk dilakukan pemeriksaan PCR realtime untuk pemeriksaan ekspresi gen PPARα. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bermakna
UNUSAUNUSA Dalam studi ini, tujuannya adalah menganalisis karakteristik morfologi bentuk gelombang pembekuan serta nilai turunan pertama dan keduanya pada kasus denganDalam studi ini, tujuannya adalah menganalisis karakteristik morfologi bentuk gelombang pembekuan serta nilai turunan pertama dan keduanya pada kasus dengan
UNUSAUNUSA Oleh karena itu, direkomendasikan agar skrining infeksi saluran kemih di antara pasien diabetes, sosialisasi, dan strategi untuk mempromosikan penggunaanOleh karena itu, direkomendasikan agar skrining infeksi saluran kemih di antara pasien diabetes, sosialisasi, dan strategi untuk mempromosikan penggunaan
UNUSAUNUSA Desain penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analitik observasional dan cross-sectional dengan total peserta 25 DM dengan nefropati diabetik danDesain penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analitik observasional dan cross-sectional dengan total peserta 25 DM dengan nefropati diabetik dan
UNUSAUNUSA Eksopolisakarida merupakan polisakarida yang dihasilkan dan disekresikan oleh mikroba di luar sel, biasanya terdapat di luar struktur bakteri. KelompokEksopolisakarida merupakan polisakarida yang dihasilkan dan disekresikan oleh mikroba di luar sel, biasanya terdapat di luar struktur bakteri. Kelompok
UNUSAUNUSA Diabetes mellitus menyebabkan komplikasi jangka panjang yang melibatkan berbagai organ dan sistem tubuh manusia. Di antara komplikasi tersebut, komplikasiDiabetes mellitus menyebabkan komplikasi jangka panjang yang melibatkan berbagai organ dan sistem tubuh manusia. Di antara komplikasi tersebut, komplikasi
UNUSAUNUSA Hasil pemeriksaan SGOT dan SGPT tidak melebihi batas ±2SD dan ±3SD. CV pada pemeriksaan SGOT dan SGPT juga tidak melebihi batas CCV, yaitu stabil. TerdapatHasil pemeriksaan SGOT dan SGPT tidak melebihi batas ±2SD dan ±3SD. CV pada pemeriksaan SGOT dan SGPT juga tidak melebihi batas CCV, yaitu stabil. Terdapat
UNUSAUNUSA Kelompok 1 terdiri dari tikus normal (N) dan kelompok 2, tikus T2DM, yang diberi 0,5 mL minyak kelapa; kelompok 3 tikus T2DM diberi metformin 250 mg/kgKelompok 1 terdiri dari tikus normal (N) dan kelompok 2, tikus T2DM, yang diberi 0,5 mL minyak kelapa; kelompok 3 tikus T2DM diberi metformin 250 mg/kg
Useful /
MARANATHAMARANATHA Darah diambil melalui tusuk jantung dan organ jantung ditimbang setelah empat minggu pemberian. Total LDH dan CK-MB diukur secara spektrofotometri. KadarDarah diambil melalui tusuk jantung dan organ jantung ditimbang setelah empat minggu pemberian. Total LDH dan CK-MB diukur secara spektrofotometri. Kadar
ITBITB Antena yang diusulkan memiliki gain tinggi 12,56 dB dengan efisiensi radiasi 94 persen, bandwidth ultra-lebar 15,83 GHz, dan return loss -47,52 dB padaAntena yang diusulkan memiliki gain tinggi 12,56 dB dengan efisiensi radiasi 94 persen, bandwidth ultra-lebar 15,83 GHz, dan return loss -47,52 dB pada
ITBITB Kekuatan struktur PCB diteliti menggunakan simulasi numerik berbasis beban statis. Displacement dan tegangan dikendalikan dengan berbagai desain rangkaKekuatan struktur PCB diteliti menggunakan simulasi numerik berbasis beban statis. Displacement dan tegangan dikendalikan dengan berbagai desain rangka
MARANATHAMARANATHA Kondisi ini disebabkan oleh asupan kalori yang melebihi pengeluaran energi disertai berbagai faktor. Modalitas terapi yang ada saat ini terbatas pada diet,Kondisi ini disebabkan oleh asupan kalori yang melebihi pengeluaran energi disertai berbagai faktor. Modalitas terapi yang ada saat ini terbatas pada diet,