UNARUNAR

Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

World Health Organization (WHO) pada awal tahun 2020 mengejutkan dunia dengan laporan mengenai kejadian infeksi berat yang disebabkan oleh coronavirus. Virus ini menyebar dengan cepat hingga terjadi pandemi di seluruh dunia, dan Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus infeksi tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kunjungan pasien sebelum dan selama pandemi di Puskesmas Penajam dan Puskesmas Babulu, Penajam Paser Utara. Penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan mengumpulkan data sekunder dari rekam medis bulan Maret-Desember tahun 2019 dan 2020. Hasil penelitian menunjukkan penurunan jumlah kunjungan pasien di kedua puskesmas, didominasi oleh kategori jenis kelamin perempuan dan kategori usia 5-11 tahun baik sebelum maupun selama pandemi. Penurunan signifikan dalam jumlah kunjungan pasien menunjukkan dampak nyata pandemi terhadap akses pelayanan kesehatan dasar di tingkat puskesmas.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kunjungan pasien di Puskesmas Penajam dan Babulu didominasi oleh pasien perempuan dan kelompok usia 5-11 tahun, baik sebelum maupun selama pandemi.Terdapat penurunan signifikan dalam jumlah kunjungan pasien selama pandemi dibandingkan sebelum pandemi.Penurunan ini mengindikasikan dampak nyata pandemi terhadap akses pelayanan kesehatan dasar di tingkat puskesmas.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menganalisis faktor-faktor spesifik yang menyebabkan penurunan kunjungan pasien selama pandemi, seperti tingkat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, aksesibilitas transportasi, dan dampak ekonomi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas intervensi yang dilakukan oleh puskesmas untuk meningkatkan kembali kunjungan pasien setelah pandemi, misalnya melalui program edukasi kesehatan, layanan telemedis, atau peningkatan protokol kesehatan. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penurunan kunjungan pasien terhadap status kesehatan masyarakat di wilayah Penajam Paser Utara, termasuk peningkatan kejadian penyakit yang dapat dicegah atau tertunda akibat keterlambatan diagnosis dan pengobatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pemerintah daerah dan pihak puskesmas dalam merumuskan kebijakan dan program kesehatan yang lebih efektif di masa depan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi pandemi serupa di kemudian hari.

Read online
File size166.53 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test