PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN
Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti RufaidahStunting pada balita merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi akibat pemberian makanan yang tidak memenuhi kebutuhan dasar. Data UNICEF tahun 2024 menunjukkan angka kematian balita sebesar 48 per 1.000 kelahiran hidup dan angka kematian neonatal sebesar 23 per 1.000 kelahiran hidup. Kondisi yang menyebabkan mortalitas dan morbiditas pada bayi dan balita antara lain malnutrisi, sepsis, pneumonia, dan kelahiran prematur. Faktor penyebab stunting meliputi gizi, kesehatan, lingkungan, dan sosial ekonomi, seperti kurangnya gizi pada ibu hamil dan anak, infeksi berulang, sanitasi buruk, serta terbatasnya akses layanan kesehatan dan makanan bergizi. Dampak stunting mencakup hambatan perkembangan otak, lemahnya sistem imun, keterlambatan perkembangan psikososial dan motorik, serta pertumbuhan fisik yang tidak optimal. Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Sungai Raya Dalam, terdapat 134 balita mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 0–24 bulan. Desain penelitian menggunakan case control dengan pendekatan retrospektif, melibatkan 58 ibu dengan balita usia 0–24 bulan. Hasil penelitian menunjukkan ibu dengan status gizi KELK memiliki risiko lebih tinggi melahirkan balita stunting (72,7%) dibandingkan ibu dengan status gizi baik (19,1%). Uji Fisher Exact menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian stunting.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa status gizi ibu selama kehamilan berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada balita usia 0–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sungai Raya Dalam.Ibu yang mengalami Kurang Energi Kronis memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk melahirkan anak yang kemudian mengalami stunting dibandingkan ibu dengan status gizi yang baik.Temuan ini menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang optimal pada masa kehamilan merupakan faktor kunci dalam mencegah gangguan pertumbuhan pada anak, sehingga intervensi pada periode kehamilan harus menjadi prioritas utama dalam program pencegahan stunting.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai pengaruh pola pemberian makan pada balita terhadap perkembangan kognitif dan motorik, dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan serta sosial ekonomi yang turut berkontribusi pada kejadian stunting. Selain itu, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengidentifikasi dampak jangka panjang stunting pada kesehatan dan produktivitas di masa dewasa, sehingga dapat memberikan dasar yang kuat untuk merumuskan kebijakan pencegahan stunting yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai intervensi gizi pada ibu hamil dan anak, termasuk suplementasi mikronutrien dan edukasi tentang praktik pemberian makan yang optimal, untuk mengidentifikasi strategi yang paling efektif dalam menurunkan prevalensi stunting di masyarakat.
| File size | 489.1 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Pengembangan program literasi digital kesehatan yang mudah diakses dan inklusif sangat penting untuk mendukung kehamilan yang sehat dan aman. PenelitianPengembangan program literasi digital kesehatan yang mudah diakses dan inklusif sangat penting untuk mendukung kehamilan yang sehat dan aman. Penelitian
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki berat badan lahir normal (79,6%), riwayat pemberian ASI eksklusif (72,2%), serta pemberianHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki berat badan lahir normal (79,6%), riwayat pemberian ASI eksklusif (72,2%), serta pemberian
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan secara signifikan antara pretest dan postest yang dilakukan pada ke-3 media (p <Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan secara signifikan antara pretest dan postest yang dilakukan pada ke-3 media (p <
UNIBAUNIBA Penelitian ini untuk mengetahui hubungan klinis pasien gastroschisis dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berpotensi memengaruhi luaran klinisPenelitian ini untuk mengetahui hubungan klinis pasien gastroschisis dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berpotensi memengaruhi luaran klinis
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Bagi pihak puskesmas dapat meningkatkan akses air bersih dan edukasi sanitasi kepada Masyarakat, terutama bagi keluarga dengan balita, memberikan edukasiBagi pihak puskesmas dapat meningkatkan akses air bersih dan edukasi sanitasi kepada Masyarakat, terutama bagi keluarga dengan balita, memberikan edukasi
RESEARCHHUBRESEARCHHUB r = 0,377) antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan kejadian anemia, menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan merupakan faktor kunci dalamr = 0,377) antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan kejadian anemia, menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan merupakan faktor kunci dalam
IMADIKLUSIMADIKLUS Masa usia 0-6 tahun merupakan periode emas untuk pertumbuhan dan perkembangan kognitif, bahasa, sosial emosional, fisik motorik, nilai agama dan moralMasa usia 0-6 tahun merupakan periode emas untuk pertumbuhan dan perkembangan kognitif, bahasa, sosial emosional, fisik motorik, nilai agama dan moral
UKIMUKIM Kematian neonatal paling banyak disebabkan oleh Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), asfiksia, dan sepsis.meskipun sebagian besar persalinan ditolong olehKematian neonatal paling banyak disebabkan oleh Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), asfiksia, dan sepsis.meskipun sebagian besar persalinan ditolong oleh
Useful /
POLKESBANPOLKESBAN Yang kemudian dianalisis dengan checklist Joanna Briggs Institute (JBI) for RCT melalui proses Critical Appraisal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dariYang kemudian dianalisis dengan checklist Joanna Briggs Institute (JBI) for RCT melalui proses Critical Appraisal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari
POLKESBANPOLKESBAN Studi analitik cross-sectional dilakukan pada Bulan Juli-November 2024 yang melibatkan 30 kasus penderita TB-RO dari fasilitas kesehatan terpilih di Semarang.Studi analitik cross-sectional dilakukan pada Bulan Juli-November 2024 yang melibatkan 30 kasus penderita TB-RO dari fasilitas kesehatan terpilih di Semarang.
MCMC An-Nur/24:31 melalui perpaduan Tafsir Al-Maraghi dan teori Double Movement Fazlur Rahman, yang secara metodologis memungkinkan pertautan antara makna normatifAn-Nur/24:31 melalui perpaduan Tafsir Al-Maraghi dan teori Double Movement Fazlur Rahman, yang secara metodologis memungkinkan pertautan antara makna normatif
MCMC Paradigma tauhid menjadi landasan filosofis dan epistemologis yang kuat untuk mengintegrasikan sains dan teknologi dalam pendidikan Islam, menjadikan pengetahuanParadigma tauhid menjadi landasan filosofis dan epistemologis yang kuat untuk mengintegrasikan sains dan teknologi dalam pendidikan Islam, menjadikan pengetahuan