UNUSAUNUSA
Journal | Universitas Nahdlatul Ulama SurabayaJournal | Universitas Nahdlatul Ulama SurabayaPeningkatan pelayanan laboratorium kesehatan sangat erat kaitannya dengan penguatan mutu laboratorium kesehatan. Serum kontrol merupakan bagian dari penjaminan mutu laboratorium kesehatan. Serum kontrol buatan sendiri yang diliofilisasi merupakan salah satu jenis serum kontrol buatan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas serum kontrol buatan sendiri yang diliofilisasi terhadap kadar Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) dan Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pooled sera sebagai bahan penelitian yang disimpan pada suhu -2°C hingga -4°C dan -20°C selama 8 minggu. Pooled sera diperoleh dari responden yang tidak memiliki riwayat penyakit, bebas dari HIV, AIDS, dan HBsAg. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Rujukan dan Laboratorium Kimia Klinik Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan, Surabaya. Hasil penelitian berupa analisis data menggunakan uji regresi linier. Parameter SGOT pada suhu freezer (-2 hingga -4°C) menunjukkan bahwa waktu penyimpanan berpengaruh sebesar 90,97% dengan komponen kesalahan sebesar 9,03%. Pada suhu freezer (-20°C), hasil waktu penyimpanan berpengaruh sebesar 78,71% dengan komponen kesalahan sebesar 21,29%. Pada parameter SGPT dengan suhu freezer (-2 hingga -4°C), hasil waktu penyimpanan berpengaruh sebesar 96,71% dengan komponen kesalahan sebesar 3,29%. Pada suhu freezer (-20°C), hasil waktu penyimpanan berpengaruh sebesar 91,47% dengan komponen kesalahan sebesar 8,53%. Hasil pemeriksaan SGOT dan SGPT tidak melebihi batas ±2SD dan ±3SD. CV pada pemeriksaan SGOT dan SGPT juga tidak melebihi batas CCV, yaitu stabil.
Terdapat pengaruh waktu penyimpanan terhadap stabilitas kadar SGOT dan SGPT yang disimpan dalam freezer pada suhu -2°C hingga -4°C dan -20°C selama 8 minggu.Hasil SGOT dan SGPT yang disimpan selama 8 minggu masih memenuhi persyaratan grafik kontrol Levey-Jennings.Serum kontrol buatan sendiri yang diliofilisasi dapat menjadi alternatif yang ekonomis dan mudah diakses dalam pengujian laboratorium.
Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada eksplorasi lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas serum kontrol buatan sendiri, seperti variasi metode liofilisasi atau penambahan bahan penstabil. Studi komparatif juga penting untuk dilakukan, membandingkan serum kontrol buatan sendiri yang diliofilisasi dengan serum kontrol komersial dalam berbagai parameter dan kondisi penyimpanan yang berbeda, termasuk variasi suhu dan durasi penyimpanan yang lebih lama. Selain itu, perlu diteliti bagaimana penggunaan serum kontrol ini dalam jangka panjang mempengaruhi kualitas hasil pemeriksaan laboratorium secara keseluruhan, serta dampaknya terhadap deteksi dini dan penatalaksanaan penyakit.
- Validate User. validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content... academic.oup.com/clinchem/article/64/4/645/5608681Validate User validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content academic oup clinchem article 64 4 645 5608681
- International Journal of Research and Review. journal research review ijrr volume issue october published... ijrrjournal.comInternational Journal of Research and Review journal research review ijrr volume issue october published ijrrjournal
- Efficacy of Pooled Serum Internal Quality Control in Comparison with Commercial Internal Quality Control... doi.org/10.1055/s-0040-1721151Efficacy of Pooled Serum Internal Quality Control in Comparison with Commercial Internal Quality Control doi 10 1055 s 0040 1721151
- Asian Journal of Biomedical and Pharmaceutical Sciences. asian journal biomedical sciences million readerbase... jbiopharm.comAsian Journal of Biomedical and Pharmaceutical Sciences asian journal biomedical sciences million readerbase jbiopharm
- Production and Performance Evaluation of External Quality Assessment Materials for Human Epididymis Protein... jlmqa.org/journal/view.html?doi=10.15263/jlmqa.2019.41.3.153Production and Performance Evaluation of External Quality Assessment Materials for Human Epididymis Protein jlmqa journal view html doi 10 15263 jlmqa 2019 41 3 153
| File size | 376.37 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN UTUBANIAIN UTUBAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa insomnia tidak hanya berdampak pada kondisi fisik tetapi juga mempengaruhi kognisi, perilaku, dan interaksi sosial individu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa insomnia tidak hanya berdampak pada kondisi fisik tetapi juga mempengaruhi kognisi, perilaku, dan interaksi sosial individu.
STAIMUNSTAIMUN Strategi optimalisasi manajemen pendidikan Islam di SMP Negeri 3 Banyuasin secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan, terbuktiStrategi optimalisasi manajemen pendidikan Islam di SMP Negeri 3 Banyuasin secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan, terbukti
ESC IDESC ID Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatanMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan
ALFARABIALFARABI Kurangnya minat dan motivasi belajar siswa dapat memicu tingkat kemalasan dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi. Kepala sekolahKurangnya minat dan motivasi belajar siswa dapat memicu tingkat kemalasan dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi. Kepala sekolah
UNUSAUNUSA Sampel darah dikumpulkan untuk penentuan kadar gula darah puasa menggunakan glukometer. Isolasi bakteri dilakukan melalui kultur urin dan antibiogram diujiSampel darah dikumpulkan untuk penentuan kadar gula darah puasa menggunakan glukometer. Isolasi bakteri dilakukan melalui kultur urin dan antibiogram diuji
UNUSAUNUSA casei dapat menghasilkan eksopolisakarida, serta memiliki kandungan gula total eksopolisakarida yang tinggi. Lactobacillus paracasei memiliki kandungancasei dapat menghasilkan eksopolisakarida, serta memiliki kandungan gula total eksopolisakarida yang tinggi. Lactobacillus paracasei memiliki kandungan
UNUSAUNUSA Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai MPV pada kelompok B lebih tinggi daripada kelompok A (p = 0,001), dan nilai MPV pada kelompok C lebihHasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai MPV pada kelompok B lebih tinggi daripada kelompok A (p = 0,001), dan nilai MPV pada kelompok C lebih
UNUSAUNUSA Terdapat perbedaan signifikan dalam kadar GDP dan jumlah neutrofil di semua kelompok. Kombinasi lycopene dan metformin menunjukkan konsentrasi GDP lebihTerdapat perbedaan signifikan dalam kadar GDP dan jumlah neutrofil di semua kelompok. Kombinasi lycopene dan metformin menunjukkan konsentrasi GDP lebih
Useful /
UNIMALUNIMAL Setiap tahun jumlah pendaki meningkat, mencapai setidaknya 70.000 orang termasuk peneliti. Peningkatan tersebut berimplikasi pada peningkatan risiko mortalitasSetiap tahun jumlah pendaki meningkat, mencapai setidaknya 70.000 orang termasuk peneliti. Peningkatan tersebut berimplikasi pada peningkatan risiko mortalitas
UNUSAUNUSA casei dapat menghasilkan eksopolisakarida, serta memiliki kandungan gula total eksopolisakarida yang tinggi. Lactobacillus paracasei memiliki kandungancasei dapat menghasilkan eksopolisakarida, serta memiliki kandungan gula total eksopolisakarida yang tinggi. Lactobacillus paracasei memiliki kandungan
UNUSAUNUSA Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Spesimen diperiksa menggunakan metode rapid test. Data disajikan secaraSampel dalam penelitian ini berjumlah 33 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Spesimen diperiksa menggunakan metode rapid test. Data disajikan secara
UNUSAUNUSA 2%), penyakit ginjal (6. 4%), infeksi bakteri (4%), demam berdarah dengue (4%), gigitan ular (1. 6%), dan defisiensi faktor (1. 6%). Penyakit hati dan2%), penyakit ginjal (6. 4%), infeksi bakteri (4%), demam berdarah dengue (4%), gigitan ular (1. 6%), dan defisiensi faktor (1. 6%). Penyakit hati dan